Pahit Manisnya Pernikahan, Disyukuri, Sebab Hidup Ibarat Sift-Siftan

Sungguh hidup ini bagaikan sift-siftan, jika saat ini kamu dalam masalah maka nanti kamu akan temukan solusi

Menikah bukan prestasi
0 321

Bagi siapapun yang saat ini sudah membina rumah tangga, semangat ya untuk setiap ujian yang tengah Allah hadirkan dalam pernikahanmu, jangan merasa jenuh, tetap kuat, dan bersyukur meski semuanya terasa sangat menguji hatimu.

Tidak perlu merasa menyesal sekalipun itu mengundang sesal yang begitu berat di hati, intinya jika memang sudah baik pasti Allah takdirkan bersama meski kamu tak mau. Dan jika ini terjadi kepadamu, maka kembalikan lagi kepada-Nya, setiap temu pasti memiliki akhir kebaikan yang luar biasa.

Sungguh hidup ini bagaikan sift-siftan, jika saat ini kamu dalam masalah maka nanti kamu akan temukan solusi. Jika saat ini kamu dalam keadaan tidak baik, maka nanti kamu akan temukan kebaikan.

Jika Hari Ini Sedih, Pasti Nanti Senang, Jangan Khawatirkan Keadaan

Jika hari ini kamu dalam kesedihan, maka pasti nanti kamu akan temukan kesenangan, jangan khawatirkan keadaan yang masih berat. Percaya sama sang pengatur kehidupan, bahwa keadaan yang diciptakan tentu tidak akan pernah merugikanmu, sekalipun secara kasat mata kamu merasa sangat dirugikan.

Baca Rekomendasi :   Bagaimana Cara Pendekatan Dengan Cowok Pemalu? Simak Tipsnya!

Meski dalam kesedihan yang mendalam, kamu tetap harus bersyukur. Berbahagia dan bersedih sewajaranya, karena hidup Allah ciptakan untuk di syukuri bukan di ratapi. Ingatlah, semua cobaan dalam hidup ini sebagai proses pendewasaan dan meningkatkan iman dan taqwa kita.

Berikhtiar Saja Sebanyak Mungkin, Agar Kamu Tak Pernah Hilang Arah Tujuan

Kamu harus yakin kepada Allah, berikhtiar sebanyak mungkin, jangan merasa takut akan kehidupan baru yang tengah kamu mulai, agar sampai kapanpun kamu tidak pernah merasa hilang arah tujuan.

Sudah banyak orang yang salah dalam menikmati pernikahannya, saat dia dihadapkan pada kegaduhan dia mengeluh dan merasa menyesal, tapi saat dia senang seakan lupa bahwa semua itu datangnya dari Allah, senangnya dikembalikan semuanya kepada manusia. Sehingga saat ada masalah dia hilang arah tujuan.

Baca Rekomendasi :   Jangan Hanya Minta Untuk Dipahami. Tapi Kamu Juga Perlu Untuk Memahaminya!

Menikahmu Karena Ibadah, Bukan? Maka Susahmu Anggap Saja Perjuangan Menuju Surga

Maka coba ingat dengan baik, menikahmu karena ibadah, bukan? nah, ketika apa yang datang kepadamu tidak menyenangkan hati, maka kamu harus yakin kepada Allah bahwa inilah salah satu jalan menuju-Nya. Bukankah menikah adalah sebuah ketaatan, jadi jangan takut sengsara karena beriadah.

Anggap saja susahmu adalah perjuangan menuju surga, anggap saja masalah dan bebanmu adalah jalan memperoleh pahala, sama halnya dengan ibadah-ibadah yang lainnya.

Memang Tak Ada Yang Mudah, Semua Pernikahan Pasti Demikian, Tapi Syukurmu Yang Akan Membuat Mudah

Dan iya, memang tidak ada yang mudah, bahkan semua pernikahan pasti demikian, jika pemiliknya terus saja mengeluh dan mengeluh. Tapi saat syukurmu yang dijadikan tangga dalam meminta kekuatan, maka disitulah kamu akan merasa mudah menjalani rumah tanggamu.

Baca Rekomendasi :   Sekarang Aku Paham, Ternyata Allah Menjauhkanmu Dengan Alasan yang Terbaik

Jika niatmu memang salah pasti pernikahanmu akan selalu ada cobaan. Apalagi dari awal, kamu sudah berfikiran bahwa menikah hanya perihal bahagia saja. Ingat, menikah bukan solusi untuk menyelasaikan masalah.

Sebab Pernikahan Adalah Perjuangan, Dan Sabarmu Adalah Jalan Menuju Kemenangan

Oleh karenanya, bersyukur dan tetap bersabar seperti apapun jalan pernikahan yang telah Allah tetapkan. Ikhlas atas apapun takdir yang telah Allah suguhkan, tidak usah banyak mengeluh, pastikan saja hatimu berbaik sangka kepada-Nya.

Sebab pernikahan adalah perjuangan sepanjang masa, pernikahan adalah ibadah terlama, maka sabarmu adalah jalan menuju kemenangan. Sabarmu adalah jalan menuju semuanya terasa mudah di akhir nanti, meski sekarang begitu rumit dan menyiksa keadaanmu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page