Olahraga Ekstrem dan Mencicipi Kuliner Istimewa di Ngarai Sianok

Setelah capek dengan olahraga, saatnya kamu mencicipi kuliner istimewa di ngarai sianok

Olahraga di ngarai sianok via jogiesuaduon.co
0 184

Ngarai Sianok yang indah dan menakjubkan di pinggiran Kota Bukittinggi ialah tempat yang tepat untuk rekreasi. Ngarai berkedalaman 100 meter dengan lebar 200 meter ini membentang hingga 15km. Di dasarnya mengalir sungai Batang Sianok yang sangat jernih.

Tempat ini terbentuk akibat letusan gunung api purba yang lokasinya berada lokasi Danau Maninjau saat ini. Selama ribuan tahun, retakan tersebut bergeser sehingga menjadi celah lebar berupa ngarai di perbatasan Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Posisinya memanjang dan berkelok menjadi garis batas kota dari selatan Ngarai Koto Gadang hingga Kecamatan Palupuh.

Sensasi Olahraga Ekstrem di Ngarai Sianok

Di samping dikenal sebagai kawasan wisata alam, Ngarai Sianok juga merupakan tujuan bagi penggemar olahraga ekstrem seperti arung jeram, kayak, kano, sepeda gunung, dan trekking. Kamu juga bisa berjalan-jalan di kawasan Taman Panorama, Gua Jepang, Rumah Rumput, dan Janjang Koto Gadang.

Salah satu kegiatan olahraga yang cukup digemari adalah skimboarding dan jogging menyusuri Janjang Seribu. Skimboarding merupakan perpaduan surfing dan skateboard. Menggunakan papan luncur, kamu dapat berseluncur di atas genangan air di sekitar sungai.

Baca Rekomendasi :   Menikmati Keindahan Puncak Gagoan di Solok, Padang

Olahraga ini memang belum terlalu populer, hanya dilakukan oleh anggota komunitas tertentu saja. Ketika melakukan olahraga ini, pemain tinggal melemparkan papan hingga melayang di atas air lalu menaikinya sambil berlari, kemudian meluncur di atasnya.

Lokasi skimboarding biasa dilakukan di seberang pendakian Saribu, sekitar 200 meter dari jembatan Ngarai Sianok, yaitu di perbatasan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Bagi kamu yang suka berjogging, cobalah sensasi lari membelah kabut di Janjang Seribu. Tantangan dimulai ketika kamu turun menuju ke dasar ngarai yang panjang, curam, dan penuh belokan tajam. Berlari dikelilingi suasana lembah yang hijau dan sejuk pastinya memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Sembari berlari, kamu dapat menikmati keindahan pemandangan, tebing-tebing curam yang berdiri gagah membentang di depan mata dan pepohonan yang indah.

Baca Rekomendasi :   Masjid Baiturrahmah, Salah Satu Tempat Wisata Religi di Padang

Perjuangan berlari ke dasar lembah seakan terbayar melihat hijaunya dasar lembah yang menakjubkan. Dari dasar lembah, coba masuk ke jalur Janjang Seribu yang lebih ekstrem. Janjang Seribu ini merupakan jalur pejalan kaki yang terdiri dari seribu anak tangga untuk naik kembali ke Kota Bukittinggi.

Meski berada di tepi jurang, jangan khawatir terpeleset karena di bagian tepi terdapat pegangan yang dapat membantu pejalan kaki atau pelari yang melewatinya.

Cicipi Kuliner Itiak Lado Mudo Khas Bukittinggi di Sini

Setelah berolahraga, pasti kamu bakal lapar banget. Mumpung udah sampai di Ngarai Sianok, nikmati menu istimewa di sini yaitu itiak lado mudo. Itiak lado mudo di warung yang ada di kawasan Ngarai Sianok ini istimewa, dagingnya lembut, empuk, gurih sampai ke tulang.

Dilengkapi emping dengan kuah kacang, rasa pedas dari gulai itik cabai hijau ini pasti bikin ketagihan. Di balik rasa yang sempurna, warung ini ternyata memiliki rahasia yaitu hanya menggunakan itik berusia 6 bulan yang mudah diolah dan empuk.

Baca Rekomendasi :   Istano Paraguyung, Destinasi Apik Dibalut Nuansa Alam dan Budaya di Minang

Itik yang akan dimasak dibakar selama 3 menit terlebih dahulu agar lebih empuk dan bulu serta minyak di kulitnya hilang. Setelah itu direbus 5 jam, baru kemudian digulai dengan bumbu rempah, bawang bombay, dan cabai hijau.

Bebek di sini juga memiliki aroma dan rasa yang khas karena dimasak menggunakan tungku kayu. Selain makan di tempat, kamu juga bisa membawa pulang itiak lado mudo yang dibekukan dengan harga sama seperti makan di tempat atau mulai Rp45 ribu per porsi.

Jika ingin ke Ngarai Sianok dari Bukittinggi, kamu bisa naik angkutan umum yang langsung menuju ke sini. Untuk masuk ke lokasi wisata, pengunjung perlu membayar tiket Rp10.000 per orang. Tempat wisata ini terbuka 24 jam, kecuali untuk Taman Panorama buka mulai pukul 09.30 sampai 17.30 WIB.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page