Jangan Pernah Menyerah, Meski Kamu Merasa Semesta Sedang Tidak Ramah

Memang, sulit bagimu untuk bertahan. Namun aku tahu, kamu diri yang luar biasa. Kamu diri yang teramat tangguh.

Jangan Pernah Menyerah
0 67

Teruntuk diri yang saat ini sedang tidak menentu, kenapa kamu begitu rentan dengan kesedihan?Bukankah yang aku tahu kamu begitu tegar menghadapi semua cobaan dan rintangan yang ada? Lalu kenapa kamu mengusik jiwamu untuk menyerah? Kenapa kamu biarkan air matamu jatuh?

Sudahlah, hapus air matamu. Tinggalkan kesedihan yang sedang melandamu. Tak ada gunanya larut dalam kesedihan. Jika semesta tak bersahabat denganmu saat ini, mungkin saja ia sedang mengujimu untuk lebih tangguh dalam menghadapi hari esok. Mungkin juga ia mengajarkanmu untuk menjadi diri yang lebih baik lagi. Mana tahu dia sedang mengarahkanmu ke jalan yang lebih baik dari jalan yang kamu tempuh saat ini.

Baca Rekomendasi :   Untuk Orang Yang Dikhianati Terus Berjalan, Karena Kebahagian Akan Segara Menyapa

 

Memang, sulit bagimu untuk bertahan. Namun aku tahu, kamu diri yang luar biasa. Kamu diri yang teramat tangguh.

Jika banyak dari mereka yang mengatakan bahwa kamu tidak ada gunanya, ingatlah masih ada mereka juga yang mengatakan kamu sungguh luar biasa. Jika sama sekali tidak ada yang mengenalmu di dunia ini, tenang saja, masih ada Sang Maha Baik yang mengenalmu dengan baik. Dia yang berkata “kamu hamba-Ku yang Aku sayangi”.
Untuk apa kamu pedulikan mereka yang hanya akan membuatmu lemah, untuk apa kamu pedulikan mereka yang membuatmu kalah, dan untuk apa kamu balas caci maki mereka dengan kemarahan. Tak usah seperti itu. Karena kamu baik, tetaplah menjadi baik. Kebaikanlah yang akan meredam semuanya. Kamu tidak perlu sakit hati, tenang saja, Tuhan tidak akan pernah tinggal diam untuk melindungi hamba-Nya yang berbuat baik.
Aku tahu kamu susah, aku tahu kamu miskin, aku tahu kamu kurang beruntung hidup di dunia ini, aku juga tahu kamu manusia yang tak punya apa-apa. Namun kamu memiliki hati yang begitu kaya, kamu memiliki budi pekerti yang begitu tinggi.
Jika di luar sana kamu masih saja dihina, kamu dianggap tidak berpendidikan, tidak memiliki harta, tidak memiliki apa-apa dan lain sebagainya. Mereka tidak mengetahui dirimu secara utuh, mereka hanya keliru, itu saja.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page