Meski Kesabaran Membuatmu Gelisah, Yakinlah Itu Semua Mengandung Hikmah

..“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar itu akan dipenuhi pahala mereka dengan tiada hitungannya.” (Az Zumar: 10)

Kebun Bunga Matahari Pantai Samas via instagram.com @nedyasafitrianggraini
0 242

Ketika rasa gelisah datang dalam proses seseorang harus bersabar dalam sesuatu hal. Maka sebenarnya Allah memberikan rasa gelisah untuk menguji seorang hamba. Sampai dibatas mana Hamba itu mampu bersabar. Dan jika ada yang berkata “Kesabaran Itu Batasnya” . Mungkin itu adalah ucapan yang salah. Karena hakikatnya sabar tidak ada batasnya . Hilangkan gelisahmu. Berserahlah pada Allah yang menjanjikan keindahan buah dari kesabaran.. Di dalam Al Qur’an, Allah ta’ala berfirman :

..“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar itu akan dipenuhi pahala mereka dengan tiada hitungannya.” (Az Zumar: 10)

Mata Kita Memang Tidak Bisa Melihat Semuanya, Tapi Allah Ciptakan Hati Kita Untuk Bisa Menikmati Segalanya.

Maka bersyukur sudahlah pasti untuk nikmat yang telah kita rasai. Hela nafas kita merupakan kasih sayang-Nya. Marilah mulai bersyukur atas nikmat dari Allaah yang tak bisa kita ukur. Bila kita merasa ada yang kurang berkenan atas apa yang Allaah berikan, bersabarlah ! Esok lusa engkau akan dapat jawaban atas apa yang engkau butuhkan.

Tak semua terlihat oleh mata, maka gunakanlah hati kita untuk merasa apa yang tak terlihat dan tersirat. Gunakanlah hati untuk merasa semua karunia-Nya yang tiada tara.

Patah Hati Merupakan Hal yang Biasa, Jangan Terpuruk Terlalu Lama.

Sungguh aku malu, mungkin aku yang terhanyut oleh kedukaan ku sndiri, hingga tak menyadari bahwa disisiku masih ada cinta yang abadi. Yaitu cinta Illahi Rabbi. Sungguh aku malu. Malu karena sudah menduakan cinta-Nya demi manusia. Kini Aku mengerti mengapa rasa sakit ini selalu menikam seluruh hatiku, menggores semua perasaanku.Karena memang dirikulah yang selalu mengejar fananya cinta manusia, Dan melupakan cinta-Nya yang nyata.

Meski Kesabaran Membuatmu Gelisah, Yakinlah Itu Semua Mengandung Hikmah.

Kadang memang tak semua yang kita inginkan sesuai dengan hasilnya, ada yang jauh meleset dan ada juga persis. Sehingga salah satu jalan yang bisa kamu pilih adalah bersabar dan berusaha kembali lagi. Meski kadang rasa sabar itu sendiri membawa rasa gelisah yang cukup membuatmu semakin was-was. Tapi jangan pernah menyerah dan berusaha terus, karena semua kejadian yang kamu timpa pasti ada hikmahnya.

Bukankah tak ada kejadian yang membawa sisi buruknya saja. Setiap kejadian yang buruk pasti menyimpan sebuah pesan yang tersirat. Jadi pandai-pandailah melihat pesan dan hikmah atas kejadian tersebut. Bukankah Allah menyuruhmu yakin kepada setiap rencana-Nya, lalu apa yang masih membuatmu khawatir?

Percayakah Hatimu Akan Tenang dan Tak Gelisah, Jika Allah Selalu Bersamamu Dalam Setiap Langkah Kaki.

Belakang ini kok aku sering merasa gelisah, ya? Terkadang seenak apapun kehidupan yang dijalani, tapi hati kita tidak tenang dan sering merasa gelisah, hal itu pasti akan sangat mengganggu. Pikiran pun akan ikut terpengaruhi. Lalu, bagaimana ya cara agar hati kita bisa kembali tenang?

Dear, perlu kita ingat bahwa yang menciptakan diri kita adalah Allah SWT. Karena itulah, Allah pasti tahu setiap jalan keluar terbaik untuk hamba-Nya. Tugas kita sebagai makhluk, kita bisa memohon kepada Allah melalui doa agar hati kita kembali diberi ketenangan. Kamu bisa membaca doa agar hati tenang menghilangkan perasaan sedih, marah, gelisah dan negatif.

Jadilah Orang yang Gelisah Terhadap Akhiratmu Saja, Niscaya Kelak Allah Akan Mencukupkanmu Sehingga Tidak Khawatir Pada Urusan Dunia Lagi.

Jadilah orang yang gelisahnya pada satu hal saja. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Orang yang menjadikan kegelisahannya pada satu hal saja, yaitu ia gelisah akan nasibnya di akhirat, maka Allah akan cukupkan dia sehingga tidak gelisah lagi pada urusan dunianya. Namun orang yang menjadikan kegelisahannya pada urusan-urusan dunianya, maka Allah tidak akan memperdulikan di lembah mana dia akan binasa” (HR. Ibnu Majah no.257, dihasankan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no.6189).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page