Yang Dinanti Perempuan Adalah Kepastian, Bukan Janji Manis Doang

Yang dinanti perempuan adalah kepastian, bukan hanya ucapan dan janji. Jadi para lelaki, tunjukkan keberanianmu untuk melamar, menikahi bukan sekadar janji-janji doang.

Laki-laki bertanggungjawab
0 134

Duhai lelaki, dengarkan sejenak. Jangan pernah membiarkan perempuan yang katanya kau cinta terlalu lama menanti. Sebab ia punya rasa. Dimana jika rasa itu tak segera kausambut maka ia akan pergi mencari tempat untuk berteduh. Dan jangan salahkan, jika esok ia sudah berteduh di dekapan lelaki lain.

Engkau mungkin akan rela jika perempuan yang kau cinta memanggil ‘sayang’ kepada lelaki itu, tetapi sanggupkah engkau merelakan tatkala ia memanggil ‘suami’ pada lelaki selainmu? Ya, bersediakah kau menerima kenyataan bahwa ia dimiliki orang lain?

Yang dinanti perempuan adalah kepastian, bukan hanya ucapan dan janji. Jadi para lelaki, tunjukkan keberanianmu untuk melamar, menikahi bukan sekadar janji-janji doang.

Sebenarnya perempuan bukan tidak mau bersabar tuk menanti. Bukan. tetapi kadang, penantian selalu menitipkan ketidakpastian yang ujung-ujungnya mematahkan hati. Maka mencintai bukan soal memiliki saja. Mencintai adalah soal keberanian kita tuk segera menghalalkannya. Memberi kepastian kepadanya.

Baca Rekomendasi :   Kita Pernah Begitu Dekat, Sebelum Akhirnya Menjadi Asing Seperti Saat Ini ~

Wahai lelaki, jika tak siap menikahi, sudahi. Jangan menjadi penghalang untuk jodohnya. Dan tatkala sudah siap, segerai. Ikhtiarkan agar ia tak sekedar kau panggil sebagai pacar, melainkan istri. Sungguh panggilan itu, adalah bentuk pembuktian atas cinta yang kau-ucapkan.

Intinya, jadilah lelaki untuk perempuanmu, ya. Berani?

~Aby A. Izzuddin~

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page