Rasa Ikhlas Itu, Saat Kamu Bahagia Dan Bersedih Sewajarnya. Tapi Bersyukur Sebanyak Banyaknya

  • Bagikan
Diam dan belajar ikhlas
Diam dan belajar ikhlas via instagram.com @qang.jaka

Kamu yakin kamu sudah ikhlas pada setiap cobaan Allah? Kamu sudah benar benar memaafkan lukamu dan menghilangkan rasa benci dalam hatimu. Kamu benar benar menyadari bahwa semuanya dalam hidup adalah titipan Allah, sehingga kamu tidak terlalu bahagia mendapatkannya dan tidak membiarkan hatimu sangat bersedih saat kehilangannya.

Sehingga coba benahi hatimu terlebih dahulu. Ikhlaslah sesungguhnya, bukan hanya dari perkataan saja. Yaitu dengan membuktikan bahwa apapun yang terjadi kamu tetap baik baik saja. Berbahagia dan bersedih sewajarnya. Tapi mensyukuri hidupmu sebanyak banyaknnya. Dan ingatlah Allah SWT Maha Mengetahui niat dan hatimu.

Bahagia Sewajarnya Saat Allah Menganugerahkan Kesenangan, Kesuksesan Atau Apapun Yang Membahagiakan Hatimu. Jangan Biarkan Hatimu Jadi Sombong dan Lupa Bahwa Semua Itu Hanya Titipan Allah

Saat Allah SWT melimpahkan kebahagiaan hidupmu, entah berupa pasangan hidup yang baik, keluarga yang harmonis, anak anak yang sehat dan menyenangkan, Harta dan jabatan serta kesuksesan. Maka tetap kondisikan hatimu untuk bahagia sewajarnya, jangan sampai apa yang kamu miliki malah menjadikan dirimu sombong dan jauh dari Allah.

Baca Rekomendasi :   6 Tanda Wanita Mencintaimu Sepenuh Jiwa, Jangan Lepaskan Bro!

Jangan sampai kebahagiaan yang kamu rasakan malah menjadi penyebab dosamu. Berbahagialah sebaik mungkin dan secukup mungkin, dan kembali pasrahkan pada Allah

Bersedih Sewajarnya, Saat Kamu Kehilangan Sesuatu, Ataupun Merasa Tersakiti. Karena Kamu Menyadari Bahwa Semua Yang Ada Di Dunia Ini, Tak Lebih Hanya Titipan Allah.

Tidak perlu terlalu merasa tersakiti dan bersedih karena kehilangan. Karena pasti saat ada pertemuan akan selalu ada perpisahan yang terjadi dan selalu berpikir positif, juga percaya bahwa Saat kita telah Ikhlas, Maka Allah akan ganti dengan yang lebih baik.  Sehingga, jangan biarkan rasa sakit itu, membuatmu putus asa dan hidup tidak adil padamu.

Bersedihlah sewajarnya, dan serahkan semuanya pada Allah SWT. Sampaikan segala kesedihan dan luka hatimu dalam sujudmu. Dan percayalah Allah pasti akan memberikan petunjuk dan kebahagiaan bagimu.

Baca Rekomendasi :   Hidup Bukan Perkara Jodoh Saja. Jadi Jangan Diambil Pusing Kata Mereka!

Karena Rasa Ikhlas Itu Bukan Sekedar Ucapan Namun Tindakan Nyata.

Kamu bilang sudah ikhlas, padahal dalam hatimu, kamu masih menyimpan benci dan dendam. Kamu selalu bilang ikhlas, namun tak sabar dan selalu menunggu karma yang hadir. Sehingga saat melihat orang yang kamu benci baik baik saja, kamu merasa hidup ini tak adil dan Tuhan tak sayang.

Padahal Ikhlas itu bukan sekedar dari ucapan semata. Sebanyak apapun kamu mengatakan ikhlas, jika kamu belum bisa mengkondisikan hatimu. Maka, kamu belum benar benar bahagia dan tersembuhkan.

Dan Dalam Keadaan Apapun, Baik Senang maupun Sedih Tetap Syukuri, Barulah Kamu Ikhlas Menerima Ketentuan Allah

Saat kamu mendapatkan kebahagiaan, maka syukuri kebahagiaanmu dengan memperbanyak sedekah. Tulus dan setia mencintai orang orang yang tersayang, bekerja dengan baik dan mengemban amanah dalam setiap pekerjaan. Saat kamu dalam keadaan bersedih, Berusaha ikhlas dan syukuri dengan melihat rasa sakit dari sisi lain dalam hidupmu.

Baca Rekomendasi :   Semoga Allah Menjagamu Dari Yang Modus, Tapi Dipertemukan Dengan Yang Tulus

Mungkin saja, rasa sakit itu untuk mengingatkanmu untuk lebih dekat pada Allah SWT dan mendapatkan hidayahnya. Bisa saja, rasa sakit itu akan menghindarkanmu dari rasa sakit yang lebih menyakitkan dan kamu sesalkan dalam hidupmu.

Dan bisa saja, rasa sakit itu mengandung banyak hidayah dan pelajaran sebagai bekal terbaik jalan hidupmu, rasa sakitnya membuat kamu lebih kuat dan lebih dewasa. Sehingga syukuri bagaimanapun keadaanmu. Jaga hati untuk selalu istiqomah, ikhlas pada setiap ketentuan Allah.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page