Kelak, Kamu Akan Menyesal Menyia-Nyiakan yang Tulus Mencintaimu

Teruntuk Kamu Yang menyia-Nyiakan.  Saat Kamu Sadar Dan Akhirnya Menyesal. Maka, Pergilah Sejauh Mungkin. Karena Dia Lebih Pantas Untuk Seseorang yang Jauh Lebih Baik Darimu

Menyia-nyiakan yang tulus
0 79

Teruntuk kamu yang masih suka mempermainkan perasaan seseorang, Menganggap biasa saja, setelah menyakiti hati seseorang. Dan tidak tahu bagaimana cara menghargai suatu perjuangan. Jangan menyesal, saat orang yang kamu sia siakan, memilih untuk pergi dari hidupmu.

Jangan memohon untuk kembali lagi, karena baginya rasa denganmu telah hambar dan tak lagi special. Jangan menangis, saat karma itu menghampirimu dan membalasmu dengan perih yang berkali kali lipat.

Karena Itu adalah konsekuensi, Itu adalah akibat yang harus kamu terima dari sebab perbuatan yang kamu lakukan sebelumnya. Kamu sudah berani mempermainkan seseorang, menutup hati dan nuranimu untuk menghargai perjuangannya.

Jadi nikmati saja penyesalanmu di akhir nanti. Saat dia sudah bahagia dengan orang baru di lembaran baru hidupnya. Justru, kamulah yang berada dalam kondisi yang disia-siakan, sama sepertinya dulu. Karena memang kadang banyak fakta yang mencintai sering terluka dan menderita.

Teruntuk Kamu Yang Menyia Nyiakan. Jangan Terlalu Percaya Diri Bahwa Dia Yang Tidak Kamu Hargai, Akan Terus DIsisimu. Dia Juga Bisa Pergi Dari Hidupmu, Karena Kamu Tidak Punya Kuasa Atas Hidupnya

Jika dia sekarang masih bertahan denganmu, itu bisa jadi karena dia masih percaya bahwa kamu akan berubah menjadi lebih baik kedepannya. Dia masih kuat menanggung beban dan perjuangan sendirian. Atau dia masih memikirkan orang orang penting lainnya dalam hidupnya juga hidupmu.

Baca Rekomendasi :   Bila Sudah Menikah Lebih Baik Ngontrak Daripada Tinggal Sama Mertua

Namun, kesabaran manusia itu ada batasnya. Saat kamu terus-terusan menumpuk rasa sakit dalam hatinya. Maka, akan ada saatnya dia sadar bahwa bersamamu adalah suatu kebodohan semata. Dan mungkin suatu saat nanti, ada pilihan yang membuatnya yakin untuk pergi dan meninggalkanmu.

Teruntuk Kamu Yang Menyia-Nyiakan. Saat Dia Yang Sudah Berjuang Kamu Abaikan. Sebenarnya Ada Yang Sedang Peduli Padanya Dan Lebih Baik Darimu Dalam Menghargainya

Mungkin sekarang, kamu masih bisa egois dan berpikir bahwa dia tidak bisa hidup tanpa kamu. Tapi, sebenarnya kamu sendiri tahu, bahwa dia bisa, bahkan lebih baik darimu yang hanya mengandalkannya. Yang tersisa darimu, hanyalah rasa percaya bahwa kamu bisa berubah menjadi lebih baik, juga harapan pada janji yang pernah kamu ucapkan sebelumnya.

Namun, ketika kesabaran dan harapannya mulai menipis. DItambah, dengan perlakuanmu yang menyia nyiakan dirinya. Juga Tuhan mendatangkan yang lebih baik darimu. Seseorang yang setidaknya, lebih bisa menghargai kehadiran dan cintanya. Maka, jangan salahkan, jika dia melangkah pergi.

Baca Rekomendasi :   Jangan Baper, Bila Tak Sengaja Melihat Orang Pelukan, Paling Tidak Kita Masih Memeluk Agama

Dia juga hanya manusia biasa yang butuh dibahagiakan dan diperjuangkan. Saat bersamamu, dia hanya merasakan sakit hati, fisik dan pikiran. Maka, ketika ada yang mau membebaskan dari semua rasa itu. Dia punya hak untuk memilih. Dia juga punya hak untuk mendapatkan seseorang yang lebih baik.

Teruntuk Kamu Yang Menyia-Nyiakan. Kamu Pernah Bangga Saat Berhasil Meninggalkan Luka Di Hati Seseorang. Jadi Jangan Menangis, Saat Kamu Disakiti Dan Dilukai ketika Karma Hadir Dalam Hidupmu.

Dulu kamu begitu bangga, saat ada dia yang selalu berusaha memperjuangkanmu. Mengupayakan apapun untuk kebahagiaan dan kenyamananmu. Hingga, dengan yakinnya, kamu mulai tidak menghargainya, dan merasa dia akan baik baik saja meski kamu sia-siakan. Ditambah, dengan teganya kamu menduakan hati dan perasaannya begitu saja. Seakan, semua perasaannya untukmu tidak ada artinya sama sekali.

Sehingga saat sekarang kamu berada di posisinya saat itu, berhentilah untuk menangis atau menyesal dan nikmati sajalah. Anggap saja, itu sebagai pelajaran yang berharga untukmu, agar kamu tahu rasanya ketika hatimu dilukai, disakiti dan dipermainkan. Sama seperti dirinya dahulu.

Baca Rekomendasi :   Komohon Maafkan Aku, Ternyata Ada Cinta Lain Selain Dirimu

Teruntuk Kamu Yang menyia-Nyiakan.  Saat Kamu Sadar Dan Akhirnya Menyesal. Maka, Pergilah Sejauh Mungkin. Karena Dia Lebih Pantas Untuk Seseorang yang Jauh Lebih Baik Darimu

Jangan kembali dan maafmu sudah tidak ada gunanya lagi. Dia berhak bahagia setelah lepas dari kamu dan mendapatkan seseorang yang lebih pantas baginya. Kamu bisa saja menyesal setelah menyadari betapa bodohnya dirimu, karena telah menyia nyiakan dia yang terbaik.

Tapi jangan pernah kembali, dan nikmati saja penyesalanmu sendirian. Dia sudah membuka hati dan lembaran baru dalam hidupnya. Mungkin saja, dia pun sudah dipertemukan dengan seseorang yang tepat. Jadi, jangan lagi merusak hidupnya dengan kehadiranmu lagi.

Simpan saja maafmu untuk intropeksi diri. Simpan saja rasa sakit yang kamu rasakan untuk pengingat bahwa semua perbuatan ada konsekuensi yang harus kamu tanggung. Jika kamu pernah menyia nyiakan hati seseorang, pernah mempermainkan perasaan seseorang dan pernah meninggalkan seseorang yang sudah banyak berjuang untukmu. Maka, kamu pun akan diposisikan dan merasakan rasa sakit yang berlipat, sama seperti dirinya dulu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page