Untukmu Sebuah Hati yang Terangkai Dalam Untaian Do’a, Semoga Februari Ini Akad

lelaki yang baik
0 7

Untukmu yang di sana. Ku mengenalmu bukan lewat mata. Lewat jiwa yang tulus aku tahu siapa dirimu. Bukan harta,bukan jabatan, bukan kedudukan dan segala apa yang ada pada dirimu yang mampu meluluhkan hatiku.

Untukmu sebuah hati yang masih kusimpan rapat dalam relung qalbuku..

Andai cinta mampu kurangkai lewat logika, tentu diriku mampu memberi cukup alasan untuk meyakinkanmu. Andai cinta mampu kuhapus dari relung hatiku, tentu tak kan membekas lara. Sungguh, diri ini tak mampu menepis segala rasa..mau dilabuhkan kepada siapa diri ini tak pernah meminta. sejatinya hati ini milik-Nya hanya Dia yang berhak mengatur segalanya.

Untukmu sebuah hati yang belum mampu kujanjikan apa-apa

Semoga dirimu memahami, hati ini begitu mudah terbolak-balik. Akankah cinta ini kan bertahan untuk selamanya,atau hadir menyapa hanya sesaat saja yang kan melebur seiring perjalanan masa.Akankah rasa ini hanya ujian bagi kita, yang kan pupus manakala taqdir memisahkan kita.

Baca Rekomendasi :   Berkat Perselingkuhan Kalian, Aku Sadar Kamu Seorang Murahan

Untukmu sebuah hati yang terangkai dalam untaian do’a

Andai dirimu yang Allah pilihkan untuk diriku. Ingin kubisikkan padamu..diri ini mungkin tak seindah sebagaimana anganmu yang memiliki kesabaran Asiah,kelembutan Khadijah, ketabahan Fatimah dan kecantikan Aisyah.Namun dengan hadirnya dirimu kuberharap kita mampu laksana tali yang saling menguatkan. Demikian pula denganku,semoga diri ini mampu menerima apapun sosok dirimu dengan keridhaan.aamiin.

Cukup tarik nafasmu dalam-dalam dan hempaskan ia perlahan-lahan

Cukup tarik nafasmu dalam-dalam dan hempaskan ia perlahan-lahan. | Tentang seseorang yang menilaimu buruk atau sebagai sumber masalah…Biarlah..!! Toh, bila kenyataannya kamu tidak seperti yang ia duga, kenapa harus menforsir fikiranmu secara berlebihan. | Sedih itu wajar, tertekan juga lumrah. | Namun bukan berarti cibiran-nya boleh merampas separuh hidupmu..!

Baca Rekomendasi :   Jadilah Suami Istri yang Membawa Berkah Bukan Malapetaka

Ingat, ada yang lebih harus kamu fokuskan untuk menampar omongan-nya, yaitu membuktikan bahwa kamu tak sejahat yang mereka kira, dan kamu pribadi yang punya ketabahan ekstra. | Pukul mereka dengan senyum manis-mu, Hantam dia dengan kebahagiaan yang kau rasakan.

Ketahuilah, mulut manusia tak akan mampu kita tutup, telinga mereka juga tak bisa dibuat tuli. | Namun kesabaran dan kebesaran hatimu-lah yang membuat mereka sempit dan tersiksa. Dari kejauhan, saya berharap Allah menjaga hati kalian semua duhai sahabat hijrahku…..😊

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page