Saat Kamu Memutuskan Mencintai, Kamu Juga Harus Siap Kehilangan

  • Bagikan
Memutuskan mencintai
Memutuskan mencintai via instagram.com @javaphotography

Saat kamu memutuskan untuk mencintai seseorang. Maka saat itu pula kamu harus siap akan kehilangan dan siap untuk mengikhlaskan. Sebab manusia yang kita cintai, cepat atau lambat ia pasti akan pergi. Entah karena usia atau memang karena tak bisa bersama.

Saat kamu memutuskan untuk mencintai adalah saat keikhlasan juga harus tertanam di dalam hati. Karena memang hanya cinta kepada-Nya lah yang akan kekal abadi.

Menaruh Harapan Pada Manusia Tak Perlu Berlebihan, Karena Banyak Harapan Baik Berujung Dengan Kenyataan yang Buruk.

Banyak harapan-harapan baik pada manusia, namun berakhir pada kenyataan buruk yang membuat diri kita terluka. Karena sejatinya memang manusia tak bisa diharapkan seutuhnya. Sebab mereka pun masih berharap kepada selainnya. Berharaplah hanya kepada Allah seutuhnya, karena Allah adalah sebaik-baik tempat berharap seluruh makhluk-Nya.

Baca Rekomendasi :   Setiap Hubungan Dimulai Dengan Jatuh Cinta, Tapi Dipertahankan Dengan Membangunnya

Kegagalan dan kesalahan mungkin adalah sebuah teguran dari Tuhan. Agar kita tidak lupa bahwa diri kita tidaklah sempurna, kita adalah makhluk yang lemah yang tak pernah bisa terlepas dari bergantung kepada-Nya. Terkadang keberhasilan membuat kita terlalu jemawa. Merasa diri paling bisa segalanya. Padahal semua keberhasilan adalah berkat pertolongan-Nya. Cukup sulit menyadarkan manusia jika dengan rasa bahagia. Sesekali Allah perlu menegur melalui kesalahan yang kita punya.

Ujian Seperti Hujan, Tak Ada Bagian Bumi yang Tak Terkena Hujan dan Tak Ada Manusia yang Tak Diberi Ujian.

Bersabarlah atas setiap ujian yang harus kamu terima. Sebab di dalamnya ada pahala besar yang sangat berharga. Jangan hanya terus menerus mengeluh seakan Allah selalu menjauh. Hidup akan terasa berat bagi mereka yang tak yakin bahwa pertolongan Allah itu sangatlah dekat.

Baca Rekomendasi :   5 Kekhawatiran yang Juga Dirasakan Cowok Saat Akan Menikah. Mereka Pun Bisa Melow!

Cinta itu yang membuatmu bahagia, bukan yang selalu membuatmu terluka. Cinta itu yang mau berjuang bersama, bukan hanya ingin diperjuangkan tanpa pernah memandang satu yang lainnya. Cinta itu yang mendekatkan kamu kepada-Nya, bukan malah membuatmu jauh dari-Nya. Sebab cinta yang sesungguhnya hanya datang dan tumbuh dari Dia Sang Pemilik Cinta.

Semakin Berat Ujian yang Allah Beri, Berarti Semakin Baik Jalan yang Kamu Pilih.

Seharusnya semakin berat ujian maka semakin kuat keimanan dan keyakinan. Bukan malah melemah dan berpikir untuk berbalik arah. Surga yang indah, takkan bisa didapat dengan jalan yang mudah. Dan sesuatu yang istimewa takkan hadir begitu saja tanpa ada perjuangan dalam menjemputnya.

Baca Rekomendasi :   Sebelum Memutuskan Untuk Jatuh Cinta, Cobalah Kenali Dirimu Sendiri

Allah yang memiliki segala peraturan, Allah yang memiliki segala ketetapan. Kita hanya seorang hamba yang harus patuh dan taat kepada-Nya. Tak ada jalan kedua selain terus beribadah kepada Allah seutuhnya. Mari lekas sadar dan belajar. Lekas kembali dan jangan melupakan Allah lagi.

Semoga Allah selalu menjaga kita semua dari segala marabahaya dan malapetaka serta Allah tetapkan hati dan diri kita istiqomah dalam ketaatan kepada-Nya. Dan semoga Allah lekas kembalikan keadaan saat ini menjadi kembali baik-baik saja bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page