Pintaku Hanya Satu, Ingin Mengahbiskan Waktu Bersamamu Hingga Menua

Sayang, aku gak meminta banyak. Aku hanya ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu hingga maut memisahkan

Menua bersamamu via instagram.com @lumaphoto
0 449

Apa yang kalian rasakan jika memiliki pasangan namun seperti tidak memiliki pasangan. Ingin marah tapi disangka egois, ingin kesal disangka tak mengerti. Semua hanya bisa di pendam dan dirasakan sendirian.

Memiliki pasangan yang super sibuk pasti sangat kesal. Karena dia sedikit memiliki waktu luang untuk kita. Dimana kita itu membutuhkan perhatian dan kasih sayang dirinya.

Tidak salah sih jika pasangan memiliki kesibukan, entah itu pekerjaan, hobby, atau bahkan tugas yang harus segera diselesaikan. Namun apa salahnya jika akan melakukan semua kegiatan tersebut mengabari terlebih dahulu agar kita tidak menunggu terlalu lama.

Perempuan pasti punya rasa curiga yang lebih besar karena laki laki pasti memiliki masa sibuknya. Jika tidak mengabari pasti yang ada dipikiran para perempuan apakah dia memiliki perempuan lain, atau apakah dia bosan dengan aku. Maka sebisa mungkin laki laki harus memberi tahu atau mengabari jika belum bisa menghubungi untuk sementara waktu.

Baca Rekomendasi :   Rayuan Berkelas Itu Bukan Dengan Bunga Ataupun Coklat, Tapi Dengan Akad

Bagaimana rasanya tidak di beri kabar oleh pasangan selama berjam jam. Pasti sangat membosankan, apalagi jika pasangan meninggalkan kita hanya untuk game yang berjam jam tidak selesai selesai. Pasti kesal dan bosan karena tidak ada yang memberi kabar.

Sekalinya dia memberi kabar pasti langsung slow respon lagi dan melanjutkan apa yang dia kerjakan. Namun jika kita balas dengan cuek dia akan bosan dan mencari perempuan lain yang bisa lebih mengerti. Lalu siapa yang sebenarnya tidak mengerti.

Kita hanya ingin diluangkan waktunya untuk berkabar dan mengobrol. Tapi apa yang kita dapatkan slow respon, tidak ada perhatian, tidak pernah membalas pesan. Apa salah jika kita merasa bosan dan ingin menghibur diri dengan orang lain.

Dia pasti akan marah jika kita berhubungan dengan lawan jenis. Padahal hanya sekedar teman yang tidak memiliki perasaan namun selalu di besar besarkan jika kita chatan dengan mereka. Pada akhirnya hubungan berakhir karena kita yang dianggap selingkuh.

Baca Rekomendasi :   Lepaskan Orang yang Tak Mencintaimu, Karena Cinta Itu Seharusnya Berbalas

Padahal siapa yang membuat kita seperti itu. Ya mungkin memang salah jika mencari pelampiasan saat pasangan sedang tidak standby dengan kita. Namun apa salahnya menbuat dia sadar jika kita membutuhkan perhatian darinya.

Apakah yang dia pikirkan hanya dirinya sendiri, atau dia tidak perduli dengan apa yang aku lakukan karena dia lebih memprioritaskan dunia nya. Lalu untuk apa dia memilihku untuk menjadi pasangannya jika tidak selalu di dampingi.

Apakah harus setiap hari tanpa henti memberi kabar jika sudah di spam. Apa yang mereka pikirkan tentang kita yang selalu menunggu atau bahkan mereka tidak memikirkan jika kita menunggu kabar dari mereka. Siapa yang lebih egois jika memilih untuk pergi.

Baca Rekomendasi :   4 Quote Indonesia Tanpa Pacaran Ini Bisa Menabahkan Kamu Sebagai Jomblo

Setiap orang pasti ingin pasangannya selalu memberi kabar. Cerita tentang apa saja yang dilakukan selama seharian. Namun jika chat saja dibalas dengan jarang apa yang perlu dibahas.

Cape pasti dirasakan karena menunggu balasan namun pasti rasa sayang yang sudah terlanjur besar mengalahkan rasa cape itu. Tidak apa apa jika tidak memberi kabar namun hati tetap miliku. Jika sudah sampai perselingkuhan maka itu tidak akan dimaafkan.

Menua bersamamu
Menua bersamamu via instagram.com @lumaphoto

Jika kita memiliki pasangan yang hanya memikirkan dirinya sendiri tanpa memikirkan perasaan kita maka lebih baik berbicara karena komunikasi dengan pasangan harus selalu terjalin. Jika dia lebih memilih sibuk dengan dunianya lebih baik kamu mendukung jika itu positif, atau meninggalkan jika itu merugikan.

Jangan takut ditinggal pasangan karena pasti tuhan sudah menyiapkan yang terbaik yang lebih mengerti perasaan kita.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page