Ya Allah, Berikan Aku yang Terbaik Menurut-Mu, Sebab Pilihanku Selalu Berakhir Kecewa

Ya Allah, berikan aku yang terbaik menurutmu
0 11.470

Aku pernah mencintai dengan amat besar. Aku pernah amat percaya dan aku pernah amat sayang, tapi akhirnya semua itu hanya menjadi sebuah cerita usang yang dari itu juga aku tiddk lagi berani menyebut nama siapapun dalam do’a ku. Mungkin aku terlalu kecewa, iya memang itu sebenarnya yang ingin aku ungkap, hingga akhirnya aku memilih mengikuti alur Allah saja.

Dan inilah do’a favoritku sejak kejadian buruk itu menyapaku “Ya Allah berikan aku yang terbaik menurut-Mu saja, sebab pilihanku selalu berakhir dengan kecewa.

Apakah ini benar? Iya, karena saat itu aku tidak berani menyebut nama siapapun dalam do’a ku. Aku tidak pernah meminta siapapun dalam sujud panjangku, karena aku sudah benar-benar pasrah akan pilihan-Nya.
Apakah aku putus asa? Tidak, aku tidak pernah berputus asa, dalam meminta yang terbaik kepada Rabb-ku, sebab itulah mengapa sampai detik inipun aku hanya memilih bergelut dalam kepasrahan.

Baca Rekomendasi :   Bu, Jangan Melarang Anakmu yang Ingin Menikah dengan Niat Lillahi Taala

Dan Bahkan Inilah Ketenangan yang Selama Ini Sempat Hilang Dariku, Aku Lebih Tenang Dengan Memilih Jalan Seperti ini.

Yaitu meminta yang terbaik saja dan terus berharap akan pilihan-Nya. Aku sudah tidak lagi sibuk meminta untuk dia di jadikan pendampingku nanti, tapi aku ubah degan kalimat

“Ya Allah, semoga siapapun kelak yang engkau sandingkan kepadaku, benar-benar membuatku sempurna dalam beribadah kepada-Mu”.

Aku merasa lebih menikmati hidupku, dengan tidak perlu khawatir dan takut dia tidak menjadi jodohku. Aku memilih pasrah dengan setiap yang Allah tuliskan, dan saat ini pun aku masih terus berusaha memperbaiki dan mempersiapkan diri.

Terimakasih masa lalu, itulah yang sebenarnya ingin aku ucapkan. Karena darimu aku tidak perlu merasa gelisah bagaimana kisahku nanti, sebab aku yakin Allah pasti akan mempersembahkan yang terbaik dan pastinya akan lebih Indah dari kisah yang pernah aku rangkai.

Baca Rekomendasi :   Saat Kamu Sibuk Mencari yang Sempurna, Maka Kamu Akan Kehilangan Ia yang Setia

Aku bahagia, aku tenang dan aku merasa menikmati semuanya, karena sekarang aku benar-benar berpangku kepada takdir, aku memilih lebih sibuk mencintai-Nya, karnea aku yakin saat aku benar-benar fokus pada cinta-Nya maka yang datang pasti dia yang telah Allah ridhoi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page