Justru Menyerah Adalah Mereka Yang Tidak Bisa Menghargai Hidup Dan Kasih Sayang Allah

Kesuksesan Tanpa Kegagalan Itu Tak Mungkin, Kebahagiaan Tanpa Rasa Sakit Itu Mustahil.

Jangan menghawatirkan masa depan via instagram.com @qang.jaka
0 244

Hidup memang harus pasrah, memang harus bertawakkal. Namun, tetap harus berusaha semaksimal mungkin.  Agar kehidupan yang kia jalani menjadi lebih bermanfaat, lebih berkah dan pastinya sesuai dengan kita harapkan. Karena menyerah dan putus asa dalam hidup. Sama saja kamu tidak bisa menghargai kasih sayang Allah dalam hidupmu.

Kamu diberikan akal untuk berpikir, kamu diberikan hati sebagai petunjuk langkahmu. Sehingga saat kamu menyerah, sama saja kamu tidak mencintai Tuhanmu, dan bukan hamba Allah yang baik dan bertawakkal.

Kesuksesan Tanpa Kegagalan Itu Tak Mungkin, Kebahagiaan Tanpa Rasa Sakit Itu Mustahil.

Saat  kita berusaha merangkak menuju kesuksesan, pasti banyak pula kegagalan kegagalan yang kita lewati. Karena kegagalan itu tidak hanya meneguhkan kemauan juga kerja kerasmu. Tapi juga, banyak pelajaran dan hikmah dari setiap kegagalan yang kamu rasakan . Hikmah dan pelajaran itulah yang akan menjadi bekal untukmu maju dan lebih mencapi kesuksesan dari apa yang kamu harapkan.

Baca Rekomendasi :   Ini 5 Hal yang Biasa Dilakukan Para Cewek Saat Merindu Berat Dengan Pacarnya

Selain itu, kitapun sudah banyak diajari dan dibuktikan bahwa untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki, sebenar benarnya kebahagiaan dalam hidup, selalu ada rasa sakit yang akan kita rasakan. Rasa sakit itulah yang akan membuat kita kuat, lebih dewasa dan lebih baik, serta pantas mendapatkan kebahagiaan yang kita nanti.

Kita Memang Harus Tawakkal Pada Ketentuan Dan Takdir Allah. Tapi Bukan Menyerah. Karena Wajib Hukumnya Beriktiar sebaik mungkin

Sebagai manusia terkadang kita merasa putus asa, atau berada di posisi dimana menyerah akan hidup terasa menjadi solusi terbaik. Memilih untuk mengahiri hidup, seakan semuanya akan selesai dan tuntas setelahnya. Padahal, dalam agama, sudah sering kita diajarkan bahwa bunuh diri atau menyerah pada hidup adalah perbuatan yang paling dibenci oleh Allah Ta’ala, sama saja kita tidak menghargai kehidupan yang Allah berikan, sama saja kita menepiskan kasih sayangNya yang selama ini kita rasakan.

Baca Rekomendasi :   Aku Tak Sebaik yang Kamu Ucapkan, Namun Tak Seburuk yang Terlintas Dihatimu

Sehingga berhenti berpikir untuk menyerah. Tapi lebih bertawakkalah, tingkatkan iman dan takwa kepada Allah, perbanyaklah sujudmu dan sampaikan semua keluh kesahmu. Selagi kamu tetap berusaha dan beriktiar sebaik mungkin.

Allah Sudah Melimpahkan Akal Untuk Berpikir, Dan Hati Sebagai Petunjuk Hidup Terbaik. Jadi Nikmat Apalagi yang Kamu Dustai?

Beruntunglah wahai manusia dan hamba Allah SWT, karena sebagai manusia kamu adalah makhluk yang disempurnakan karena memiliki akal pikiran. Untuk maju, sukses, menggapai mimpi dan cita cita yang kamu harapkan. Kamu juga diberikan hati, seonggok daging, yang membantumu dalam menentukan jalan terbaik yang harus kamu tempuh.

Ditambah pula dengan istikharah saat kamu bingung dalam menentukan pilihan. Sehingga nikmat Allah yang mana lagi yang kamu dustakan? Sungguh gunakan akalmu dan hatimu untuk melangkah menuju jalan terbaik, yaitu jalan yang diridhoi Allah SWT.

Baca Rekomendasi :   Bukan Menentang Orangtua, Ini Alasan Kenapa Kamu Juga Perlu Memperjuangkan Inginmu

Jadi, Stop Berpikir Untuk Menyerah, Bekerja Keraslah Seperti Kamu Akan Hidup Selamanya, Beribadahlah, Seperti Kamu Akan Mati Esok Hari

Hidupmu masih panjang, masih banyak kisah yang bisa kamu lakukan dan torehkan jika kamu tidak takut untuk keluar dari zona yang kamu lalui sekarang. Masih banyak hal diluar sana yang menantimu, membimbing dan membawamu ke arah yang lebih baik. Kamu punya akal dan hati sebagai bekal dalam menjalani hidup.

Sehingga stop berpikir untuk menyerah. Bekerja keraslah sebaik mungkin, gunakan waktumu untuk hal yang penting dan membawa berkah bagimu. seperti kamu akan hidup untuk selamanya. Namun, jangan pernah lupa pula untuk meningkatkan ibadah, untuk lebih mendekatkan diri pada Allah, menabung sebagai bekal di akhirat. seperti kamu akan mati esok hari.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page