Wisata Lokal Rasa Luar Negeri di Buntu Burake, Tana Toraja

Dari ketinggian puncak bukit, terlihat panorama Kota Makale dan sekitarnya yang sangat menawan.

Wisata Buntu Burake
0 221

Tak perlu jauh-jauh ke Brazil dan Tiongkok, di satu tempat saja kamu sudah bisa merasakan pengalaman mengunjungi wisata kedua negara tersebut. Ialah patung Yesus dan jembatan kaca di Buntu Burake, Tana Toraja yang disebut-sebut mirip dengan patung yang ada di Gunung Corcavado, Rio de Janeiro dan Jembatan Zhangjiajie di Tiongkok.

Sangat mudah untuk menuju ke Buntu Burake. Dari Makassar, kamu perlu melakukan perjalanan selama 7 jam sampai ke Tana Toraja melalui rute Jalan Porros Barru – Makassar. Setelah sampai di sana, langsung saja menuju ke Buntu Burake yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Makale, ibukota Kabupaten Tana Toraja.

Patung Yesus Memberkati di Buntu Burake

Patung Yesus Memberkati yang merupakan ikon Buntu Burake berdiri di atas bukit yang memiliki pemandangan alam sangat indah. Patung ini diresmikan pada bulan Mei 2015 setelah dilakukan pembangunan secara bertahap selama beberapa tahun. Dana yang dikeluarkan untuk membangun patung setinggi 40 meter ini diperkirakan mencapai Rp22 miliar. Objek wisata ini kemudian menjadi penyumbang terbesar pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata untuk daerah ini.

Wisata Buntu Burake
Wisata Buntu Burake

Pembangunan tempat ini sendiri dilakukan dengan tujuan menciptakan daya tarik wisata dan memberikan alternatif wisata religi baru. Untuk ke tempat patung berada, kamu harus melalui 500 anak tangga menuju puncak bukit. Dengan begitu kamu bisa menikmati pengalaman mendaki bukit sambil mengamati keindahan alam sekitar dan udara yang segar. Memasuki ke lokasi patung, pengunjung dikenakan tiket seharga Rp10.000.

Dari ketinggian puncak bukit, terlihat panorama Kota Makale dan sekitarnya yang sangat menawan. Apalagi di waktu terbaik untuk datang ke sini yaitu ketika pagi hari atau menjelang matahari tenggelam.

Meskipun patung tersebut merupakan simbol agama Nasrani, tak jarang terdapat pengunjung dari umat agama lain di sini. Fasilitas di tempat wisata ini pun cukup lengkap, seperti dari gazebo, toilet, tempat parkir dan area pejalan kaki yang cukup nyaman dilalui. Di sini juga banyak penjual makanan ringan dan aneka aksesori yang dapat dijadikan sebagai cinderamata.

Jembatan Kaca Buntu Burake

Selain patung Yesus berukuran besar, di sini juga terdapat daya tarik lain yaitu jembatan kaca sepanjang 90 meter yang diresmikan pada Desember 2018. Jembatan kaca ini dibangun dengan anggaran sebanyak Rp4 miliar di pinggiran tebing yang sangat tinggi. Ketika berjalan di atasnya kamu akan merasakan sensasi ketegangan yang tak terlupakan.

Soal keamanan, jembatan yang mirip di Tiongkok ini telah teruji sehingga aman untuk dilalui. Ketebalan kacanya mencapai 2,5cm dari bahan tempered glass yang tahan panas. Material ini mempunyai kekuatan hingga 5 kali lipat lebih tahan dari terpaan angin, hujan, perubahan temperatur, dan benturan.

Namun, untuk masuk ke kawasan ini pengunjung harus antre demi keamanan. Waktu untuk berada di atas jembatan juga dibatasi selama 18 menit. Di samping itu, pengunjung juga harus mengenakan alas kaki khusus yang disediakan oleh pengelola. Untuk merasakan keseruan melewati jembatan kaca ini, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp50.000 per orang.

Setelah berfoto-foto sampai puas di sekitar patung dan jembatan kaca, kamu juga dapat melakukan trekking di sekitar bukit. Namun, harus diingat, selama berada di tempat ini, kamu wajib mematuhi peraturan seperti tidak melakukan pengrusakan, vandalisme, ataupun membuang sampah sembarangan. Bagi umat Katolik, perjalanan wisata religi bisa dilanjutkan ke Gua Bunda Maria yang berjarak beberapa puluh meter dari patung ini.

Tertarik berwisata ke Buntu Burake? Jika ingin berkunjung ke sini, carilah waktu selain akhir pekan atau liburan untuk menghindari kemacetan atau kesulitan mendapatkan tempat parkir karena suasana yang ramai.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page