Teruntuk Kekasih Halalku, Selama Nafas Masih Dibadan. Kukan Setia Bersamamu

Teruntuk kekasih halalku, selama tangan ini kamu genggam aku akan setia menemani langkahmu

Setia dengan kekasih halal via instagram.com @menjalinmakna.photo
0 84

Awalnya aku tak percaya bahwa perkenalan singkat kita berubah menjadi sebuah kenyataan yang sangat manis. Tak banyak drama untuk kita, jika Allah memang sudah menakdirkan kita bersama, tak ada yang bisa melarang, meski dia orang yang pernah menjalani kasih bersamamu bertahun-tahun. Nyatanya hubungan kalian kandas juga karena memang sudah tak ada kecocokan lagi dan orang tua pun mulai tak merestui.

Lantas kamu datang ke dalam hidupku dengan tiba-tiba, masih membawa kenangan-kenangan indah bersama dia kekasihmu yang tak bisa kamu lupakan. Kamu menceritakan semua kisah kasih bersamanya, sedangkan aku tak banyak tanggapan. Hanya saja sesekali ketawa cekikikan mendengrkan betapa indah kisah kalian.

Baca Rekomendasi :   Disakiti, Dikhianati Tapi Aku Tetap Bertahan, Itu Kebodohanku Dulu. Sekarang Pergilah!

Aku Sadar Betul, Bahwa Jodoh Itu Tak Harus Melalui Pacaran. Jadi Ketika Kamu Ucapkan Cinta, Aku Otomatis Saja Menolaknya.

Lama kelamaan, seiring berjalannya waktu dan beberapa kali bertemu yang diteman oleh teman-teman kita. Kamu pun mulai berani mengucapkan kata cinta, kamu pun sudah mulia bisa melupakan dia kekasihmu. Apalagi dia ternyata sudah mempunyai kekasih baru yang sering dia pamerkan di media sosialnya.

Setia dengan kekasih halal
Setia dengan kekasih halal via instagram.com @menjalinmakna.photo

Aku tahu, kamu mungkin ingin melakukan hal yang sama. Dengan mangajakku untuk menjadi kekasihmu. Tapi sayangnya aku tak bisa karena bagiku, tak ada jalan untuk merayakan kasih sayang dan cinta selain pernikahan. Jadi seberapa sering pun kamu meminta, sebesar itu juga aku akan menolak, karena cinta bukan perihal hubungan tanpa ikatan bagiku.

Baca Rekomendasi :   Bro! Jangan Membuat Wanita Jatuh Cinta Jika Tak Ingin Menikahinya.

Lalu Kamu Pun Menuturkan Ingin Menikah Denganku, Ku Bilang Datanglah Kerumah Tunjukkan Niat Baikmu Bersama Keluargamu Juga.

Akhirnya kamu pun menyerah, lalu dengan berbagai tipu daya ingin menggelabuiku. Dan kamu pun mulai mengajakku untuk menikah. Awalnya aku kira kamu akan main-main saja, sama seperti sebelumnya orang-orang yang pernah melakukan yang sama tapi tak pernah punya nyali untuk menyampaikan ke orang tuaku.

Kamu pun melakukan hal yang sama, tapi kutanggapi dengan menyuruhmu datang kerumah dengan membawa orang tuamu. Bukan untuk merencanakan pernikahan, hanya saja untuk saling mengenal terlebih dahulu. Tak disangka, kamu pun menyanggupinya lalu pertemuan demi pertemuan pun terjadi.

Teruntuk kekasih halalku, selama tangan ini kamu genggam aku akan setia menemani langkahmu.

Akhirnya pernikahan pun terjadi, karena aku yakin dalam rumah tangga pun pasti ada masalah yang harus di hadapi. Tapi percayalahm selama tangan ini kamu genggam aku akan setia menemani langkahmu. Namun, bila kamu menduakan, mungkin berpisah juga ada solusi terbaik.

Baca Rekomendasi :   Ya Allah, Bila Dia Bukan Jodohku, Kumohon Jadikan Aku Jodohnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page