Tak Terduga, Pacarnya Dian di Flim “Tilik”, Suaminya Bu Lurah?

Flim Tilik mengajarkan kita bahwa bergosip itu hanya menyakiti.

Flim Pendek Tilik
1 710

Mungkin saat ini kamu sudah menonton flim pendek “Tilik”. Secara singkat flim pendek yang mengambil Jogjakarta sebagai lokasi syutingnya adalah cerita perjalanan segerombalan ibu-ibu yang ingin menjenguk Ibu Lurah sedang sakit di rumah sakit. Namun menariknya, dalam perjalanan menjenguk Ibu Lurah ini banyak kejadian yang menarik. Mulai dari kejamnya mulut emak-emak dalam bergosip sampai dengan tak mampunya seorang polisi menghalangi truck yang ditumpangi mereka.

Flim pendek yang berdurasi kurang lebih 35 menit ini, sedari awal sungguh menarik. Bagaiaman tidak, bahasa Jawa medhog khas Jogjakarta tergambar dengan nyata disini. Selain itu, pada akhirnya kita akan sedikit kecewa karena tak bisa menebak ending dari flim pendek ini. Plot twistnya sungguh memukau.

Setelah menonton flim pendek “Tilik”, apa yang kamu dapatkan? Atau hanya ikut-ikutan meramaikan twitter sehingga Bu Tedjo menjadi viral. Nah, berikut ini menurutku yang sangat menarik dari flim pendek Tilik.

Flim Tilik Mengajarkanmu Bahwa Ghibah Itu Sangat Menyakitkan, Bila Pada Akhirnya Tak Benar Tentu Saja Menjadi Fitnah.

Sepanjangn perjalanan menuju rumah sakit tempat Bu Lurah di rawat, ada dunia gosip yang di mulai dari Bu Tedjo. Bagaimana tidak, dia selalu memojokkan dian calon menantu bu Lurah dengan isu hamil di luar nikah sampai dengan matre. Dia dengan sangat bangga menjelaskan bagaimana bisa Dian mempunyai harta yang sangat banyak, padahal baru saja dia kerja.

Baca Rekomendasi :   Punya Hobby dan Bakat? Jadikan Sebagai Mesin Pencari Uang Sampinganmu. Begini Caranya!

Setelah kerja dia sudah mempunyai motor baru, handphone baru dan bila dibandingkan dengan keadaan ekonominya tentu saja itu hal yang mustahil. Setidaknya itulah menurut Bu Tedjo. Selain itu, di perkuat lagi dengan fhoto-fhotonya di internet serta sering keluar masuk hotel. Bukan hanya itu, Bu Tedjo juga pernah bertemu dengan dian di jalan sedang muntah-muntah di pinggir jalan yang membuat Bu Tedjo semakin percaya.

Sebenarnya jika semua omongan Bu Tedjo juga benar, gak ada gunanya juga untuk dijadikan sebagai bahasan gosip. Toh Dian tak merugikan siapapun, perkara dia keluar masuk hotel, hamil diluar nikah biarlah itu menjadi dosanya dian. Bagaimana jika apa yang digosipkan tidak benar, selain berdosa tentu saja menjadi fitnah.

Belajar Dari Bu Yun, Menutup Rapat Aib Keluarga Itu Hal yang Benar. Meski Keponakannya Selalu Bahan Gosipan Dia Tetap Sabar dan Baik.

Coba bayangkan jika kamu yang berada di posisi Bu Yun, keponakannya yang menjadi bahan gosipan ibu-ibu. Namun dia tetap sabar dan menjawab semua dengan bantahan dan akal sehat. Ketika Bu Tedjo menjabarkan dengan bukti fhoto-fhoto Dian di Internet. Bu Yun tetap menjelaskan dengan baik, tidak semua informasi yang ada di internet itu benar dan bisa jadi berita hoak. Jadi sebelum menyebarkan tolong di cek faktanya terlebih dahulu.

Baca Rekomendasi :   Tamparan Keras! Bercadar Tapi Doyan Selfie, Inikah Hijrahmu

Begitu juga ketika Dian di gosipkan sedang hamil, Bu Yun tetap positif thingking. Bisa jadi dia muntah karena sedang masuk angin, meski pada akhirnya ada yang nyiyir juga bahwa muntah karena hamil beda dengan muntah karena mabok perjalanan.

Di akhir cerita, ternyata setelah mati-matian membela Dian. Nyatanya dia harus menangis karena tak bisa menjenguk Bu Lurah. Padahal diperjalanan dia sudah menelpon dian, namun sinyalnya putus-putus sehingga tak mendapatkan informasi yang tepat. Bahwa Bu Lurah masih di rawat di ICU sehingga tak bisa di jenguk.

Pada Akhirnya Cinta Memang Tak Mengenal Usia, Cinta Hanya Perasaan Nyaman dan Tak Peduli Kata Orang. Setidaknya Itulah yang Dirasakan Dian.

Awalnya semua menduga bahwa Dian merupakan calon menantu Bu Lurah. Karena memang Bu Lurah mempunyai anak yang tak jauh berbeda umurnya dengan Dian yaitu Mas Fikri (anaknya bu lurah). Tapi di akhir cerita, ternyata yang menjadi pacarnya Dian adalah mantan suaminya bu lurah alias ayahnya fikri.

Baca Rekomendasi :   Jebakan Syaitan: Membuka Aib 10 Tahun yang Silam

Pada akhirnya Tilik di tutup dengan sandaran dian ke Bahu Ayahnya Fikri atau yang lebih cocok sebagai Ayahnya juga. Tapi masalah hati siapa yang bisa tahu, jika sudah cinta umurpun tak jadi masalah. Setuju gak?

Pak Polisi yang Tak Berdaya Melawan Kekuatan Bacot Emak-Emak. Sesekali Memang Pak Polisi Harus Menggunakan Nurani Juga Kali ya.

Hayo siapa yang tak pernah mengalami hal yang tak menyenangkan dengan polisi. Saya juga pernah mengalaminya di Tanah Abang Jakarta, waktu itu ngantarin teman pulang ke stasiun Tanah Abang di atas jam 10 malam. Dan ketika pulang, tiba-tiba di tilang polisi karena katanya melanggar peraturan. Mungkin memang saya salah, karena gak tahu daerah situ tak boleh berputar, tapi ketika saya ngasih SIM dan STNK, justru dia memilih uang seratus ribuan dan saya dibawa ke pasar Tanah Abang.

Namun apa jadinya jika polisi harus berhadapan dengan emak-emak? Pak Polisi tolong pakai hati nuraninya, jangan tilang kami pak polisi kemudian turun dari truck berbondong-bondong dan memberikan polisi suapan berupa makanan. Hahaha.. (ngakak adengan ini).

Kalo kamu yang mana adengan favoritmu?

1 Comment
  1. […] tahun 2020, sempat viral sebuah flim pendem Tilik. Sebuah flim yang menggambarkan cinta antara seorang perempuan muda dengan seorang yang lebih cocok […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page