Menikah Bukan Hanya Menyatukan Aku dan Kamu Tapi Tentang Keluarga Kita Juga

Jangan Sampai Menikah Hanya Memikirkan Dirimu dan Dirinya Saja, Tapi Pikirkanlah Pula Keluargamu dan Keluarganya.

Menikah menyatukan dua keluarga via instagram.com/preweddingstyle
0 122

Sebelum memutuskan untuk menikah, kamu tentu sudah sangat paham betul calon pasanganmu. Apalagi kamu yang sudah pacaran bertahun-tahun, tentu saja sudah paham betul tentang dia orang yang kamu sayang dan menjadi pendamping hidupmu. Lantas bagaimana dengan keluarganya? Apakah kamu yakin bisa menjadikan keluarganya sebagai keluargamu juga.

Apakaah kamu sudah paham? Bahwa menikah itu bukan hanya tentang kebahagianmu dan pasanganmu saja. Tapi ada kebahagian keluargamu dan keluarganya juga. Karena banyak pasangan yang tidak memikirkan tentang kebahagian keluarganya setelah dia menikah dan bahkan acuh tak acuh.

Jangan Sampai Menikah Hanya Memikirkan Dirimu dan Dirinya Saja, Tapi Pikirkanlah Pula Keluargamu dan Keluarganya.

Sekali lagi, kamu harus ingat ya. Bagi kamu yang sedang merencakan pernikahan bahwa penting untuk memikirkan kebahagiaan masing-masing.  Karena memang pun keluarga kalian adalah orang yang membahagiakan kalian diwaktu kecil. Mereka lah orang yang memberikan pendidikan yang baik hingga kalian bisa mandiri. Jangan sampai kalian menikah juga tak mendapatkan restu dari orang tua.

Baca Rekomendasi :   Jangan Mencari Sosok yang Sempurna, Sebab yang Sempurna Tak Akan Pernah Ada

Kamu pikir setelah menikah kamu akan tenang dengan tanpa restu dari mereka semua? tidak, sekarang mungkin kamu masih cinta-cintanya jadi semuanya terasa biasa saja. Karena tidak akan tenang hidupmu dengannya, jika kamu tidak mendapatkan restu dari keluargamu atau pun keluarganya.

Kamu Harus Senantiasa Bijak Memutuskan Menikah, Entah Itu Dari Restu Keluarga Atau Kebiasaan yang Ada di Dalamnya.

Untuk itu, kamu harus senantiasa bijak mengambil langkah menuju pelaminan, kamu harus bijak memutuskan hidup bersamanya dalam pernikahan sakral. Jangan sampai kamu tidak peduli dengan restu keluarga, jangan sampai kamu sempit akal mengabaikan kebiasaan-kebiasaan yang ada di dalam keluarga, karena nanti kamu akan hidup bersmaanya.

Baca Rekomendasi :   Sebelum Kujabat Tangan Ayahmu Didepan Penghulu, Kita Sebatas "Jodoh" Tak Pasti

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page