Kurangi Ingin Tahumu Tentang Orang Lain, Niscaya Ghibahmu Akan Berkurang

Jangan hanya berfokus pada kesalahan orang lain, jangan hanya menilai kekurangan orang lain, meski benar posisi dia salah dan kita benar, jangan buat diri kita angkuh dengan terus menyalahkannya

Jangan mengurusi orang lain via instagram.com @popyauliaa
0 331

Siapa nih yang sering kepo dengan kehidupan orang lain, mungkin memang ada sebagian yang sudah hobby, sebagian lagi ikut-ikutan, dan sebagian lagi tidak sengaja dihadapkan pada moment dia harus kepo. Lalu kamu yang mana guys? huhu, tapi tidak munafiq juga, kadang kalau lagi kesal-kesalnya sih memang sangat asyik meluapkan isi hati lewat ghibah.

Kalau lagi ada masalah sama orang, ketidak terimaan ada di hati, pikiran seakan selalu menyuruh diri kita untuk meluapkan apa yang seharusnya diluapkan, mengatakan apa yang seharusnya dikatakan, menilai apa yang menurut diri sudah sangat tidak pantas juga.

Dan berlanjut atau tidak rasa yang demikian, tergantung bagaimana kitanya, tergantung bisakan kita mengerem hati dan pikiran kita. Sebab, seburuk apapun keadaan yang dicipta orang lain untuk kita, meski hati kita memberontak untuk membalas, menggunjing kesalahannya kepada kita, jika kita mampu berpikir tenang dan sabar, maka pasti ghibah itu tidak akan terjadi.

Baca Rekomendasi :   Memberi Jangan Menunggu Kaya. Sebab Rezeki Setiap Hamba Sudah di Atur Oleh-Nya

Coba Tenangkan Hati Untuk Tidak Mencari Tahu, Meski Godaan Selalu Menghantui Pikiran Kita

Jangan hanya berfokus pada kesalahan orang lain, jangan hanya menilai kekurangan orang lain, meski benar posisi dia salah dan kita benar, jangan buat diri kita angkuh dengan terus menyalahkannya. Biarkan dia dengan kesalahannya, biarkan dia dengan celah yang dia bikin terhadap kita, dan tugas kita adalah mengendalikan diri dengan baik agar tidak seperti dirinya.

Memang sangat sulit untuk tak ikut campur tangan dengan kihupan orang lain. Jangan mengurusi kehidupan orang lain, niscaya kamu akan menjadi lebih tenang. Karena memang tak ada gunanya terlalu mencampuri urusan orang lain, apalagi sampai iri.

Lagipula Dengan Terus Menuntut Dia Bersalah, Dan Kita Benar, Apakah Keadaan Akan Kembali Sama Seperti Semula?

Tidak, tidak akan seperti semula selagipun kita telah menuntut mati-matian orang lain bersalah dan kita benar, maka tidak usah terlalu ribet dengan memberi pelajaran agar dia berada dibawah kita. Ingat, kita selalu punya pengadilan yang luar biasa adilnya, kita punya Allah yang tahu betul bagaimana dia harus mengadili siapapun yang tengah membuat kesalahan.

Baca Rekomendasi :   Beberapa Cara Mengatasi Keraguan Menjelang Hari Pernikahan Agar Tak Berakhir Ambyar

Meski kadang dunia tak berpihak kepadamu atas rasa keadilan. Kamu tak perlu sampai kecewa yang berlebihan. Percayalah, Allah selalu berpihak kepada orang yang sabar. Jadi kamu bisa tetap sabar dan memasrahkan semuanya kepada Allah.

Pasrahkan Semuanya Kepada Pemilik Kehidupan Ini, Tidak Usah Ikut Campur Mengadili Siapapun Yang Menurutmu Menyalihimu

Biarkan yang mengambil tugasmu membalas sakit hatimu, kerugianmu, bahkan ketidak terimaaanmu adalah Allah, sebab Dia tahu betul apa yang seharusnya dia persembahkan sebagai balasan terbaik untuk siapapun menyakitimu.

Jangan terjerumus pada ghibah yang tidak penting dengan membeberkan kesalahan orang lain, sekalipun benar kamu tidak salah. Tidak perlu mengatakan siapa kamu di depan orang lain, biarkan takdir yang memberimu jalan agar orang lain melihat bahwa kamulah yang benar.

Baca Rekomendasi :   Ingin Segera di Lamar Cowokmu, Cobain Gombalin Dengan Rayuan Manja

Kamu Memang Sudah Mengetahui, Bahwa Fitnah Itu Sangat Keji. Jadi Tetap Serahkan Semuanya Kepada Sang Pencipta Alam Semesta.

Jangan pernah takut, meski benar kadang fitnah itu keji, percayalah keadaan akan kembali memihakmu, sebab Allah selalu berpihak kepada orang-orang yang baik dan benar. Hanya saja, kadang memang butuh waktu lama agar semuanya membaik.

Tetaplah berusaha dan bersabar, jika memang tak di terbalaskan di dunia pasti kelak akan di balaskan di akhirat. Karena tak ada satupun perbuatan yang tak menerima balasannya, termasuk perbuatan fitnah yang keji.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page