Jangan Iri Melihat Kesuksesan Orang Lain, Yakinlah Kamu Juga Akan Sukses

  • Bagikan
Tine dan teman-temannya 2gether The Series
Tine dan teman-temannya 2gether The Series

Ada orang yang memamerkan hasil usahanya di sosial media. Ada orang yang menyumbangkan sebagian keuntungannya, lalu kamu mengetahuinya. Ada tetanggamu yang bisa membeli suatu barang yang ternyata kamu idamkan, juga ingin kamu miliki sebelumnya.

Bukannya ikut bersyukur, senang atau termotivasi karenanya. Justru hatimu merasa panas dan iri pada orang tersebut. Tidak bisa merasa biasa saja, tapi justru semakin kepo, juga sok tahu soal hidup orang lain. Ogah untuk kembali bersaing secara sehat dan termotivasi untuk menjadi lebih baik, juga sukses. Justru, membuatmu ingin terlihat lebih wow, meski menggunakan jalan atau cara yang salah sekalipun.

Jika hal ini sedang terjadi padamu atau jika kamu merasa sedang dalam keadaan seperti itu. Maka segerakanlah beristighfar sebanyak banyaknya. Jika perlu, hentikan segala aktivitas yang membuat hatimu menjadi lebih panas lagi.

Kemudian, kembali fokus pada tujuan awalmu, kembali berkonsentrasi pada apa yang sedang kamu kerjakan. Juga kembali renungkanlah apa saja yang kamu dapatkan dan kamu peroleh. Saat kamu sudah merasa bahagia dengan apa yang kamu punya, sudah sangat bersyukur atas apa yang kamu miliki. Maka, rasa iri dan dengki dalam hatimupun akan semakin hilang dan lenyap. Sebab iri adalah salah satu penyakit hati, dan jika kamu merasakannya saat melihat kesuksesan orang lain. Berarti ada yang salah di hatimu

Baca Rekomendasi :   Jangan Merendahkan Orang Lain, Sebab Tak Akan Membuatmu Tinggi di Hadapan Allah

Memang Rasa Iri, Rasa Takut Tak Lebih Baik Dari Orang Lain dan Rasa Khawatir Tersaingi, Bisa Jadi Manusiawi dan Wajar. Namun, Salah Jika Kamu Membiarkannya Berlarut-Larut Di Dalam Hatimu

Sebagai manusia biasa, yang menjadi tempat salah, dosa dan khilaf. Memang tak semudah itu kita bisa menghilangkan rasa iri, dengki, dan takut tersaingi, saat melihat ada seseorang yang lebih baik, bahkan sudah mendapatkan pengakuan dari orang lain. Perasaan bahwa kamu bisa menjadi lebih baik dari dia, pasti muncul. Tinggal kamu mengolahnya untuk membuatmu semakin maju, atau semakin jatuh karena menumpuk kebencian dalam hati dan pikiranmu.

Jika kamu membiarkan perasaan iri itu berlarut-larut, akan membuat arah dan tujuan hidupmu ikut berubah. Bukan lagi menjadi apa yang kamu mau, tapi menjadi lebih baik dari dia. Bukan lagi, sesuai dengan passion dan kecintaanmu, tapi sesuai dengan bagaimana pandangan, juga penilaian orang lain. Saat itulah, kamu akan kehilangan dirimu sendiri dan hidup dalam kepalsuan semata.

Apalagi, Pada Dasarnya, Kamu Tidak Bisa Meminta Orang Lain Berjalan Sesuai Kemauanmu. Justru, Kamulah Yang Harus Bisa Mengendalikan Dirimu Sendiri

Kamu marah, karena ada orang-orang yang pamer di sosial media. Padahal, kamu tahu sosial media dasarnya diciptakan sebagai tempat pamer, juga menjalin komunikasi. sehingga jelas, marahmu di tempat yang salah.

Baca Rekomendasi :   Jika Bergantungmu Sudah Pada Allah, Pilihan Apapun yang Kamu Pilih Tidak Akan Mengecewakanmu

Kamu kesal, karena melihat tetanggamu bisa membeli barang-barang yang juga kamu idamkan. Padahal, mereka belinya juga pake uang mereka sendiri, bukan uang kamu. Justru, kesalmu membuktikan bahwa kamu tidak lebih baik secara finansial dari mereka.

Kamu harus menyadari, bahwa kamu tidak bisa meminta orang lain menjadi seperti apa yang kamu mau, atau menuruti keinginanmu. Mereka juga punya kehidupan sendiri, sama seperti kamu. Mereka juga diciptakan dengan hak yang sama begitupun kamu. Bolehlah, kamu mengingatkan. Tapi dengan cara yang baik dan benar. Dengan santun, tanpa menyakiti. Dengan catatan, mereka memang terlewat batas dalam memamerkan sesuatu, bukan karena merasa iri, apalagi tersaingi.

Justru Jadikan Kesuksesan Orang Lain Sebagai Motivasi Dalam Hidupmu. Belajarlah, Lebih Banyak Dari Pengalamannya, Juga Pengalaman Diri Sendiri Sembari Terus Mencoba

Ingatlah, bahwa setiap orang ada masa emasnya. Dia yang sudah terlebih dahulu mendapatkannya, pasti juga melewati proses yang panjang, pengalaman jatuh bangun berulang kali dan banyak hal lainnya yang harus dilewati.

Kamu jangan hanya berpatokan pada hasil yang diperoleh, justru perhatikan lebih banyak proses dan pengalaman yang dia dapatkan. Dengan bekal itu semua, ditambah dengan pengalamanmu sendiri. Kamu pasti bisa menjadi lebih baik dan mendapatkan hasil yang maksimal, sesuai apa yang kamu harapkan.

Baca Rekomendasi :   Memberi Jangan Menunggu Kaya. Sebab Rezeki Setiap Hamba Sudah di Atur Oleh-Nya

Jadikan orang orang yang sudah sukses itu menjadi motivasi dalam hidupmu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.

Selanjutnya, Tak Lupa Renungkan Perjalanan Hidupmu, Syukuri Apa Yang Kamu Punya. Tak Perlulah Merasa Iri Pada Kehidupan Orang Lain, Saat Kamu Sudah Memiliki Kehidupan Yang Baik, Tinggal Mengembangkannya Saja Agar Lebih Maksimal

Hentikan dulu segala aktivitas yang sekiranya mengundang rasa iri itu. Jika perlu, tutup segala akses yang membuat konsentrasi pecah pada apa yang sedang kamu kerjakan. Kembali fokus pada hidupmu, orang-orang terkasih yang kamu miliki, dan segala anugerah yang telah Tuhan limpahkan. Renungi dan syukuri, bahwa ternyata kamu sudah memiliki kehidupan yang baik dan membahagiakan. Jika perlu, bagikan pula kebahagiaanmu itu pada orang orang disekitarmu atau mereka yang membutuhkan.

Percayalah, lewat rasa syukur itu maka nikmat yang kamu rasakan akan Tuhan tambahkan. Dengan menutup segala akses pada rasa iri itu, hidupmu juga akan jauh lebih tenang. Kamu hanya perlu melakukan apa yang memang harus kamu lakukan, memanfaatkan waktu, energi dan skill yang kamu miliki untuk lebih maju dan lebih baik.

Stop merasa iri pada kesuksesan orang lain, dan fokus mengejar kesuksesan yang kamu miliki sendiri. Yakinlah, bahwa tidak ada usaha yang akan mengkhianati hasil.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page