Flu Biasa atau Gejala Covid-19? Pahami Perbedaannya

  • Bagikan
Perbedaan flu dan covid 19
Perbedaan flu dan covid 19 via unsplush.com

Terkena flu ketika sedang mewabahnya corona seperti saat ini membawa kepanikan tersendiri. Biasanya, ketika ada keluarga atau orang di sekitar bersin-bersin, batuk, atau menunjukkan gejala flu, kita masih bersikap wajar.

Namun, di situasi saat ini mengalami flu membuat diri sendiri dan orang di sekitar khawatir. Padahal dengan musim hujan dan udara dingin, orang yang kekebalan tubuhnya lemah tentu rentan terkena flu.

Lalu, apa perbedaan gejala flu dan corona? Pada flu biasa, keluhan biasanya datang dari saluran pernapasan atas dengan gejala seperti bersin-bersin, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan berair, batuk, sakit kepala ringan, dan kadang demam. Gejala flu umumnya muncul 1-3 hari setelah terpapar virus.

Sedangkan corona, gejalanya lebih sering menimbulkan keluhan pada saluran pernapasan bawah. Gejala Covid-19 umumnya yaitu demam tinggi, sesak napas, pilek, dan batuk. Kadang juga disertai nyeri otot, sakit tenggorokan, sakit kepala, diare, mual, dan muntah.

Baca Rekomendasi :   Air Demineral sebagai Pilihan Tepat untuk Si Kecil

Flu umumnya bisa reda dengan sendirinya dalam waktu antara 4 hingga 9 hari, tergantung kekuatan daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, ketika flu disarankan lebih banyak istirahat, minum air putih yang cukup, dan makan makanan bergizi.

Jika Tampak Tanda-tanda Terjangkit Corona

Saat ini banyak kasus di mana orang yang teridentifikasi corona hanya mengalami gejala ringan seperti batuk atau bahkan tidak ada keluhan. Meski demikian, WHO menilai risiko penularan dari orang yang tidak bergejala corona kemungkinannya sangat kecil.

Dikutip dari corona.jakarta.go.id, hal ini yang harus dilakukan ketika timbul gejala seperti Covid-19:

  1. Menghubungi gugus penanganan Covid-19 terdekat atau nomor layanan Covid di 112 atau 0813 8837 6955
  2. Memakai masker medis dan ganti secara berkala.
  3. Batasi menerima tamu dan hindari kontak langsung dengan mereka.
  4. Tetap berada di rumah dan jaga jarak termasuk dengan anggota keluarga.
  5. Jika ada urusan yang harus dilakukan di luar, mintalah bantuan teman, keluarga, atau manfaatkan jasa yang tersedia.
  6. Lakukan karantina mandiri selama 14 hari untuk membantu menekan persebaran virus.
Baca Rekomendasi :   5 Buah-Buahan Ini Bisa Membuatmu Cepat Move On Dari Mantan

Dalam rangka membantu pemerintah menekan peningkatan kasus Covid-19, Halodoc turut berperan dalam dengan layanan rapid test. Layanan ini diadakan di Jabodetabek dengan menggandeng 20 rumah sakit sebagai mitra. Dengan test ini, pasien di tahap awal infeksi bisa diidentifikasi dengan lebih cepat.

Halodoc sendiri merupakan aplikasi besutan Mhealth Tech yang bertujuan memudahkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Di dalamnya terdapat fitur-fitur yang bisa dimanfaatkan untuk memperoleh layanan medis melalui chat, panggilan suara, dan panggilan video dengan dokter yang tersedia. Hal ini juga untuk mengurangi kejadian yang sempat viral, dimana banyak korban covid 19 yang tidak diterima masyarakat padahal sudah tiada. Hingga akhirnya ada semboyan kesehatan yang sangat menusuk kalbu yaitu Kami berikan jasa kami, tolong jangan tolak jasad kami.

Baca Rekomendasi :   Efek Samping Penggunaan Hairdryer Sebagai Pengering Rambut

Bagaimana Cara Menggunakan Layanan Rapid Test Lewat Halodoc?

Cara menggunakan rapid test dari Halodoc sangat mudah. Pertama, buka aplikasi Halodoc, klik tombol Covid-19 test kemudian klik Lokasi Rapid Test Drive. Kemudian Anda dapat memilih tempat dan waktu dilakukannya tes.

Setelah itu, Anda akan diminta mengunggah foto atau scan KTP bagi dewasa atau Kartu Keluarga untuk anak di bawah umur agar dapat melakukan pemesanan.

Selanjutnya, ke tahap pembayaran. Biayanya tergantung jasa tenaga medis dan peralatan yang disediakan oleh rumah sakit. Jika berhasil, Anda akan mendapatkan konfirmasi jadwal tes dan detail pesanan. Bukti SMS tersebut harus ditunjukkan kepada petugas saat registrasi di lokasi pelaksanaan tes.

Layanan yang dimulai sejak 20 April 2020 ini meliputi paket layanan kesehatan, tes cepat, dan tes PCR (Polymerase Chain Reactin) atau swab test. Perlu diingat, jika ingin memanfaatkan layanan ini, Anda harus menggunakan aplikasi Halodoc versi terbaru.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page