8 Kuliner Khas Banjarmasin yang Kaya Rempah, Nikmatnya Kebangatan

Ketupan kandangan Banjarmasin via muslimahpos.com
0 24

Banjarmasin, ibu kota Kalimantan Selatan merupakan kota metropolitan yang menjadi gerbang kegiatan ekonomi dan pariwisata di Pulau Kalimantan. Kota yang dialiri lebih dari 60 sungai ini juga kaya dengan kuliner daerah yang lezat dan kaya rempah.

Kuliner Banjar dikenal memiliki kandungan rempah yang banyak seperti kunyit, jahe, dan temulawak pada bumbunya. Mengonsumsi makanan dengan bumbu rimpang disebut-sebut dapat menangkal virus dan menjaga daya tahan tubuh. Berikut ini kuliner khas Banjarmasin yang cocok dinikmati di saat kondisi alam sedang tidak menentu.

1. Pepes Ikan Kuning

Pepes ikan kuning merupakan hidangan dari bahan ikan segar yang dikukus bersama bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, garam, jahe, dan serai dan dibungkus daun pisang. Karena menggunakan bumbu lengkap, rasanya sangat gurih dan segar di mulut.

2. Panggang Kaluk

Panggang Kaluk juga merupakan makanan berbahan dasar ikan, khususnya ikan gabus dan haruan. Bumbunya sama dengan pepes ikan kuning, hanya ditambah dengan cabai merah besar. Hidangan ini biasanya menjadi jamuan pada acara-acara tertentu. Kini, panggang kaluk juga semakin jarang karena ikan gabus berukuran besar sebagai bahan utamanya sudah cukup langka.

Baca Rekomendasi :   Enak dan Menggoyang Lidah, Ini Dia Olahan Rawon yang Bisa Kamu Cicipi

3. Nasi Kuning

Nasi yang dimasak bersama santan dan bumbu kunyit menghasilkan nasi kuning yang gurih dan enak. Makanan ini juga dijumpai di daerah-daerah lain di Indonesia sebagai menu sarapan. Namun, sedikit berbeda dengan nasi kuning banjar di mana lauk dan sambalnya dimasak bumbu merah. Sebagai pelengkap, nasi kuning banjar ditambah dengan serundeng.

4. Soto Banjar

Soto banjar memiliki ciri khas penggunaan kepulaga dan cengkeh yang direbus dan diambil sarinya. Kuah soto dibumbui kaldu, bawang putih, bawang merah, dan merica. Isi soto yaitu bihun, ayam kampung, telur rebus, dan taburan bawang goreng ditambah lauk perkedel kentang.

Jika biasanya soto disantap dengan nasi, soto banjar dengan lontong atau ketupat. Kandungan rempah-rempah di dalam soto mampu menghangatkan tubuhmu sekaligus membantu menyehatkan pencernaan.

Baca Rekomendasi :   Kue Khas Aceh, Camilan Manis yang Enak Disantap di Sore Hari

5. Ketupat Kandangan

Ketupat kandangan berupa ketupat yang dihidangkan bersama ikan haruan masak bumbu dan santan. Ikan haruan diolah bersama bumbu rempah-rempah seperti kepulaga, cengkeh, pala, dan kayu manis dan santan disiram di atas ketupat.

6. Patin Babanam

Ikan patin termasuk ikan favorit di Banjarmasin. Salah satu olahan khas Banjarmasin dari ikan ini yaitu patin babanam, ikan patin bakar dengan resep khas yang nikmat. Ikan segar yang telah dibumbui dipanggang di atas bara api sambil dibolak-balik hingga matang merata. Hidangan ini mempunyai rasa gurih dan manis yang sangat khas. Disajikan bersama sambal acan yang manis dan asam, rasanya semakin nikmat.

7. Gangan Paliat

Gangan Paliat merupakan hidangan berkuah santan kental kekuningan seperti kuah opor. Bahan utama untuk membuat makanan ini yaitu ikan baung, patin, haruan, atau udang. Bumbunya terdiri dari jahe, kunyit, kemiri, dan bawang merah serta jeruk purut. Disajikan bersama nasi, dipastikan kamu bakal nambah hingga berkali-kali karena nikmatnya.

Baca Rekomendasi :   7 Kuliner Khas Medan yang Tak Boleh Dilewatkan

8. Sate Tulang

Walaupun disebut sate tulang, kuliner sate ini tidak dibuat dari tulang ayam maupun sapi. Bahannya yaitu bagian-bagian ayam yang biasanya disisihkan dari masakan seperti leher, kulit, dan lemak. Bahan-bahan tersebut diperap dengan bumbu habang sebelum dibakar dan disajikan seperti sate biasanya. Rasa bumbu habang yang manis pedas melekat sempurna pada hidangan ini.

Kuliner khas Banjarmasin memang didominasi oleh makanan berbahan dasar ikan, khususnya ikan sungai. Pilihan makanan tersebut pasti cocok untuk kamu yang menyukai olahan ikan yang dimasak dengan bumbu istimewa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page