Benarkah, Jika Kamu Jadi Orang Baik, Orang Hanya Akan Memanfaatkan Kebaikanmu Saja?

Benarkah Kebaikanmu Hanya DiManfaatkan Orang Lain? Padahal Allah Sendiri Yang Sudah Berjanji Membalas Kebaikanmu Berkali Kali Lipat

Sinopsis He's coming to mee
0 32

Faktanya, kita kadang merasa takut, khawatir atau malas berbuat baik dan menyebarkan kebaikan kepada orang lain, karena takut kebaikan yang kita berikan, tidak dibalas dengan kebaikan yang sama.

Yah, masih mendinglah kalau cuma tidak dibalas. Tapi, kalau justru dibalas dengan air tuba atau fitnah yang keji. Ditambah saat kita yang butuh bantuan mereka menghilang. Perasaan marah, jengkel, menyesal, emosi pasti menyeruak di dalam hati.

Apalagi, jika memberikan bantuan kepada seseorang yang pernah membuat kita kecewa, benci atau marah. Pasti, ada rasa tak ikhlas atau justru, bersyukur atas kesusahannya. Jangan pilih-pilih saat berbuat baik, karena sekecil apapun kebaikan akan kembali kepada kita.

Tenang saja, hal itu memang manusiawi kok dan setiap orang pasti merasakannya. Namun, bagaimanapun kita sama sama tahu bahwa hal itu salah dan tidak bisa dibenarkan.

Oleh sebab itu, dalam semua agama, khususnya islam mengajarkan bahwa setiap memberikan bantuan atau kebaikan kepada orang lain.

Pertama, selalu niatkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah atau sedekah. Kedua selalu mengedepankan ketulusan dan keikhlasan dalam setiap pemberian. Ketiga, Jangan memikirkan apapun sebagai balasannya. Keempat, Lupakan setiap kebaikan yang pernah kita lakukan sebelumnya, jangan jadikan patokan untuk orang lain harus membalasnya sama.

Baca Rekomendasi :   Semua Wanita Bisa Cantik Tapi Tak Semua Wanita Bisa Sukses

Hal ini penting, agar kita tidak merasa kecewa, jika suatu waktu ada orang yang kita tolong justru membalas dengan tidak baik, atau menghilang dan tidak peduli saat kita butuh bantuan.

Kebaikan Kita Dimanfaatkan Orang Lain? Bukankah Kita Sendiri Yang Selalu Berdoa Agar Hidup Kita Bermanfaat Untuk Orang Lain?

Seharusnya, orang lain tidak akan bisa memanfaatkan kebaikan dan hidup kita. Jika sejak awal, kita menolaknya dengan tegas, menghilangkan segala simpati dan empati dan mengedepankan sikap pragmatis.

Namun, sayangnya kita sendiri yang tak sanggup seperti itu. Karena hati kita dilimpahkan Allah dengan kebaikan, hati nurani dan perasaan yang membuat kita tidak bisa menahan diri menolong orang lain. Bahkan, meski sudah dikecewakan berkali kali pun.

Itulah yang disebut dengan cinta kasih. Perasaan bahagia dan puas yang muncul saat kita bisa melihat orang lain terbantu, bahagia dan semangat menjalani hidupnya setelah menerima bantuan dari kita sebelumnya.

Pasti saat itu, sama sekali tak terpikirkan dalam hati dan pikiran kita apapun balasan yang kita terima. Hanya perasaan senang saja, karena bisa membantu memberikan kebahagiaan untuk orang lain.

Baca Rekomendasi :   Siapapun Pernah Melakukan Kesalahan, Tapi Tidak Semua Orang Mampu Memperbaikinya

Apalagi, bukankah kita sendiri yang selalu berdoa dalam hati, di setiap sujud dan di setiap waktu. Semoga hidup kita bermanfaat untuk Nusa, Bangsa Dan Agama. Bisa membantu siapapun dan menyebarkan kebaikan. Jadi, jika kamu merasa ada yang memanfaatkan kebaikanmu.

Tandanya ada yang salah dengan niat dan keiklhlasanmu saat memberikan bantuan itu sebelumnya.

Benarkah Kebaikanmu Hanya DiManfaatkan Orang Lain? Padahal Allah Sendiri Yang Sudah Berjanji Membalas Kebaikanmu Berkali Kali Lipat

Kamu merasa kecewa karena merasa kebaikanmu hanya dimanfaatkan orang lain. Padahal kamu lupa, Allah SWT akan memberikan balasan berkali kali lipat ditambah dengan keberkahan saat kamu ikhlas dan sabar.

Misalnya saja, saat kamu merasa kesulitan, lalu tiba tiba ada seseorang yang menolongmu. Pernahkah kamu berpikir bahwa itu adalah imbas dari kebaikanmu atau keluargamu sebelumnya. Anak anakmu tumbuh menjadi menjadi anak anak yang sholeh dan sholehah, serta membanggakanmu. Bisa jadi, itu juga berkat tirakat dan kebaikanmu yang tak pernah terhenti.

Jadi, meski ada satu dua orang yang mengecewakanmu. Sudah kamu bantu, tapi justru mengkhianatimu. Biarkanlah itu menjadi urusan mereka dengan Allah. Kamu berbuat baik, sejak awal, karena sudah kamu niatkan sebagai bentuk ibadah dan biar Allah pula yang membalasnya sendiri.

Baca Rekomendasi :   Dzikir Adalah Salah Satu Sebab Akhir Dari Kehidupan yang Menyenangkan, Setuju?

Jadi, Benarkah Jika Kamu Menjadi Orang Baik, Orang Lain Akan Memanfaatkan Kebaikanmu?

Jawabannya benar. Kebanyakan orang pasti akan mendekat saat kita berbuat baik. Apalagi jika sering memberi bantuan kepada orang lain. Dan bisa jadi pula, saat kita jatuh, orang orang yang pernah kita bantu menghilang begitu saja.

Tapi, nilai kebaikanmu tak pernah berubah. Catatan kebaikanmu sudah tercatat dengan baik.

Saat susah itu, kamu hadapi dengan sabar dan ikhlas sebagai bentuk ujianmu. Saat ada yang kamu tolong, justru berbalik mengkhianatimu. Maka, Allah SWT pasti akan menolongmu dengan berbagai cara yang tidak pernah kita duga.

Tetap berbuat baik dan berprasangka baik pula dalam setiap keadaan. Jangan takut menjadi orang baik. Biarlah, orang lain memanfaatkannya. Karena yakin, semua itu tidak akan sia sia. Kebaikanmu akan menjadi penolongmu kelak, amal jariyahmu, di akhirat nanti dan penggugur dosamu. Selain itu, keberkahan dari kebaikanmu itu pula akan terus kamu rasakan sampai anak cucumu kelak.

Allahumma Amin.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page