Rasa Kita Adalah Usaha Bersama. Semoga Tuhan Izinkan Kita Bersama Hingga Ajal Tiba

  • Bagikan

Denganmu bukanlah cinta pada pandangan pertama. Bukan pula terjadi seperti script sinetron atau film india, yang saling tabrak, terjatuh, ditangkap, lalu muncul benih-benih cinta. Rasanya denganmu adalah apa yang kita sebut dengan terbiasa. Walau bukan pula hitungan hari demi hari kita bersama, tetapi semesta jua yang ikut bekerja. Dalam rentang waktu yang begitu jarang untuk disebut sebagai pertemuan, tetap saja rasa ini muncul begitu dalam setelah banyak hal yang telah terlewati bersama. Walau pada awalnya, ada perasaan takut yang begitu besar yang menjadi selimut. Khawatir jika nanti berakhir seperti biasa. Jika kamu memilih seperti kebanyakan dari mereka, melangkahkan kaki untuk pergi tatkala kekurangan diri muncul perlahan, memudarkan rasa, membuat segalanya menjadi tak lagi patut untuk di cinta.

Bahkan rasanya, jatuh cinta denganmu adalah sesuatu hal yang mustahil. Bagaimana pembawaanmu sejak pertama kita bertemu, bagaimana sikapmu yang rasanya jauh dari apa yang ku idam-idamkan untuk menjadi seorang pasangan. Tapi mungkin, semesta memang seringnya memberi kejutan. Ia mengirimmu bersama dengan paket lengkap yang tak pernah terduga sejak awalnya. Lagipula, kita bukanlah makhluk sempurna. Akan selalu ada celah untuk membuatnya menjadi terasa berbeda dari setiap kurang yang ada. Hanya saja, bertemu denganmu segalanya menjadi terasa luar biasa. Setelah luka lama yang ada, setelah ketakutan yang selalu menjelma begitu besar tatkala aku berusaha jatuh cinta kepada yang lainnya. Tetapi denganmu, rasa percaya muncul lebih dulu sebelum segalanya bermula. Memberikan keyakinan bahwa segalanya akan baik-baik saja.

Baca Rekomendasi :   Jangan Menolak Lelaki Yang Belum Mapan, Bila Sudah Mapan Kamu Bukan Pilihannya

Caramu Tak Pernah Sama Seperti Yang Kutemukan Sebelumnya. Dan Denganmu, Ada Cara Pandang Yang Berbeda Melihat Segalanya

Kita seperti berkebalikan. Terlalu banyak beda dibandingkan apa yang kita sebut dengan persamaan. Mereka bilang, terlalu banyak beda membuat segalanya menjadi lebih sulit karena kita tak punya hal yang bisa kita lewati bersama. Tak ada obrolan menarik yang menyatukan karena kita yang tak sama. Sayangnya, bersamamu segalanya terlewati dengan baik-baik saja. Segala beda yang ada, membuat kita menjadi dua manusia yang saling isi satu dengan lainnya. Perbedaan yang kita temukan dalam diri masing-masing kita mengajarkan untuk berkenan memahami satu dengan lainnya.

Pun menjalaninya bersamamu, tak ku rasa seperti apa yang sering ku lihat seperti biasa. Bersamamu, kita tak terpaku hanya berdua. Kita tetaplah menjadi dua manusia bebas yang menjadi versi terbaik dari diri kita. Bedanya, segala usaha kini tak lagi terasa sendiri. Karena denganmu, ada saling isi dan memberi arti. Saling menyemangati dalam berbagai kondisi. Pun denganmu, aku kini mampu belajar melihat dengan cara yang berbeda. Dengan pemikiran yang kini tak hanya pada satu titik saja.

Baca Rekomendasi :   Berjodoh Alhamdullah, Gagal Tetap Tersenyum Bahagia

Berusaha Tak Pernah Terbatas Ia Pria Atau Wanita. Karena Pada Akhirnya, Rasa Memang Selalu Perlu Usaha Dari Keduanya

Langkah kita bersama kini terasa semakin jauh. Sampai pada waktu yang tak pernah kusangka sebelumnya. Melewati banyak cerita, melewati begitu banyak kondisi yang kadang kala membuat segalanya menjadi bagian cerita yang membuat kita belajar dari segala yang ada. Menurunkan ego, menjadi pendengar, memaafkan dan meminta maaf yang bisa saja begitu sulit untuk dilakukan. Tetapi sayangnya, rasa yang kita miliki mengubah segalanya. Mengesampingkan segala hal yang membuat kita memilih untuk kembali bersama daripada berkutat dalam ego yang tak ada habisnya.

Rasa kita, adalah usaha bersama. Tak hanya darimu, atau hanya aku yang berusaha untuk memahamimu bagaimanapun keadaanya. Karena pada akhirnya, kita sadar bahwa rasa yang ada, bukanlah terjadi begitu saja. Ada banyak hal yang telah kita korbankan bersama. Dan perihal berusaha, tak hanya keharusan bagi seorang pria kepada wanitanya. Karena tentang rasa selalu membutuhkan usaha bersama. Entah bagaimanapun nanti pada akhirnya, semoga Tuhan berkenan menjadikan usaha kita untuk membuat kita bersama hingga ajal memisahkan kita.

Baca Rekomendasi :   Kamu Tak Pernah Benar-Benar Rindu. Kamu Hanya Kesepian, Lalu Mencariku
  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page