Terkadang Masalah Itu Perlu di Ceritakan, Bukan Malah di Pendam Sendirian

Dengan bercerita bisa membuat kita merasa lega ~

Patah Hati dan Cinta
1 545

Saat dihadapkan dengan masalah, terkadang tidak semua orang itu mau menceritakan masalahnya. Sebagian mungkin memang memilih untuk bercerita agar mengurangi sedikit beban yang di rasa. Namun sebagian lagi memilih untuk diam dan memendamnya sendirian seolah ia sedang baik-baik saja. Setiap kita tentunya punya pilihan masing-masing untuk bercerita atau memilih memendam saja. Dan setiap kita tentunya punya alasan kenapa memilih salah satunya.

Mungkin bagi sebagian orang, bercerita itu sangat sulit dilakukan ketika ia merasa sedang tidak baik. Sehingga ia memilih memendamnya saja ketimbang menceritakannya. Namun, tidak jarang juga mereka yang memilih memendam masalah ini harus merasakan stress sebab mereka membiarkan dirinya menumpukkan setiap apa yang dia rasa sendirian tanpa mau sekedar berbagi cerita kepada seseorang yang mereka percayai.

Terkadang dengan bercerita itu bisa membuat kita merasa lega

Terkadang, saat masalah terlalu banyak menumpuk dalam diri, bercerita itu adalah pilihan terbaik untuk membuatmu sedikit merasa lega. Terkadang juga memang perlu untuk berbagi apa yang kamu rasakan. Karena dengan bercerita beban yang kamu rasakan juga bisa berkurang. Jangan biarkan dirimu memendamnya sendirian jika kamu tidak ingin merasakan tersiksa sebab beban yang kamu rasakan.

Baca Rekomendasi :   Hal yang Perlu Diperhatikan Untuk Pengembangan Minat dan Bakat Anak.

Mungkin memang sulit untukmu bercerita saat dirimu sedang tidak baik, tapi cobalah pelan-pelan untuk bisa mengutarakan apa yang kamu rasa. Jika kamu merasa memang butuh waktu untuk sendiri terlebih dahulu menenangkan dirimu pun tak mengapa. Karena kadang saat masalah datang bertubi-tubi, mungkin kamu butuh waktu untuk menenangkan diri.

Tapi jika nanti kamu sudah merasa siap untuk bercerita, bercerita lah dan sampaikan lah apa yang kamu rasa kepada mereka yang kamu percayai tidak akan menghakimi dirimu. Terkadang ketika bercerita yang kita butuhkan memang bukan masukan, pendapat atau apa pun saat itu. Terkadang cukup mengutarakan dan membicarakan apa yang di rasa juga sudah cukup untuk mengurangi beban yang di rasakan.

Baca Rekomendasi :   Justru Menyerah Adalah Mereka Yang Tidak Bisa Menghargai Hidup Dan Kasih Sayang Allah

Berceritalah kepada mereka yang memang benar bisa kamu percaya

Mungkin alasan seseorang untuk memilih memendam masalahnya sendirian adalah sebab tidak bisanya mempercayai orang lain. Atau merasa terkadang orang-orang hanya ingin tahu apa masalah yang sedang dihadapinya tanpa benar-benar peduli. Sehingga membuatnya tidak ingin bercerita kepada siapa pun.

Ya, memang terkadang banyak orang yang hanya ingin tahu penderitaan kita tanpa benar-benar bersimpati terhadap apa yang kita rasa. Namun, jika memang tak ada teman yang bisa kamu percayai, mungkin keluarga adalah tempatmu bisa berbagi cerita apa yang kamu rasa.

Sebaik-baiknya tempat berkeluh kesah, hanya kepada Tuhan lah tempat yang paling terbaik

Mungkin kamu merasa tak satu pun orang yang bisa kamu percayai. Entah itu teman, sahabat, atau keluargamu sekali pun. Mungkin kamu merasa ketika bercerita kepada mereka buka rasa lega yang kamu dapatkan, melainkan luka. Seolah apa yang kamu alami adalah salah dirimu. Bukannya malah dukungan untuk kuat bertahan yang kamu dapatkan, malah jawaban yang tidak kamu inginkan yang mereka keluarkan.

Baca Rekomendasi :   Jangan Menyerah, Terus Berjuang Menggapai Impian Sampai Allah Mengabulkan

Memang benar, bahwa tempat terbaik berkeluh kesah itu adalah kepada ia Sang Pencipta. Itu adalah cara terbaik dalam menyampaikan apa yang kamu rasa. Bercerita kepada-Nya memang tidak langsung mendapatkan jawaban dari persoalanmu. Sebab ia akan menjawabnya di waktu terbaik menurut-Nya buakn di waktu terbaik menurutmu.

Namun percayalah bahwa dengan bercerita kepada-Nya kamu tidak akan merasa dihakimin dan disalahkan. Dan yang pasti bercerita kepada semesta adalah tempat terbaik untuk mengutarakan apa yang kamu rasa. Sebenarnya jika kamu sadar dari dahulu bahwa yang kamu butuhkan ada pada Allah, kamu tidak akan mengeluh dan kamu akan meminta kepada-Nya.

1 Comment
  1. […] Tapi, bukan berarti ketika ada masalah kalimat “aku ingin kita putus”, “aku ingin kita udahan”, “aku ingin kita selesai”, dan kalimat kalimat mengakhiri lainnya yang harus kamu ucapkan. Masalah dalam hubungan itu ada untuk diselesaikan berdua. Bukan kata selesai yang dengan mudahnya kamu ucapkan begitu saja. Atau kamu bisa juga menceritakan kepada orang terdekatmu, karena terkadang masalah itu perlu di ceritakan, bukan malah pendiam sendirian. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page