Setelah Cinta Yang Salah, Akhirnya Kita Menemukan Cinta Yang Sebenarnya

  • Bagikan
Aku selalu gagal
Aku selalu gagal via instagram.com @mata_raisha

Jika kamu tak merasa sakit, maka kamu tidak akan pernah dan belajar bagaimana menghadapinya, juga survive dalam menjalani hidup. Jika kamu tak bertemu cinta yang salah, maka kamu tidak akan bisa menemukan jalan untuk menjadi lebih dewasa, lebih memahami dan lebih luas bagaimana menginterpresentasikan makna cinta yang sesungguhnya.

Karena cinta itu bukan hanya sekedar pada pasangan atau hal duniawi lainnya. Tapi lebih dalam, lebih luas dan lebih agung. Yaitu cinta pada Sang Khaliq, sang pemilik hati.

Cinta Yang Salah Membuat Hati Kita Patah, Namun Dari Hati Yang Patah dan Terluka Itu, Kita Lebih Mengenal Arti Ketulusan.

Saat cinta yang telah kita perjuangkan, yang kita pikir adalah cinta terbaik nyatanya mengkhianati. Maka kita akan merasakan sakit yang teramat sangat. Kita mempertanyakan keadilan atas ketulusan dan pengorbanan yang telah kita berikan. Padahal sebenarnya,.kita lupa apa makna tulus itu sebenarnya.

Baca Rekomendasi :   Di Setiap Doa-Doaku, Selalu Kurapalkan Kebahagian Untukmu Sayang

Kita berpikir bahwa seharusnya kita mendapatkan hal sama seperti yang telah kita berikan. Padahal, makna tulus adalah memberikan kebahagiaan tanpa berharap balasan. Bahkan siap jika di sia siakan. jika disakiti, lewat cinta yang salah itu kita bisa memahami makna dari kata tulus dan ikhlas, juga lebih bisa mengintropeksi ketulusan dan ikhlas dalam diri sendiri.

Lewat Cinta Yang Salah, Kita Sedang Di Tempa Menjadi Seseorang Yang Lebih Pantas, Lebih Baik dan Lebih Dewasa Dalam Menjalani Hidup

Sesakit apapun rasa cinta yang menyakitkan itu, nyatanya itu adalah hal yang akan kamu syukuri dalam hidupmu. Karena lewat rasa sakitnya, kamu tahu arti sebuah perjuangan. Karena lewat pengkhianatannya kamu tahu bagaimana sakitnya jika tidak setia dan disia siakan. Lewat cinta yang salah, kamu semakin sadar bahwa tidak ada tempat yang lebih baik untuk berharap dan bersandar selain pada Tuhan.

Baca Rekomendasi :   Bahagia Itu Rasa Setia dan Keinginan Saling Menjaga. Bukan Hanya Kata Cinta Semata

Dan Justru Cinta Yang Salah Itu, Mengingatkan Kita Pada Keagungan Tuhan. Memberikan Kita Hidayah dan Rahmat Dari Rasa Sakitnya. Mengenal Tuhan Tidak Hanya Dari Ibadah Semata

Faktanya, justru saat kita sakit, kita jatuh dan kehilangan pegangan manusia karena ternyata mereka mengecewakan. Kita baru kembali dan mengingat cinta kasih Tuhan. Kita baru sadar, bahwa selama ini, karena kebahagiaan itu, ibadah kepada Tuhan hanya sekedar rutinitas tanpa ada cinta dari perwujutan seorang hamba.

Sehingga, lewat rasa sakit itu, kita kembali diingatkan. Luka itu memberi kita kita hidayah dan pencerahan. Bahwa seindah apapun cinta dunia, Cinta Tuhan tetaplah yang terbaik.

Juga Lewat Kekecewaan Atas Luka Itu Pula, Tuhan Menyampaikan Bahwa Ada Yang Lebih Baik Untukmu Yang Sudah Dipersiapkan

Tidak ada yang lebih baik dari jodoh yang telah dipersiapkan Tuhan. Namanya yang bahkan sudah tertulis sebelum kamu dilahirkan di muka bumi ini. Jantung hati dan belahan jiwamu yang sebenarnya. Sehingga, untuk mempertemukan dirimu dan dirinya, kamu harus kehilangan cinta yang semu yang sedang kamu perjuangkan.

Baca Rekomendasi :   Agamanya Baik Tapi Belum Mapan, Kuterima Tapi Ortu Menolak, Gimana ya!

Kamu harus ditempa untuk menjadi sosok yang pantas dan sesuai dengan jodohmu kelak. Karena dia adalah cerminan dirimu, dan kebahagiaan nyata untukmu. Lebih baik dari mereka yang telah menyakitimu.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page