Kepergianmu Membawa Begitu Banyak Hal, Tapi Hidupku Harus Tetap Terus Berjalan

0 29

Sebelum pertemuan kita hari itu, aku sedang berusaha untuk baik-baik saja dengan caraku sendiri. Menyembuhkan dari segala luka masa lalu, dan banyaknya kata-kata mereka yang tentu belum mampu ku bendung semua hingga kini. Kembali hidup seperti biasa setelah banyaknya luka rasanya membuatku memilih untuk mengakhiri hidup tatkala segalanya terasa begitu berat. Lelah, membuatku sulit beranjak. Menemukan sisa kepingan diriku yang sempat hancur berantakan adalah sesuatu hal tak mudah. Tetapi, hari itu aku percaya, bahwa nanti akan aku temukan seseorang yang pada akhirnya ku sebut sebagai rumah. Yang menerima, yang mau berbagi segala rasa.

Lalu, hari itu kita bertemu. Berbincang begitu panjang nan menyenangkan di hari pertama kita berkenalan. Tak seperti mereka yang memilih datang sebentar, lalu pergi kemudian. Aku tetap temukanmu, disini. Di setiap tempat yang ku tuju. Di setiap rasa yang hari itu membuatku merasa begitu ramai, senang, atau bahkan tak berdaya. Aku masih temukanmu dalam waktu lama. Bersama dengan uluran tanganmu yang kuat menahan, bersama dengan senyum dan tawamu yang memberikan kehangatan. Mungkin, inilah terakhir kalinya aku harus mencari dan menutup diri. Karena kini, ku temukanmu. Seseorang yang buatku mampu bangkit dan kenali diri.

Baca Rekomendasi :   Apa Aku Harus Bilang Aku Cemburu agar Kamu Paham?

Ada Banyak Hal Yang Kita Lewati Bersama. Ku Pikir, Pencarian Ini Akan Temukan Titik Akhirnya

Perjalanan kita di mulai. Setiap hari kita temukan cerita baru untuk saling berbagi. Atau mungkin, di akhir waktu hanya ada ucapan selamat tidur yang sesekali kita kirimkan bergantian, saat hari itu kita tahu, bahwa kita telah melewati hari yang begitu melelahkan. Kadangkala, di sela waktu yang tak banyak, ada temu yang katanya menyembuhkan rindu. Walau nyatanya, setelah bertemu denganmu, rindu itu akan tetap ada saat kita tak lagi bersama. Lalu seiring dengan bergantinya waktu, rindu semakin terasa, berjumlah begitu banyak, dan mungkin saja beranak pinak. Hingga kadangkala, aku tak mampu menahannya. Membuatku menitikkan air mata tatkala rindu tiba, tetapi kamu yang menjadi sulit ku temukan tak seperti biasa.

Baca Rekomendasi :   Bukan Aku Lelah Menjalani Semua Ini, Tapi Aku Hanya Ingin Menikmati Kesendirianku

Kita juga hanyalah dua insan yang berbeda dalam banyak hal. Berbeda lingkungan yang membentuk, dan juga berbeda cara pandang. Masa lalu yang pernah menyapa sebelum kita jumpa, membentuk kita menjadi dua orang dengan gaya mencinta yang berbeda. Yang kadakala, membuat kita tak luput dari banyaknya perselisihan. Lalu membuat kita berjarak sedemikian rupa. Merenungi kembali segalanya yang telah terjadi. Membuat kita kembali, dengan perasaan yang sama, walau mungkin kini tak lagi dengan jumlah yang sama banyak seperti pertama.

Ada Hal Yang Tak Mampu Kita Cegah Pada Akhirnya. Karena Rasa Yang Dipaksa, Akan Meninggalkan Luka

Waktu berganti, membuat kita kini mampu saling mengenali. Perihal banyaknya kekurangan dan kelebihan yang kita miliki masing-masing. Yang membuat kita memilih untuk tetap bersama. Karena rasa, tak hanya perihal mencari yang sempurna. Tetapi  berkenan menerima paket lengkap yang ada pada diri mereka yang kita pilih nantinya. Sayangnya, Tuhan berkata berbeda. Sekuat apapun kita meminta, sekuat apapun segala usaha, akhirnya kita temukan titik jenuh jua. Dimana maaf kini tak lagi bermakna. Dimana peluk kini tak lagi mampu tenangkan rasa yang membara. Dimana temu, kini tak lagi berikan apa yang sempat hilang diantara kita.

Baca Rekomendasi :   Laki-Laki yang Baik, Akan Mencari Perempuan yang Baik Dengan Cara yang Baik

Perpisahan kini menjadi sebuah pilihan. Yang tentu terasa begitu berat adanya untuk di rasakan. Kamu pergi membawa sebagian diriku yang ku pikir telah kembali utuh. Pergi dengan membawa banyak peran yang begitu berharga bagiku. Aku hanya perlu terbiasa. Melewati segalanya sendiri seperti sediakala. Karena bagaimana pun aku tetap ingin kita bersama, rasanya terlalu egois jika hanya memberi luka.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page