7 Kuliner Nusantara yang Bisa Disimpan Lama, Cocok untuk Stok di Rumah

Berikut kuliner khas Nusantara yang bisa disimpan cukup lama sebagai stok lauk di rumah.

rendang via factsofindonesia.com
0 216

Tidak punya waktu memasak setiap hari, makanan yang awet dan tetap lezat disantap meski sudah lama dimasak bisa menjadi solusi.  Tak hanya membeli makanan kaleng, nugget, atau produk makanan beku lainnya, kamu juga bisa memasak sendiri kemudian diawetkan. Caranya dengan mengeluarkan udara atau vakum sebelum makanan disimpan.

Selain itu, agar lebih awet, sebelum digoreng, dipanggang, dibakar, atau direbus kembali setelah diawetkan, makanan harus di-steam terlebih dahulu. Berikut kuliner khas Nusantara yang bisa disimpan cukup lama sebagai stok lauk di rumah.

1. Rendang

Rendang merupakan cara memasak menggunakan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabai, dan santan selama delapan jam hingga bumbu benar-benar meresap dan kuahnya menyatu. Rendang dapat bertahan cukup lama jika pengolahan dan penyimpanannya dilakukan dengan benar.

Bahan makanan yang biasa dimasak rendang yaitu daging, ayam, telur, dan jengkol. Setelah bahan matang dan bumbunya meresap, biarkan sebentar hingga agak dingin. Setelah itu, masukkan ke dalam plastik anti panas dan vakum. Atur porsinya sesuai kebutuhan, dengan begitu kamu bisa menyimpan dalam beberapa plastik dan mengambil satu persatu jika ingin menyantapnya. Rendang dapat bertahan selama dua minggu setelah dimasukkan ke dalam plastik yang divakum terlebih dahulu lalu disimpan dalam freezer.

Baca Rekomendasi :   Selain Batiknya, 5 Kuliner Khas Pekalongan yang Nikmat dan Mengenyangkan

2. Sambal Roa

Sambal roa khas Manado juga merupakan kuliner yang tahan lama. Selain dijadikan cocolan, sambal roa juga bisa menjadi lauk makan nasi hangat. Bahan utamanya yaitu ikan roa yang diasap. Tekstur daging ikan roa juga padat dan tetap utuh ketika dipanaskan. Cara penyimpanannya bisa dilakukan dengan menggunakan plastik lalu divakum atau toples kaca yang kedap udara.

3. Cakalang Rica

Cakalang rica bisa lebih awet jika cakalang digoreng kering terlebih dahulu sebelum dimasak bersama sambal rica. Sambalnya bukan sambal mentah, melainkan sambal yang benar-benar dimasak. Setelah matang, masukkan ke dalam plastik dan divakum lalu simpan dalam freezer. Ikan cakalang memiliki daging bertekstur padat dan mempunyai serat yang baik sehingga tidak hancur saat dipanaskan kembali. Ikan cakalang rica dapat bertahan selama satu bulan.

Baca Rekomendasi :   6 Kuliner Bandung Legendaris, Ada yang Berusia 90 Tahun

4. Semur

Semur, masakan berbumbu utama kecap yang memiliki rasa manis gurih ini bisa dibuat dari berbagai macam bahan seperti daging sapi, ayam, telur, tahu, kentang, dan jengkol. Untuk semur daging, masak hingga dagingnya matang, sedangkan kentang cukup dimasak setengah matang saja supaya ketika dipanaskan lagi tidak terlalu matang dan hancur.

5. Ayam Goreng

Daging ayam berbumbu untuk digoreng bisa disimpan dalam waktu lama di dalam kulkas. Cara membuatnya, ungkap ayam dengan bumbu-bumbu, kemudian simpan pada wadah kedap udara dan simpan di dalam freezer. Jika ingin menyantapnya, steam terlebih dahulu, kemudian baru digoreng.

6. Kuah Soto Ayam

Kuah soto bersama daging ayam tanpa tulang bisa disimpan lama sebagai persediaan lauk. Untuk kelengkapan seperti sayuran dan bihun bisa kamu siapkan ketika kuah soto dipanaskan.

Baca Rekomendasi :   Identik dengan Pempek, Ternyata Palembang Juga Punya Beragam Kuliner Nikmat Lainnya

7. Gulai

Gulai, makanan bersantan dengan bumbu kuning ini juga bisa diawetkan dengan cara disimpan di dalam freezer setelah divakum. Bahan makanan yang bisa dimasak gulai antara lain ayam, kambing, sapi, dan jeroan.

Cara penyimpanan ini juga bisa membuatmu lebih hemat. Jika tidak sempat memasak, tidak perlu jajan di luar, tinggal masak nasi dan panaskan lauk saja, urusan makan pun beres.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page