Untukmu yang Selalu Tersakiti, Semoga Diganti Dengan Seseorang yang Lebih Berarti

Teruntuk Kamu yang Sering Dipermainkan, Semoga Segera Diganti Dengan yang Lebih Nyaman.

Lepaskan yang menyakitimu via alienco.net
0 361

Cinta kadang memang kejam, kita yang mencintai dengan tulus tetap saja tersakiti. Padahal sudah mengikuti semua kemauan orang yang disayang, nyatanya tak pernah membuatnya berubah. Dia tetap saja menjadi orang yang paling sering menyakitimu. Untukmu yang selalu tersakiti, semoga diganti dengan seseorang yang lebih berarti.

Disakiti berkali-kali seharusnya membuatmu sadar, bahwa kamu bukanlah orang yang diinginkannya. Bisa jadi dia tetap ingin bersamamu karena banyak keuntungan yang dia peroleh. Atau memang dia tak ingin memutus hubungan denganmu karena masih ingin membuatmu menderita. Jadi kuncinya ada di kamu, lepaskan orang yang menyakitimu, karena kelak Allah akan ganti dengan yang lebih tulus.

Teruntuk Kamu yang Sering Dipermainkan, Semoga Segera Diganti Dengan yang Lebih Nyaman.

Jika saat ini kisah cintamu selalu dipermainka, bahkan dengan segala ketulusan yang kamu berikan. Tetap saja setiap hubungan yang kamu jalin, pada akhirnya kamu dipermainkan. Kadang kamu mulai berfikir, apakah memang tak ada cinta yang serius datang? Atau semuanya hanya datang lalu pergi begitu saja, seolah menganggap kamu adalah hanya tempat singgah untuk sementara.

Baca Rekomendasi :   Kesendirian Ini Mengajarkanku Agar Tidak Mudah Bersandar Pada Bahu Orang Lain

Kamu tak perlu sedih dan galau berkepanjangan, tetap saja pasrahkan semuanya kepada Allah. Dan yakinlah suatu saat akan ada seseorang yang datang dengan cinta tulus. Kamu tak perlu balas dendam untuk mempermainkan orang lain. Yakinlah dia yang menyakitimu juga akan tersakiti, karena karma itu ada.

Sudahi Tangismu, Air Matamu Terlalu Megah dan Mewah Untuk Dia yang Bedebah.

Mungkin awalnya ketika kamu ditinggalkan, duniamu serasa runtuh. Air matamu juga menetes setiap malam di sudut ruanganmu. Kamu sering teringat akan janji-janji manis yang pernah di ucapka. Dia yang berjanji ingin meminangmu dan hidup bahagia sampai rambut memutih, nyatanya lebih memilih pergi tanpa pesan.

Baca Rekomendasi :   5 Hal yang Harus Dipahami Saat Menjalin Hubungan LDR dengan Pasangan

Percayalah, bukan kamu yang kehilangan dia, tapi dia yang sudah kehilangan kamu. Jika itu yang ada dalam benakmu, jadi kehilangannya menjadi hal yang biasa. Buat apa menangisi orang yang murahan, bisa jadi dia membual janji bak rombeng dimana-mana. Kebetulan saja kamu salah satu korbannya. Dibalik semua kejadian yang terjadi padamu pasti ada hikmahnya. Jangan hanya menangis saat kamu mengalami hal buruk, tapi renungkan baik-baik dengan kesabaran.

Ya Begitulah Perasaan, Dulu Menggebu-gebu Menginginkan. Sekarang Hilang Entah Kemana.

Karena rasa pun juga punya batas kadaluarsa. Mungkin saja keinginan dulu yang menggebu-gebu adalah sebagian dari nafsu.  Kamu boleh tidak suka pada seseorang yang sudah meninggalkanmu demi orang lain, namun tidak perlu kau doakan ia dengan doa-doa yang tidak pantas. Suatu saat nanti ia pasti merasakan penyesalan dan itu bukan karena kamu mendoakannya, namun itu adalah peringatan atau bahkan balasan dari Allah atas perbuatannya sendiri.

Baca Rekomendasi :   Dahulu Aku Menaruh Rasa Terhadapmu. Tapi, Kini Kamu Bukan Lagi Tujuanku

Jangan kau pedulikan lagi ia yang sudah meninggalkanmu demi orang lain karena Allah sudah memperlihatkan bahwa ia bukanlah orang baik yang pantas bersanding denganmu. Tidak perlu khawatir, karena setelah ia yang sudah menyia-nyiakanmu akan datang kepadamu seseorang yang berusaha untuk membuatmu selalu bahagia, selalu menjagamu dan tidak akan melepaskanmu.

Percayakan Saja Semuanya Kepada Allah, Dia Akan Memberikan yang Terbaik Untukmu Kelak.

Tak perlu bersedih berkepanjangan lagi, pasrahkan semuanya kepada Allah karena dialah yang Maha membolak-balikan hati manusia. Tetaplah memohon dengan segala kerendahan dan mempercayakan-Nya tentang apapun. Bukankah tak ada rencana yang lebih indah dan sempurna selain rencana dari Allah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page