Jatuh Cinta Itu Tidak Salah, Yang Salah, Jika Cintamu Akhirnya Menjadi Penyesalan Dan Meninggalkan Luka

Pacaran Bukan Menjadi Solusi Atas Jatuh Cintamu, Tapi Ta’aruf Saling Mengenal Dengan Baik Adalah Bukti Kamu Menjaga Cintamu

Menantu idaman via instagram.com @romeophotography_inst
0 49

Jatuh cinta itu wajar bahkan sebuah anugerah yang indah dari Allah SWT, namun kamupun harus pintar pintar membedakan sebuah cinta yang baik dan cinta yang salah. Karena saat kamu sudah terjerat dalam cinta yang salah, apalagi hanya berladaskan nafsu belaka daam melakoninya, maka pasti kamu akan menyesal akhirnya nanti. Cinta yang seharusnya menjadi anugerah dan seharusnya nmembuatmu bahagia, malah akan menyisakan duka, sakit dan benci.

Jatuh Cintalah, Karena Cinta Itu Indah, Namun Jangan Sampai Cinta Itu Menjadi Nafsu Dan Mencelakamu, Kontrol Hatimu Dan Fokus Pada Cinta Yang Halal

Jatuh cinta itu hak siapapun, sebab cinta adalah anugerah terindah dari Allah kepada makhluqnya. Intinya, tidak ada yang melarangmu jatuh cinta. Namun pastikan jalan dan cara mencintaimu adalah yang benar dan sesuai dengan perintah Allah. Caranya saat cinta itu belum halal bagimu maka cukup kagumi dalam diammu.

Baca Rekomendasi :   Lelaki Terbaik Adalah Dia Yang Memeluk Pasangan Meski Sedang Marah Dan Kecewa

Dan lampiaskan serta bersenang senanglah dikala sudah menjadi cinta yang halal, karena itu memang yang diajurkan. Fokuslah pada cinta yang telah halal, karena justru cinta tu yang akan menuntunmu di jalan SurgaNya.

Jadikan Jatuh Cintamu Menjadi Suatu Keberkahan Dalam Hidupmu, Bukan Pelampiasan Nafsu Yang Justru Meninggalkan Luka

Justru cinta adalah fitrah terindah yang dititipkan Allah Di Hati Manusia, tanpa cinta dipastikan hidup akan hampa dan menyengsarakan. Namun kadang fitrah itu bisa menjadi suatu musibah, jika kita malah menggunakan cinta yang harusnya suci dan indah menjadi suatu pelampiasan nafsu belaka.

Bukan berkah dan keindahan cinta yang kita dapatkan namun luka dan penyesalan yang sembuhnya tidak akan mudah.

Sehingga Pastikan Cintamu Itu Halal, Bukan Hanya Sekedar Cinta Untuk Kesenangan Semata

Jika memang kamu belum mampu menghalalkan cintamu, maka bersabar dan berpuasalah dalam menjaga hati dan nafsumu. Jangan sampi keblinger lalu menjadikan cinta sebagai alasan untuk merusak anak orang. Pastikan saat memang kamu sudah mampu secara mental, lahir dan batin maka segera halalkan orang yang kamu cintai dan rengkuh keberkahan cinta itu diaas janji suci. Percayalah cinta yang terbalut suatu yang halal akan lebih indah dan menentramkan.

Baca Rekomendasi :   Aku Mencintaimu Dengan Cinta Tulus, Iman dan Taqwa Bukan Nafsu Belaka

Pacaran Bukan Menjadi Solusi Atas Jatuh Cintamu, Tapi Ta’aruf Saling Mengenal Dengan Baik Adalah Bukti Kamu Menjaga Cintamu

Jangan mengajaknya pacaran jika memang kamu cinta, karena biasanya pacaran itu seperti kamu meletakkan dan menjanjikan harapan harapan palsu yang membuat seseorang terlena dan akhirnya saat tak menjadi nyata malah akan menyengsarakan. Ta’aruf lebih baik, karena dalam proses ta’aruf, kamu diminta untuk sekedar saling mengenal lebih banyak itupun dengan pendampingan dan pertimbangan dari keluarga.

InsyaAllah pula jika proses ta’arufnya benar yaitu dengan mengikutsertakan seluruh keluarga, memastikan bagaimana sikap dan sifat calon pasanganmu, Kamu lebih terjaga dan lebih menjaga serta menghargai hati dan cinta.

Baca Rekomendasi :   Ya Allah, Berikan Aku yang Terbaik Menurut-Mu, Sebab Pilihanku Selalu Berakhir Kecewa

Karena Cinta Itu Indah Dan Berkah Bukan Dengan meninggalkan Penyesalan Atau Luka. Pastikan Cinta Yang Berkah Yang Hadir Dalam Hidupmu

Cinta itu penting, mendapatkan pasangan yang tidak hanya membahagiakan namun mengajak bersama mencari ridho dan berkah Allah juga penting. Ingatlah bahwa dia yang akan menemanimu hingga penghujung nafas terakhir.

Ingatlah bersamanya kamu akan menggapai surge bersama. Jadi Pastikan cintamu bukan berakhir pada penyesalan, berdoalah terus, jaga hatimu dan control sebaik mungkin agar tidak berubah menjadi nafsu belaka. Tapi mendapatkan fitrah yang indah yaiitu berupa cinta yang halal dan membahagiakan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page