Mencintai Diri Lewat Film “The World of Married Couple”

Hubunganmu Mungkin Sudah Terlalu Lama. Tetapi, Lepas Dari Toxic Relationship Adalah Pilihan Yang Tepat

A Couple World via dramabeans.com
0 62

Drama korea yang telah tayang di salah satu televisi nasional ini memang menarik perhatian banyak penonton. Pasalnya sejak pertama tayang hingga akhir episode, rating yang didapat bahkan selalu pada posisi teratas. Film yang menceritakan tentang perselingkuhan yang di lakukan oleh Lee Tae Oh, pemeran utama pria yang memiliki istri seorang dokter bernama Ji Sun Woo.  Yang menjadikan film ini begitu banyak diperbincangkan oleh penonton karena Lee Tae Oh hidup dibalik bayang-bayang kesuksesan istrinya. Selain itu, saat Lee Tae Oh akhirnya menikah dengan Da Kyung, Da Kyung jua lah yang membantu Lee Tae Oh menjadi produser film yang sukses berkat suntikan dana dari ayahnya.

Film yang menceritakan tentang buntut panjang dari perselingkuhan yang di alami Lee Tae Oh ini, juga membuat kita menyadari ada cara untuk mulai mencintai diri sendiri dibalik banyaknya kejadian yang menimpa. Karena pada akhirnya, apapun yang terjadi hanyalah diri kita sendiri yang tersisa.

Baca Rekomendasi :   3 Flim Korea Ini Bisa Menjadi Teman Baikmu Selama di Rumah Saja

Hubunganmu Mungkin Sudah Terlalu Lama. Tetapi, Lepas Dari Toxic Relationship Adalah Pilihan Yang Tepat

Tak banyak dari kita yang sadar bahwa sedang mengalami toxic relationship. Bahkan, banyak yang memilih bertahan hanya karena sudah terlalu jauh, atau bahkan sudah terlalu lama menjalani hubungan. Banyaknya pengorbanan dan waktu yang telah di keluarkan seringnya membuat kita ingin terus mempertahankan hubungan, bahkan jika hubungan yang sedang kita jalani pada akhirnya menyakiti diri. Mengakhiri hubungan yang terlanjur lama, memang tak pernah mudah. Tetapi, jika memang itu hal terbaik yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri sendiri, kenapa tidak?

A Couple World
A Couple World via dramabeans.com

Seperti Hyun Seo, yang pada akhirnya memilih mengakhiri hubungannya dengan Park In Gyu setelah sekian lama. Hyun Seo yang awalnya memilih untuk tetap bertahan karena kasihan dan menerima Park In Gyu  walaupun ia sering disakiti bahkan secara fisik. Rasa cintanya yang besar membuatnya mengambil resiko yang besar pula. Hingga pada akhirnya, ia memiliki keberanian untuk menyudahi hubungan mereka berdua walau harus dengan cara yang tak mudah.

Baca Rekomendasi :   Hospital Playlist, Drama Tentang Kedokteran Korea Yang Tak Boleh DiLewatkan

Pergi Ke Psikiater Bukan Berarti Kamu Gila. Karena Masalah Dalam Dirimu Perlu Diselesaikan Hingga Tak Bersisa

Banyak dari kita yang ragu untuk mendatangi tenaga profesional, seperti psikolog dan psikiater karena takut di cap gila oleh banyak orang. Padahal kita tahu bahwa ada hal-hal yang kini mulai mengganggu. Tanpa sadar, banyak hal-hal yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari, cerita masa lalu, bahkan trauma yang seringnya menghantui membuat kita tak bisa menjalani keseharian dengan tenang. Jika kamu mulai merasa bahwa kamu membutuhkan pertolongan jangan segan-segan untuk bercerita kepada teman yang berkenan mendengarmu, atau bahkan pergi ke psikolog dan psikiater. Karena semakin cepat ditangani dengan baik, semakin baik pula untuk dirimu sendiri.

Baca Rekomendasi :   How To Buy A Friend Episode 5-6, Nyatanya Persahabatan Ini Hanya Palsu

Seperti yang dilakukan Dokter Ji Sun Woo. Karena masalah perselingkuhan suaminya, hingga berujung pada perceraian kini membuat hidupnya menjadi tidak tenang. Bahkan pekerjaannya pun terdampak kemudian. Ia yang awalnnya menolak tawaran Dokter Kang yang bekerja sebagai psikiater di rumah sakit yang sama, akhirnya menerima tawaran tersebut. Setelah mendapatkan konseling ia mulai dapat menjalani hidupnya dengan baik. Selain itu sikap Da Kyung yang meminta bimbingan konseling untuk  membantu Joon Young untuk mengatasi kleptomanianya dan masalah yang ia hadapi setelah kedua orang tuanya bercerai.

Apapun yang terjadi, mencintai diri sendiri selalu perlu untuk dilakukan. Cara yang tepat untuk mulai mencintai diri hanya diri sendiri yang mengenali. Bagaimanapun caranya, semoga tak pernah lupa untuk mencintai diri, karena ia juga menjadi bukti bahwa kita menjaga titipan Illahi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page