Menikah Bukan Ajang Perlombaan, Jadi Niatkan Untuk Menyempurnakan Agama

Menikah Bukan Ajang Perlombaan, Menikahlah Jika Kamu Sudah Yakin dan Siap Karena Allah Semata

Jangan bentak istrimu
0 1.350

Setelah sekian lama berpacaran pasti akan muncul pertanyaaan “ kapan nikah? ”, pertanyaan yang mengerikan bagi pasangan yang belum siap untuk menikah. Memang benar jika tujuan berpacaran adalah menikah, tapi menikah itu tidak semudah yang orang bayangkan. Menikah bukan hanya soal akad saja, tapi soal menerima pasangan yang akan mendampingimu selama hidup.

Jika menikah hanya sekedar  “sah” pasti semua pasangan akan lebih mengutamakan menikah daripada harus berlama-lama pacaran. Tapi nyatanya menikah bukan soal sah saja, sikap dan cara menghadapi masalah yang akan dihadapi juga penting. Memang banyak pasangan muda-mudi yang lebih memilih menikah, bukan karena mereka sudah siap tapi karena mereka takut kehilangan satu sama lain.

Saat teman seusiamu sudah banyak yang menikah pasti pertanyaan “ kapan nikah? ” akan selalu menghantuimu. Padahal menikah bukan ajang perlombaan seperti siapa cepat dialah pemenangnya, pernikahan adalah suatu momen sakral yang hanya ada sekali dalam seumur hidup. Tak perlu terburu-buru memikirkan pernikahan jika kamu masih belum mampu.

Baca Rekomendasi :   Makanan – Makanan Kekinian Yang Bisa Dijadikan Sebagai Takjil Berbuka Puasa

Pernikahan bukan hanya soal resepsi mewah dan penampilan yang wah, menikah melibatkan dua keluarga berbeda karakter menjadi satu. Jangan sampai kamu menikah karena “ lagi musim ”, itu hanya akan membuatmu salah dalam mengambil langkah. Menikahlah karena kamu sudah yakin dengan semua yang akan kamu hadapi.

Selain menikah adalah suatu ibadah bagi umat islam, kamu juga harus melandaskan pernakahanmu karena Allah semata. Bukan menikah karena memamndang harta apalagi tahta, semua itu tak akan menjamin membawamu ke surga. Sebelum kau menentukan menikah dengan dengan pasanganmu, lebih baik kau “ pantaskan ” dirimu menjadi seorang istri.

Puaskan Masa Mudamu agar Saat Kamu Sudah Menikah Kamu Bisa Menjadi Orang Tua Yang Baik Untuk Anak-anakmu

Baca Rekomendasi :   Yang Harus Dilakukan di Umur 20-an Agar Tidak Menyesal di Umur 30-an dan 40-an?

Tak sedikit pasangan yang menikah hanya karena nafsu saja dan hasilnya banyak anak yang terlantar karena orang tuanya lebih mementingkan dirinya sendiri. Disitulah pentingnya kedewasaan saat kamu sudah menjadi orang tua. Puaskan terlebih dahulu masa mudamu bersama teman-temanmu agar waktumu untuk anak tak terbagi dengan percuma.

Ingat! Menikah bukan ajang perlombaan, tapi menikahlah saat kau sudah yaji dan siap karena Allah semata bukan karena omongan tetangga. Omongan tetangga memang berpengaruh besar terhadap seseorang, harusnya kamu kebal dengan pertanyaan semacam itu. Yang menjalin hubungan itu kamu dengan pasangamu bukan kamu dengan tetanggamu.

Menikah adalah suatu ibadah yang indah jangan jadikan menikah sebagai masalah

Saat kamu melakukan segala sesuatu karena Allah pasti semua akan berjalan dengan indah, banyak hal yang terduga sebelumnya. Begitu pula dengan menikah, jangan sampai menikah dalam ibadah berubah menjadi musibah. Jika kamu sudah siap dengan menikah artinya kamu sudah siap saat di hadapkan dengan masalah.

Baca Rekomendasi :   Pernikahan Bukan Hanya Sekadar Kata Sah, tapi Bagaimana Bertahan dalam Apapun

Saat kamu dan pasanganmu menikah karena Allah semata, semua masalah yang muncul dalam rumah tangga pasti akan ada jalan keluarnya. Pertolongan Allah itu pasti adanya, jangan pernah menganggap pernikahan sebuah musibah apalagi masalah. Itu mengapa yakin dan siap karena Allah semata sangat penting sebelum menikah.

Menikah bukan hanya soal mempunyai anak tapi menikah adalah soal bagaimana kau bertanggung jawab dengan masa depan anakmu kelak. Dari pada kamu sibuk memikirkan biaya pernikahan lebih baik kamu pantaskan dirimu sebelum berkeluarga.  Menikah bukan karena sudah lama menjalin hubungan tapi menikahlah saat kamu sudah siap dengan berbagai kebahagian yang tak luput dari cobaan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page