Orang yang Bahagia dan Tertawa Lepas Bukan Berarti Tak Punya Luka

Saat Kamu Melihat Seseorang Tertawa Lepas, Kamu Tak Tahu, Seberapa Banyak Luka Yang Dia Simpan Sendiri

Puimek Napasorn Weerayuttvilai
0 59

Saat kamu melihat seseorang yang terlihat bahagia dalam hidupnya. Seseorang yang selalu bisa tersenyum tanpa beban. Dan dia yang seperti tak punya masalah apapun. Berhentilah untuk menjudge atau memvonis dengan mengatakan bahwa hidupmu tak lebih baik dari dia.

Padahal bisa jadi, senyumnya adalah salah satu caranya untuk menyembunyikan kesedihan. Tawa lepasnya untuk melegakan hati saat masalah dan beban kehidupan menghampiri. Dia hanya terlalu pandai untuk menyembunyikan kesedihannya. Dia memilih untuk menyimpan masalahnya sendiri. Juga menampilkan kebahagiaan di hadapan orang lain.

Namun, saat dia berada di sisi paling lemahnya. Dia juga akan menangis, menggerutu dan berkeluh kesah kepada Tuhannya. Dia juga sama saja sepertimu yang punya banyak masalah dalam hidup. Bedanya, dia sudah memasrahkan hidupnya sepenuhnya pada Tuhan dan tetap menjalani hari hari sebaik mungkin dengan senyuman.

Baca Rekomendasi :   Pengkhianatan Sungguh Menyakitkan, Mengikhlaskannya Adalah Solusi Terbaik

Karena Tak Semua Orang Akan Peduli Pada Masalah Orang Lain. Justru Lebih Baik Untuk Tidak Menunjukkan Kelemahan Diri Sendiri.

Curhat pada seseorang, memang bukanlah sesuatu yang salah. Namun, curhat pun cukup pada seseorang yang dianggap tepat dan bisa menutupi rahasia. Beda lagi, jika kamu membeberkan pada semua orang masalahmu. Atau memposisikan dirimu seperti seseorang yang paling teraniaya dihadapan semua orang. Karena terkadang masalah itu hanya perlu disiasati bukan malah di pendam sendiri.

Mungkin ada beberapa orang yang akan berempati. Namun, jujur saja banyak yang lebih tidak peduli. Justru, saat kamu sadar nanti, perbuatan itu akan memalukan dirimu sendiri. Karena secara tidak sadar kamu menunjukkan kelemahan dan aibmu saat curhat pada orang lain.

Sehingga Mereka Yang Terlihat Tetap Bahagia Dalam Hidupnya. Lebih Memilih Menyimpan Masalahnya Sendiri, Sedang Di Hadapan Orang Lain Tetap Terlihat Bahagia

Biarlah orang lain mengatakan bahwa kamu atau mereka hanya pura pura bahagia saja. Toh, ini hidupmu sendiri, bukan mereka yang mengurusi. Kamu tahu apa yang kamu butuhkan dan apa saja yang membuatmu bahagia. Termasuk salah satunya merasa lebih baik dengan menyimpan luka.

Baca Rekomendasi :   Kau Menghujaniku Dengan Butiran Air Mata, Tapi Pernah Juga Tertawa Dalam Pelukku

Mereka yang terlihat bahagia, juga memilih untuk menyandarkan dan memasrahkan hidupnya pada Tuhan. Baik itu kesedihan, kebahagiaan adalah jalan hidup yang tetap patut di syukuri. Apalagi takdir Tuhan pastilah yang terbaik dan menjadikan diri ini pun menjadi lebih baik lagi.

Jadi, cukup berikan senyuman terbaikmu dihadapan orang lain, agar senyum itu menjadi doa kebaikan untukmu di masa selanjutnya.

Apalagi Hidup Ini Sawang Sinawang. Jadi Jangan Menjugde Atau Memvonis Hidup Seseorang Yang Selalu Terlihat Bahagia Tak Punya Beban Atau Masalah Dalam Hidupnya

Apa yang seseorang tunjukkan padamu hari ini, sama sekali tidak bisa menjadi patokan seberapa besarnya kebahagiaan yang sebenarnya sedang dia rasakan. Bahkan, menurut beberapa penelitian seseorang yang pandai menyimpan lukanya, senyum dan tertawanya jauh lebih lebar dan keras.

Baca Rekomendasi :   Jangan Bermain-Main Perihal Hati Jika Tak Ingin Merasakan Sakit Hati

Percayalah,.selalu ada sisi dimana hati begitu lemah dan rapuh. Selalu ada ujian dan cobaan dalam kehidupan untuk menggembleng hati manusia untuk menjadi kuat.

Jadi saat kamu melihat atau menemukan seseorang yang bisa tenang meski ada masalah. Seseorang yang selalu tersenyum seolah tanpa beban. Maka, kamu harus tahu, bahwa dia hanyalah terlalu pandai menyimpan luka. Atau hatinya sudah terlatih dengan kesabaran dan keikhlasan.

Justru belajarlah lebih banyak darinya. Caranya membuat membuat hidup tetap tenang dan penuh rasa syukur. Meski, cobaan datang tanpa henti.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page