Masa Lalu yang Kelam Kuburkan Dalam-Dalam, Masa Depanmu Masih Cerah Kok

  • Bagikan
Meminta jodoh terbaik
Meminta jodoh terbaik via instagram.com @elmyyulita96

Meskipun masa depanmu masih menjadi misteri bagimu. Masih ada kesempatan untuk mendapatkan yang lebih baik, lebih pantas dan merengkuh kebahagiaan dan kesuksesan untukmu. Dan percayalah Allah sudah siapkan Masa depan yang lebih baik saat kamu berusaha dengan bersabar dan ikhlas dalam menjalani kehidupan. Jadi berhenti menekuri masa lalu, lepaskan semuanya dan mulai membuka lembaran baru dengan mengambil hikmah dari masa lalu.

Selalu Ada Kesempatan Baru Di Masa Depan, Segala Kemungkinan. Tinggal Kamu Yakin Bahwa Itu Adalah Hal Yang Baik Untukmu

Pasti akan ada saatnya kamu bahagia, setelah semua kesedihan yang kamu alami. Ada kesempatan baru untuk merengkuh masa depan yang cerah saat kamu yakin untuk melangkah. Selalu ada hal baik yang akan kamu dapatkan dan patut untuk kamu syukuri Dan Selalu rencana Tuhan pasti berakhir indah untukmu.

Percayalah Saat Kamu Sudah Ikhlas Dan Sabar, Maka Setelah Rasa Sakit Dari Masa Lalu, Masa Depanmu Adalah Kebahagian

Terpenting kamu sudah berusaha mengikhlaskan semua, mengubur semua rasa sakit dan memilih untuk bersabar juga tetap melanjutkan hidup. Maka akan ada imbalan dan buah dari kesabaranmu itu, dengan kebahagiaan yang kamu nantikan.

Baca Rekomendasi :   Jangan Menyerah Meraih Impianmu, Teruslah Bangkit dan Melangkah

Belajarlah iklhas, karena kekasihmu sekarang bisa jadi bukan jodohmu. Iklhas

Meskipun Masa Depan Itu Masih Misteri, Tapi Selalu Yang Lebih Baik Pasti Allah Persiapkan

Jangan takut untuk melangkah menuju masa depan yang baik. Kamu sudah banyak bekal dan pengalaman yang akan membantumu dalam berpijak. Dan pasti, Allah SWT sudah menyiapkan masa depan yang lebih baik dan lebih indah untukmu. Pasrahkan saja langkahmu dan yakin pada ketetapan dan takdir Allah.

Apapun Yang Terjadi Di Masa Lalumu, Jangan Pernah Menyesalinya. Tapi Berbuatlah Lebih Baik Untuk Membayarnya

Jika kamu melakukan kesalahan yang begitu besar dimasa lalu, begitu menyakitkan hingga membuat orang lain tersakiti. Maka jika masih ada kesempatan minta maaflah kepadanya. Jangan menganggap masa bodoh terhadap masa lalumu. Jika begitu kamu tidak akan pernah bisa belajar dari pengalamanmu dan semangat berubahmu juga akan tipis.

Baca Rekomendasi :   Sebaik Apapun Dirimu, Kamu Tidak Bisa Meminta Semua Orang Menyukaimu

Tapi juga jangan terlalu menyesalinya hingga membuatmu tidak bisa tenang. Akan lebih baik jika kamu berusaha untuk mengganti apa yang kamu lakukan dengan lebih banyak berbuat baik, khususnya kepada orang yang kamu sakiti di masa lalu. Cobalah untuk tetap menjaga hubungan baik. Dan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.

Jadi Jangan Ragu Untuk Meninggalkan dan Mengikhlaskan Masa Lalu Yang Menyakitkan. Maafkanlah Sakitnya dan Buka Lembaran Baru

Jangan biarkan hatimu terjebak pada suatu waktu di masa lalumu, apalagi saat kehidupan terus berjalan. Sesakit apapun itu, kamu tahu bahwa kamu harus terus melangkah dan memulai hal baru lagi. Cukup maaafkan dan damaikan hatimu sendiri.

Baca Rekomendasi :   Bukan Rezekimu Yang Kurang Pas, Tapi Gaya Hidupmu Yang Berlebihan

Cukup ikhlaskan sesulit apapun itu dengan tak lagi mengungkitnya kembali. Dan bukalah lembaran baru, dan kamu akan menemukan hal baru yang pasti lebih baik dan membahagiakanmu. Belajarlah mengikhlaskan luka dari masa lalu, agar nikmat hari ini lebih mudah di syukuri.

Juga, Tetap Yakin Bahwa Rencana Allah Adalah Yang Terbaik Dan Masa Depanmu Akan Jauh Lebih Baik.

Asalkan kamu sudah berusaha keras, beriktiar dan berdoa, juga mengikhlaskan apapun yang telah terjadi, bahkan mengambil hikmahnya. Percayalah langkahmu selanjutnya akan lebih mudah. Kesuksesan, kebahagiaan dan rasa syukur akan semakin terasa. Karena kamu tetap yakin juga selalu yakin bahwa rencana Allah pasti terbaik.

Sehingga kesabaranmu membuahkan hasil yamg memuaskan dan lebih baik untuk masa depanmu selanjutnya. Percayalah Allah tak tidur, Dia sudah menyiapkan hal indah sebagai buah dari kesabaran, ikhlas dan ikhtiarmu.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page