Meremehkan Orang Lain? Pikirkan Baik-Baik Dahulu, Takutnya Malu Sendiri

  • Bagikan
Jangan merendahkan orang lain
Jangan merendahkan orang lain via instagram.com @nurafifahsriuf

Yakin masih mau merendahkan orang lain ? Lebih baik pikir-pikir saja dulu. Takutnya malah malu sendiri saat bertemu dengan dia dan enggan meminta bantuan kepada orang yang sudah kamu remehkan dahulu. Padahal sebenarnya kamu sangat meminta bantuan, tetapi ada seribu penyesalan yang menghalangi.

Meremehkan orang lain bahkan menganggapnya tak akan seperti dirimu berarti kita berlagak seperti Allaah yang tahu dengan semua yang akan terjadi ke depannya. Hari demi hari akan terus manusia lalui. Tetapi hanya sedikit yang tersadar untuk terus berjalan dan bangkit walau banyak yang ingin membuatnya hancur. Sedangkan selebihnya berleha-leha sejenak hingga lupa bahwa orang lain tengah berjuang untuk melebih dirinya, bahkan sibuk melontarkan kalimat remeh.

Baca Rekomendasi :   Masa Lalu Bukan Landasan Menentukan Baik Dan Burukmu, Tapi Hijrahmu Kini Dan Nanti

Meski Kamu Mempunyai Segalanya, Termasuk Uang yang Tak Berseri. Meremahkan Orang Lain Tak Ada Gunanya Loh.

Uang. Paling banyak menipu manusia, paling banyak pula membutakan manusia hanya karena dominal nilai yang menggiurkan. Apa pun manusia lakukan agar mendapatkan uang. Ada yang melakukannya dengan kerja keras dengan kesungguhannya, ada pula yang menginginkan uang dengan pergi ke sana ke sini untuk menyembah selain-Nya. Agar tak perlu lagi bekerja keras, cukup menyembah maka uang pun datang.

Uang. Betapa beratnya bila dijunjung tinggi dan dibangga-banggakan. Sebab ia hanya akan membinasakan diri dan membuat diri semakin melupakan Sang Pemberi. Padahal manusialah yang perlu mengendalikan uang bukan uang yang mengendalikan manusia.

Baca Rekomendasi :   Jangan Pedulikan yang Membencimu. Sebab Masih Ada Tuhan yang Selalu Ada untukmu

Uang, manusia saling berlomba-loma mengumpulkan urang. Apapun manusia lakukan untuk mendapatkannya. Walau menempuh jalan yang tidak sesuaiĀ  dengan agamanya (haram). Sebab manusia tahu bahwa uang adalah hal berharga dan dapat membeli segalanya.

Uang, salah satu bagian dari perangkap dunia yang dapat membutakan siapa saja yang memilikinya. Bila dia tak kuat dengan godaan nilainya, maka ia akan di butakan dengan mudah. Bila ia menjungjung tinggi wujudnya, sungguh ia akan dibinasakan dengan cara yang ditetapkannya.

Bila tak kuat dengan godaannya maka siap-siaplah tergiur dengannya. Bila tak tahan dengan dominalnya maka siap-siaplah dikendalikan olehnya. Berat memang bila harus di hadapkan dengan uang. Tetapi tidak ada kata berat bila kita terus memohon perlindunya dari-Nya.

Baca Rekomendasi :   Percayalah, Semakin Sulit Ujianmu, Semakin Tinggi Pula Allah Menaikkan Derajatmu
  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page