Ku Rindukanmu Dalam Balutan Doa, Semoga Tuhan Limpahkanmu Rasa Bahagia

Rindu Yang Datang, Kadang Sulit Untuk Digambarkan. Jadi Biarkan Doa Menjadi Penawar Ampuh Bagi Gemuruh Yang Datang

Kualitas cewekmu
0 103

Waktu berlalu, tentu banyak hal yang berubah diantara kita. Lagipula, kita tak pernah tahu rasa yang sesungguhnya yang ada dalam dada. Pun alasan-alasan tentang mengapa kita memilih untuk bertahan hingga sampai pada titik yang sulit kita jelaskan. Aku jatuh cinta kepadamu hari itu, mungkin dengan alasan-alasan yang hanya ku tahu mengapa. Tak hanya sekedar pribadimu yang baik, aku temukan banyak hal yang tentu bisa membuatku begitu jatuh cinta.

Sejak hari itu, setelah perbincangan kita tentang perkenalan, tentang rindu yang bisa saja datang, tentu aku merindukanmu setelahnya kemudian. Rindu tentang bagaimana kita berbincang, rindu bagaimana hari berlalu begitu cepat tatkala kita bersama. Rindu bagaimana hadirmu mampu memberikan laksana sihir ampuh, yang membuatku baik-baik saja kemudian setelah hari buruk yang menimpaku sebelumnya. Rindu kepadamu, bahkan sejak awal cerita kita bermula, kutemukan banyak alasan mengapa rindu itu tiba. Dan entah mengapa, rindu ini terasa berbeda dibandingkan dengan pengalaman rasaku sebelumnya. Rindu kepadamu, seperti pupuk pada taman bunga. Ia menjadikannya bermekaran indah bagaimanapun cuacanya.

Baca Rekomendasi :   Bukannya Tak Memiliki Rasa yang Sama, Namun Kuserahkan Segalanya Kepada Ilahi

Waktu Berlalu, Rindu Kepadamu Tetap Memiliki Tempat Terbaik Disana. Walau Kadangkala Kita Sedang Tak Baik-Baik Saja

Rasanya, kedatanganmu menjadikan tanpa sengaja aku menyiapkan tempat terbaik untukmu. Perihal maaf dan memaafkan, menekan ego, rindu bahkan perasaan khawatir yang hadir menjadikan segala tentangmu seperti terpetakan begitu jelas. Terasa pada titik yang sama saat tentangmu hadir memunculkan rasa yang tak bisa kugambarkan pastinya. Bahkan setelah banyaknya waktu yang berlalu, banyaknya rasa dan cerita yang telah kita lewati bersama, kamu selalu berada pada tempat terbaik dalam diriku disana. Memberiku ruang untuk merasakan banyak hal tanpa bisa ku tepis bagaimana sensasinya.

Kadangkala, kita tak baik-baik saja. Dua manusia dengan cara mencintai berbeda, dengan ego yang kadang menjadi raja diantara rasa yang kita bangun bersama. Hingga menimbulkan jarak, bahkan amarah yang menjadi penguasa. Sayangnya, rindu selalu bisa menelisik kapan saja. Ia menjadi pereda dari segala hiruk pikuk cerita kita yang kadang tak selalu baik-baik saja. Memberikan rasa senang, mengingatkan betapa perjalanan kita hingga detik ini seringnya memberikan bahagia dan menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya. Rindu yang datang ditengah kita yang sedang tak baik-baik saja, kadangkala juga menjadi penenang segala amarah yang ada, menjadi pengingat bahwa rasa kita dibangun atas perasaan tenang dan senang diantara keduanya. Hingga rasanya, tak patut jika amarahlah yang menjadi alasan kita tak lagi melanjutkan segala cerita bersama.

Baca Rekomendasi :   Engkau Adalah Sakit Paling Indah dan Luka Paling Menawan

Rindu Yang Datang, Kadang Sulit Untuk Digambarkan. Jadi Biarkan Doa Menjadi Penawar Ampuh Bagi Gemuruh Yang Datang

Hobi baruku adalah merindukanmu. Tentu kamu selalu tahu itu. Dengan intensitas yang berbeda setiap harinya. Kadangkala, ia mengetuk dengan tenang. Tapi kadang, rindu datang dengan gemuruh yang ramai hingga sulit di redakan. Tak ada yang salah dengan rindu. Pun tak ada yang salah dengan cara mana yang kita gunakan agar rindu itu sampai kepada ia yang dirindukan. Karena sejatinya, perasaan rindu yang muncul menjadi salah satu pertanda bahwa ia sangat berarti dalam cerita kehidupan kita.

Rindu yang tiba, seringnya ku balut dalam do’a. Meminta kepada Tuhan agar memberimu perlindungan terbaik dariNya. Karena ku tahu, keterbatasanku yang banyak tak mampu dapat memastikanmu baik-baik saja. Pun dalam rinduku, aku meminta Tuhan agar memberimu bahagia. Karena bahagiamu adalah apa yang ingin selalu ku wujudkan bagaimanapun keadaannya.

Baca Rekomendasi :   Bolehkah Ku Pinjam Namamu? Untuk Ku Sebut di Sepertiga Malamku

Aku merindukanmu. Tetaplah ada. Tetaplah baik-baik saja dimanapun dirimu berada.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page