Cinta Itu Sederhana, Seikhlas Kamu Menerima Kekurangannya dan Setulus Kesetiaanmu

Cinta Itu Sederhana, Buktikan Bahwa Kamu Memang Tulus dan Ikhlas Menerima Segala Kurang Dan Lebihnya

Merelakanmu via dramabeans.com
1 111

Cintailah seseorang yang kamu sayangi dengan sederhana, sewajarnya dan selayaknya cinta itu harus kamu berikan. Tidak perlu berlebihan dalam mencintai dan tidak perlu pula over protective kepadanya. Dia adalah milikmu, jodohmu dan partner hidupmu.

Sehingga berikan keikhlasan dan ketulusan dalam menerima segala kurang dan lebihnya. Serta pastikan kamu selalu menjaga komitmen untuk selalu setia satu untuknya.

Cinta Itu Sederhana, Buktikan Bahwa Kamu Memang Tulus dan Ikhlas Menerima Segala Kurang Dan Lebihnya

Saat kamu memutuskan untuk menjalin hubungan dengan seseorang. Maka hal pertama yang kamu lakukan untuk membuktikan rasa cintamu adalah terimalah dia baik dari segala kurang dan lebihnya. Bahkan terimalah sisi buruknya dengan tak pernah lelah untuk membimbingnya. Juga, terima pula segala perubahan fisik maupun pemikirannya kini dan nanti.

Jika memang ada satu dua hal yang tak kamu sukai darinya, bicarakanlah dengan baik baik dengan tetap saling mengerti satu sama lain. Cintailah dia dengan cara yang sederhana dengan tetap mencintainya dari segala sisi, tetap mencintainya kini dan nanti. Dan tetap mencintainya dalam segala kekurangan dan kondisi.

Baca Rekomendasi :   Temui Cinta dan Mantapkanlah Pilihanmu Lewat Sepertiga Malammu Dan Istikharahmu

Cinta Itu Sederhana, Buktikan Rasa Cintamu Dengan Berhenti Tertarik Pada Orang Lain Saat Kamu Sudah Menjalin Komitmen Dengannya. Setialah!

Setelah menjalin suatu hubungan dan pernikahan. Maka seharusnya, keinginanmu untuk tertarik pada orang lain juga seharusnya berhenti. Bukan hanya karena kamu harus menepati janji kesetiaanmu dan menjaga amanahmu. Namun, karena kesetiaan adalah prinsip hidup dan komitmen yang wajib kamu jaga.

Apalagi, kamu mendapatkannya karena janji dan harapan bahwa kamu akan menjadikan dia satu satunya dalam hidupmu. Di tambah lagi dia adalah sosok yang terbaik diantara banyak yang baik, yang telah kamu putuskan untuk menjadi pendamping hidupmu.

Maka setialah, jaga hubunganmu, cintamu, harga dirimu, prinsip hidupmu, dengan setia hanya pada dia, dan setulus hati membahagiakannya.

Baca Rekomendasi :   Aku Takut Disaat Mulai Membuka Hati Lagi, Akhirnya Kecewa dan Terluka Lagi

Cinta Itu Sederhana. Buktikan Bahwa Dia Adalah Alasan Kamu Berjuang Dengan Menjadikannya Sebagai Prioritas Utama Dalam Hidupmu. Bukan Mengekangnya Apalagi Mengubahnya Menjadi Apa Yang Kamu Mau

Meskipun dia adalah milikmu, kamu tahu bahwa dia tetap punya kebebasan dalam menentukan pilihan dan mengembangkan diri, juga kreativitas. Jika, selama apa yang dilakukannya baik untuk keluarga dan dirinya, dukunglah sepenuh hati. Berikan bimbingan agar dia tak sampai mengambil keputusan salah.

Karena cinta yang sederhana itu membahagiakan, tidak mengekang pasangan atau menjadikan seperti yang kita mau. Tapi justru berusaha agar pasangan dan dirimu menjadi sosok yang terbaik untuk bersama.

Cinta Itu Sederhana, Sesederhana Cinta Itu, Maka Kamu dan Pasanganmu Hanya Ingin Menua Bersama dan Bertemu Kembali Di JannahNya

Salah satu bukti cinta yang dijalani itu sederhana dan nyata, adalah Kamu dan pasanganmu bisa menyatukan visi, yaitu menua dan dipersatukan kembali di Jannah Allah SWT bersama.
Dengan memegang teguh visi tersebut, maka kamu dan pasanganmu akan salin memprioritaskan, saling melengkapi dan mendukung satu sama lain. Bahkan bisa menghilangkan segala kejenuhan dan kebosanan yang timbul.

Baca Rekomendasi :   Saat Patah Hati Sebab Tak Mendapat Restu, Yakinlah Ada Hikmah Dibalik Semua Itu

Sehingga cukup cintai pasanganmu dengan sederhana, selayaknya dan sewajarnya. Meskipun sederhana saat kamu tulus ikhlas dan memegang komitmen. Percayalah itu akan menjadi kisah cinta yang paling indah dalam kisah hidupmu. Intinya cinta itu sederhana, maka jangan buat rumit serta menjadi luka dan air mata.

1 Comment
  1. […] doa doa dari keluarga dan orang orang yang disayanginya juga selalu menyertai langkahnya. Bukankah cinta itu sederhana, seikhlas kamu menerima kekurangannya dan setulus […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page