3 Fakta yang Membuatmu Berpikir Ulang Menjadi Bucin Pasangan

  • Bagikan
Soda dan Ket

Bucin atau singkatan dari budak cinta, sering sekali menghinggapi siapa saja, dimana saja dan kapan saja yang terkena oleh virus virus cinta. Hal ini juga tidak memandang usia, mulai dari remaja, hingga yang sudah berumurpun bisa terjerat kasus bucin pada pasangan.

Mulai dari yang cuek tiba tiba perhatian, percaya apa saja ucapan pasangan, bahkan berani membantah orang lain. Mau berkorban apa saja kepada pasangan dan berharap segera menikah meskipun baru kenal. Ada pula, yang sudah seringkali disakiti, ditampar oleh berbagai fakta yang menyakitkan. Tapi, masih bertahan dengan alasan masih cinta.

Jadi bisa dibilang, bucin itu hampir sama dengan bego atau buta dalam bercinta. Orang yang terjangkit, sepintar apapun dirinya dihadapan orang lain, mendadak lemah dihadapan pasangannya dan tidak mampu lagi berpikir secara logika ataupun membedakan benar, juga salah.

Nah, ternyata ada lho alasanya dibalik fakta dari jatuh cinta dan bucin itu sendiri. Kamu bisa mempelajarinya dengan baik dan menggunakannya sebagai bekal ketika hampir terjerat virus virus cinta. Fakta itu, jika kamu gunakan dengan sungguh-sungguh, akan membantumu untuk berpikir ulang dan tetap waras meski sedang bucin pada pasangan.

Untuk pasangan yang sudah halal, bucin pada pasangan, justru bagus untuk menambah keharmonisan, asal pasangan kamu juga memperlakukanmu dengan sama. Tapi buat, yang belum halal, percayalah kebucinanmu bisa saja menghancurkanmu, jika dia yang kamu bucinin, tak berakhir menjadi jodohmu. Jadi, baca dan ilhami 3 fakta dibawah ini ya sebelum kamu terjerat dalam kebucinan.

SEMUA INI SALAH DARI PABRIK HORMON KAMU!!!

Baca Rekomendasi :   Sendiri Itu Indah, Tapi Lebih Berkah Melangkah Bersama Menuju Jannah

Ilmu pengetahuan mengemukakan bahwa sebenarnya cinta itu juga termasuk bagian dari kinerja hormon dalam tubuh kamu, TEPATNYA HORMON YANG DIPRODUKSI DARI HIPOTALAMUSMU.

Penjelasan singkatnya, Hipotalamus adalah pabrik penghasil hormone yang penting dan dibutuhkan tubuhmu. Fungsinya Beragam, salah satunya adalah berperan dalam banyak proses dalam tubuh, termasuk perilaku yang disadari dan tidak disadari.

Nah, Hormon apa sajakah yang mempengaruhi dan muncul ketika kamu merasakan virus virus cinta. Menurut para ahli, cinta itu bisa dibedakan dalam 3 kategori.

1. LUST (NAFSU)

Penyebabnya Adalah pergolakan Hormon Testosteron di tubuh laki laki, dan Hormon Estrogen di tubuh perempuan. Lalu terjadilah libido (peningkatan pada nafsu). Biasanya waktu normalnya pergolakan pada perempuan adalah diwaktu suburnya saja, sehingga wanita yang sudah mengalami masa monopouse akan berkurang pula nafsunya. Sedang, laki laki bisa bergejolak kapan saja, bahkan hingga masa tuanya sekalipun.

Oleh sebab itu, pilihlah pasangan yang benar benar mampu mengendalikan nafsu yang dimilikinya. Ingat pula, nafsu pun bisa datang tanpa adanya cinta lho. Jadi, saat ada orang yang bilang cinta kepadamu, tapi mendahulukan nafsunya saat bersamamu. Biasanya kata cinta itu hanya berada di mulut saja. Saat dia sudah merasa puas, bisa saja kamu akhirnya ditinggalkan.

Berbeda dengan seseorang yang bisa mengendalikan nafsunya, bahkan, sebaik mungkin menjagamu dengan baik. Khsususnya laki laki yang seharusnya berperan sebagai pelindung wanitanya. Jika dia cinta, dia pasti akan berusaha untuk menahan nafsunya terhadapmu, karena tidak ingin jika sampai kamu hancur dan merugi.

2. ATTRACTION (RASA TERTARIK)

Cinta juga biasanya datang dari rasa tertarik pada pasangan. Tiba tiba tidak bisa tidur karena mikirin dia. Susah makan dan konsenstrasi, tiba tiba merindukan perhatian dan kasih sayangnya. Semua itu terjadi, karena kamu mempunyai ketertarikan kepada pasangan. Bahkan meskipun begadang semalaman karena telponan atau chat an, kamu terus mengulanginya dan tidak merasa lelah ataupun capek.

Baca Rekomendasi :   Akhirnya Kamu Duduk di Singgasana Bersamanya, Tempat yang Kita Impikan

Hormone yang bekerja ketika kamu mengalami hal ini adalah hormone DOPAMINE DAN NOREPINEPHRINE. Hormon ini dapat membuat seseorang merasa terus bahagia dan mabuk kepayang, sehingga kadang yang seharusnya kamu waras jadi gila, yang seharusnya kamu capekĀ  jadi tetap semangat sepanjang hari.

Umumnya, kamu mudah percaya pada janji dan harapan palsu seseorang ketika hormone hormone ini masih bergejolak hebat hebatnya dalam dirimu. Kamu masih dalam keadaan mabuk kepayang, sehingga sulit untuk berpikir rasional. Nah, tugas kamu, ketika hormone hormone ini bekerja, adalah dengan menekannya sekuat mungkin.

Jangan mudah terbujuk, jangan langsung percaya janji dan harapan yang belum pasti, jangan menggantungkan hidupmu, jangan pula memberikan segalanya pada pasangan yang belum sah. Tungguhlah, sampai kinerja hormone ini berkurang, ketika kamu menjalani hubungan dan berkomitmen kurang lebih setahun berjalan.

Ketika sudah 1 tahun, terlewati, biasanya selain lebih mengenal sifat dan karakter pasangan, kamu juga sudah mampu berpikir secara rasional. Layakkah pasanganmu sekarang benar benar menjadi pasangan hidupmu nanti? Apakah dia benar benar bisa dan bertanggung jawab mengurusmu dan anak anakmu kelak? Apakah dia cukup dewasa dan tidak egois sehingga tidak akan mementingkan kesenangan dirinya dan lebih memprioritaskan hubungan dan keluarga yang kalian bangun bersama?

Baca Rekomendasi :   5 Alasan Logis Lelaki Enggan Mendekati Wanita, Tomboy Salah Satunya

Semua itu pertanyaan itu munculkan dalam dirimu, dan ketika kamu mantap, siap bertanggung jawab dan berkomitmen, perasaan sayangmu kepadanya masih menggebu gebu, bahkan lebih kuat. Baru ajaklah dirinya ke pelaminan bersama, karena berarti hormone selanjutnya sedang mulai bekerja padamu.

3. ATTACHMENT DAN COMITMENT (KEDEKATAN DAN KOMITMEN)

Jika sudah berani berkomitmen, sadar tugas dan tanggung jawab sebagai pasangan. Dan tetap merasa yakin untuk melanjutakan ke jenjang serius atau pernikahan, karena rasa cinta yang dibangun semakin kuat. Maka hormone yang selanjutnya bekerja adalah Serotonin, Oxytocin, dan Vasopressin. Hormon ini bisa mengubah kadar cinta yang biasa menjadi luar biasa dan semakin hebat, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya tanpa perlu diimingi dengan harapan dan gombalan.

Oleh sebab itu, pada tahap ini kemungkinan cinta yang kamu rasakan bisa dibilang cinta sejati. Dan bagaimana kamu dan pasanganmu memupuknya agar lebih subur, apalagi setelah jalinan pernikahan telah diikat bersama.

****

Di luar dari penjelasan hormone hormone diatas, tidak lebih dan kurang hanya untuk mengingatkanmu, bahwa saat masih masa pendekatan, penjajakan atau pacaran. Akan lebih baik, khususnya para wanita, menyeleksi calon pendamping hidupnya dan tidak terlena untuk memberikan segalanya dengan iming iming tidak ditinggalkan.

Karena, wanita memang yang paling banyak menanggung penderitaan, apabila hubungan yang dijalani salah. Satu kata kunci yang harus kamu pegang ketika sedang dekat atau menjalin hubungan dengan siapapun adalah, Jika dia benar benar mencintaimu, dia tidak akan pernah merusakmu. CAMKAN ITU

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page