Ingatlah Surgamu Adalah Rumahmu Dan Bahagiamu Adalah Keluarga Kecilmu

Selalu Berpegang Teguh, Bahwa Tujuanmu Adalah Membahagiakan Orang Yang Kamu Sayang, Yaitu Istri Dan Anak Anakmu

Jarak itu tak memisahkan
0 864

Sehijau apapun rumput tetangga, sebaik apapun orang lain kepadamu, dan senyaman apapun kamu berada di luar rumah. Tidak akan ada yang bisa menggantikan orang orang yang kamu sayangi, kasihi dan perjuangkan dalam rumahmu. Hanya di rumahmulah, kamu bisa merasakan surga dengan istrimu sebagai ratunya, melihat anak anakmu bertumbuh kembang dengan sehat.

Dan nantinya semua itu akan menjadi bekal untukmu, saat dimintai pertanggung jawaban oleh Allah, serta dikumpulkan kembali di Jannah kelak. Sehingga, bekerja keraslah, berusahalah semampumu untuk kebahagiaan orang orang yang kamu sayangi. Pulanglah saat kamu lelah, Karena senyum dan semangatmu pasti kembali saat melihat istri dan anakmu tercukupi, juga keluarga kecilmu bahagia.

Surgamu Adalah Rumahmu, Dimana Kamu Membangun Surga Itu Dengan Istrimu. Wanitamu Yang Senantiasa Melayani dan Mencari Ridhomu Sepanjang Sisa Hidupnya.

Rumah adalah surgamu, tidak hanya tempatmu berlindung dari hujan panas atau drama dunia, tapi juga tempat kamu memboyong seorang wanita yang menjadi belahan jiwamu untuk pulang. Disana kamu dan istrimu membangun sebuah rumah sebagai tempat bernaung, berbagi kasih, bersuka cita, melihat tumbuh kembang anakmu, dan awal dimana kamu membangun keluarga yang SAMAWA.

Baca Rekomendasi :   Bukannya Tak Cinta, Tapi Kita Memang Belum Jodoh. Ah, Lalu Bagaimana Ini?

Sehingga bersyukurlah, saat Allah mencukupkanmu rezekimu dengan sebuah rumah yang meskipun sederhana. Itu adalah bukti penyatuan dua insan atas nama jodoh, dan bertahan hingga nyawa terlepas dari raga nantinya. Percayalah, disana pula adalah saksi dimana istrimupun bekerja keras dalam memberikan pelayanan terbaik untukmu hingga sisa usianya.

Istrimu Adalah Ratumu Dengan Kelebihan Dan Kekurangannya. Jangan Pernah Sia Siakan Kehadirannya, Karena Dia Tidak Hanya Wanitamu, Tapi Juga Belahan Jiwamu

Rumah tangga yang dibangun bersama, pastinya tidak lepas dari masalah, perdebatan dan pertengkaran. Karena justru itu adalah bumbu yang akan membuat hubungan menjadi lebih dekat dan lebih mengerti pasangan. Kamupun juga tak akan bisa lepas dari itu. Pasti, baik dirimu atau pasanganmu ada kelebihan dan kekurangan yang bisa kamu sukai ataupun tidak.

Dan disinilah, kamu akan belajar untuk menerima kekurangan pasangan, bahkan mencintainya. Membantu dan mensupport pasangan agar bisa menjadi lebih baik, saling mengingatkan dan saling membimbing satu sama lain.

Baca Rekomendasi :   Jarak dan Waktu Bukanlah Penghalang Cinta, Justru Itu Menjadi Ujian Sayang

Oleh sebab itu, selalu hargailah istrimu. Dialah yang akan merawat rumahmu, anakmu, juga dirimu sendiri. Dan tanpanya, kamu tidak akan pernah berhasil dan sukses dalam hidupmu. Ingat, dia bukan hanya istri dan ibu dari anak anakmu, tapi juga belahan jiwamu yang Allah gariskan sebagai jodohmu.

Selalu Berpegang Teguh, Bahwa Tujuanmu Adalah Membahagiakan Orang Yang Kamu Sayang, Yaitu Istri Dan Anak Anakmu

Percayalah, selelah apapun saat kamu melewati hari, sepayah apapun pekerjaanmu diluar sana. Saat kamu pulang dan melihat istri, juga anakmu menyambut hangat. Maka semua lelahmu akan terangkat. Semua resah dan payahmu akan hilang, saat wanitamu memberikan pelayanan yang terbaik untukmu dan menyaksikan tumbuh kembang anakmu dengan sehat dan cerdas.

Toh, tujuanmu memang adalah untuk membahagiakan keluargamu. Kerja kerasmu adalah bentuk tanggung jawabmu. Tidak hanya karena kamu tahu bahwa rezekimu memang hak keluargamu, tapi karena memang bahagiamu adalah bahagia mereka. Jadi jangan lupa untuk berbuat baik kepada istrimu sebelum ke orang lain, sebab bahagianya kunci bertambah rezekimu.

Baca Rekomendasi :   Kita Hanya Butuh Jeda, Bukan Malah Menghilang Tiba-Tiba

Jangan Biarkan Gemerlapnya Dunia Menyilaukan Matamu, Bersama Dengan Istrimu Bangunlah Keluarga Penghuni Jannati Dengan Menjadikan Rumahmu Sebagai Surgamu

Penting diingat bahwa godaan terbesar istri yaitu ketika menemani perjuangan suaminya mulai dari nol, sebaliknya godaan terbesar suami, saat sudah mendapatkan segalanya. Sehingga kita diajarkan soal rasa sabar, ikhlas dan terus bersyukur dalam hidup. Percayalah, bahwa segemerlap apapun dunia, seindah apapun seseorang atau sesuatu, semua itu tidak lain hanyalah nafsu, godaan syetan dan sawang sinawang.

Jadi tidak perlu merasa iri, merasa kurang, sejak awal rumahmu dan surgamu telah dibangun berdua. Dan sampai matipun juga akan diisi berdua. Bahkan ketika di jannah nantinya, akan Allah bangunkan rumah untukmu dan istrimu berdua untuk tinggal. Jadi pastikan istrimu adalah ratu dalam rumahmu, bukan babu untuk sekedar membantu.

Fokus saja, untuk membangun rumahmu sebagai surge tempat tinggalmu dan keluarga kecilmu. Dengan tidak hanya saling menuntut tapi menuntun, tidak hanya melimpahkan tugas tapi sama sama saling membahu menyelesaikan tugas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page