Jangan Sibuk Dengan Penilaian Manusia, Karena Banyak Mereka Hanya Nyiyir

Untuk Apa Sibuk Dengan Penilaian Manusia, Mau Suka Atau Tidak Suka Terhadapmu Terserah Mereka

Jangan Sibuk Dengan Penilaian Manusia
1 328

Bersikaplah seperti kamu itu buta dan tuli terhadap hal-hal yang hanya membuatmu sakit hati dan lemah, kamu harus mampu mengkondisikan dirimu untuk baik-baik saja tanpa tapi, walau semua orang banyak yang berkata tidak suka dan benci kepadamu.

Dan satu hal yang perlu kamu ingat, untuk apa melulu sibuk dengan penilaian manusia, untuk apa selalu sibuk dengan penilaian tidak suka mereka, karena mau suka atau tidak suka terhadapmu terserah mereka, tugasmu hanya mengabaikannya.

Kamu Hanya Perlu Fokus Pada Penilaian Allah, Karena Yang Menambahkan Kebaikan Kepadamu Adalah Allah

Kamu Hanya Perlu Fokus Pada Penilaian Allah, Karena Yang Menambahkan Kebaikan Kepadamu Adalah Allah. Tidak Usah Ribet Dengan Ketidak Sukaan Manusia, Karena Sampai Kapanpun Manusia Memang Akan Banyak Maunya. Intinya adalah kamu hanya perlu fokus pada penilaian Allah, tidak perlu mendengarkan penilaian mansuia yang hanya bikin pusing, sakit, dan tidak ada enak-enaknya bila difikirkan.

Dan ingatlah dengan baik, yang menambahkan kebaikan kepadamu itu adalah Allah, dan yang memberimu pahala itu juga Allah, maka untuk apa mendengarkan manusia yang tak ada pengaruhnya apapun. Lebih baik kamu fokus meminta ampunan kepada Allah, karena Allah Maha Pengampun

Manusia Hanya Punya Wewenang Mengomentari, Selebihnya Mereka Tidak Mampu Apapun

Sungguh manusia itu hanya punya wewenang mengomentari kamu yang menurutnya buruk, mereka hanya bisa mencacimu, mereka hanya bisa menghinamu, selebihnya mereka tidak mampu apapun, seperti mengubah nasibmu, maka tenang saja menghadapi mereka.

Abaikan Komentar Buruk Dan Nyinyir Mereka Yang Tidak Suka Kamu, Itu Sudah Biasa

Jika yang membuatmu sakit adalah komentarnya yang begitu menyakitkan, nyinyirannya yang begitu menusuk dada, maka hal itu adalah biasa, sekedar ucapan yang tidak akan berpengaruh apapun.

Yang Harus Kamu Lakukan Adalah Terus Fokus Pada Hidupmu, Terus Fokus Pada Ridho Allah

Maka yang harus kamu lakukan adalah terus saja fokus pada hidupmu, kamu terus saja fokus pada apa yang memang sudah Allah ridhoi, karena dengan demikian walau orang-orang tidak menyukaimu, sering berbuat buruk kepadamu, maka kamu akan baik-baik saja.

Tidak Usah Ribet Dengan Ketidak Sukaan Manusia, Karena Sampai Kapanpun Manusia Memang Akan Banyak Maunya

Intinya biarkan orang lain mau ngomong kayak gimanapun ke kamu, biarkan manusia berkomentar buruk seperti apapun kepadamu, tidak usah kamu ribet dengan ketidak sukaan mereka, karena sampai kapanpun manusia memang akan banyak maunya seperti itu, penilaiannya tidak akan pernah cukup.

Jangan Sibuk-sibuk Mencari Penilaian Manusia, Sungguh Penilaiannya Hanya Akan Membuatmu lelah.

Untukmu yang tengah sibuk mencari penilaian orang lain, jangan berlelah-lelah agar tampak baik di mata manusia, karena bagaimanapun penilaian manusia tidak akan pernah sama. Mungkin kamu nyaris sempurna dengan banyak kebaikan di mata manusia yang satu, tapi menurut manusia yang satunya lagi kamu masih memiliki banyak sekali kekurangan.

Itu artinya, tidak ada gunanya kamu berusaha memuaskan mata orang lain, karena sampai kapanpun kamu tidak akan pernah sebaik seperti yang kamu inginkan.

Kamu Akan Tetap Menjadi Orang yang Biasa Dalam Pandangan Orang-orang yang Tidak Mengenalmu.

Karena kamu akan tetap menjadi orang yang biasa-biasa saja, dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenalmu, bahkan kamu bukanlah apa-apa bagi mereka yang tidak tahu menahu tentang dirimu.

Namun sebaliknya, kamu akan menjadi orang yang istimewa, orang yang berharga dalam pnglihatan orang-orang yang mencintaimu. Karena katanya, bila hati telah penuh dengan cinta maka kekurangan yang besar sekalipun yang ada dalam dirimu tidak akan pernah mengubah pandangannya.

1 Comment
  1. […] saat ini belum juga membuahkan hasil. Tak perlu juga ambil pusing nyinyiran mereka karena kamu jangan sibuk dengan penilaian manusia, karena memang meraka hanya […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page