6 Hal Sederhana Ini Dapat Membahagiakan Istri Tanpa Bugdet Besar

  • Bagikan
Sinopsis Pal Pal Dil Ke Paas
Sinopsis Pal Pal Dil Ke Paas

Memberikan cinta dan kasih sayang kepada wanita, sebenarnya tidak perlu menggunakan cara yang muluk, berbelit ataupun mahal. Cukup sederhana saja, asal tulus dari hati, juga terpenting, memang bermanfaat dan diharapkan oleh wanitamu.

Sebab meski perhatian yang sederhana. Jika secara rutin dan terus menerus kamu berikan. Hal itu akan lebih menunjukkan bahwa kamu memang serius dalam menjalani hubungan dan besarnya rasa cinta yang kamu punya kepadanya. Selain itu, pasanganmu juga merasa lebih dihargai hadirnya dalam hidupmu. Juga lebih semangat untuk melayani, merawat dan mencintai rumahnya. Toh, bahagianya keluargamu juga akan menjadi bahagiamu. Dan akan terasa senang, saat melihat orang-orang yang kamu sayangi tercukupi dan bahagia.

Nah, sebenarnya ada banyak perhatian yang bisa kamu berikan. Namun, tentu saja sebagai lelaki kadang kamu tidak peka pada keinginan istrimu. Oleh sebab itu, baca 6 perhatian sederhana ini. Perhatian yang akan membuat istrimu bahagia tanpa perlu mengeluarkan isi kantong terlalu dalam.

1. Perhatian Dengan Turun Tangan Pada Pekerjaan Rumah Tangga. Jangan Merasa Malu Untuk Membantu Istrimu Mengerjakan Pekerjaan Rumah Di Waktu Senggangmu

Di jaman yang serba cepat dan semakin rumit ini, mendapatkan laki-laki yang ringan tangan pada pekerjaan rumah tangga adalah anugerah sendiri untuk seorang istri. Laki-laki yang meninggalkan sisi superiotas dan gengsinya, dengan tidak takut dan malu untuk membantu istri. Selain itu turun tangan tanpa diminta bantuan terlebih dahulu.

Percayalah, meski istrimu kadang tak mengatakan apapun, dalam hatinya dia begitu merasa bersyukur memilikimu sebagai suaminya. Sebab, memang masih banyak lelaki yang berpandangan konservatif di jaman sekarang, yaitu suami hanya bertugas di luar rumah, sedang istri dengan segala kerepotannya sendiri mengurus rumah tangga.

Bahkan, ada beberapa kasus, istri juga harus menjadi tulang punggung keluarga, sekaligus tetap mengerjakan pekerjaan rumah sendiri.

Baca Rekomendasi :   Percayalah,Saat Kita Benar-benar Pasrah Allah Datangkan Keajaiban

Padahal dalam ajaran agama sekalipun, seorang suami memang disunnahkan untuk membantu istrinya sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam beberapa haditsnya seperti salah satunya

‘Aisyah radhiallahu anha menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan hal-hal sederhana untuk membantu istri-istri beliau semisal mengangkat ember dan menjahit bajunya.

Urwah berkata kepada Aisyah, “Wahai Ummul Mukminin, apakah yang dikerjakan oleh Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam  jika ia bersamamu (di rumahmu)?”, Aisyah berkata, “Ia melakukan (seperti) apa yang dilakukan oleh salah seorang dari kalian jika sedang membantu istrinya, ia memperbaiki sendalnya, menjahit bajunya, dan mengangkat air di ember” (HR Ibnu Abban)

Selain itu pula Allah juga berfirman dalam kalamNya untuk bermuamalah yang baik pada istri. Allah berfirman,

“Dan pergaulilah mereka (istri-istri kalian) dengan cara yang ma’ruf (QS An Nisaa’: 19)

Oleh sebab itu sebaik-baiknya suami adalah sebaik-baiknya perlakuan mereka pada istrinya.

2. Perhatian Dengan Selalu Berusaha Memuji Istri dan Berkata Hal-Hal Yang Baik Tentang Atau Saat Bersamanya

Wanita itu suka dipuji. Apalagi, dipuji atas usaha mereka dalam memberikan pelayanan terhadapmu. Contohnya, saat istrimu sudah rela bangun lebih pagi untuk menyiapkan sarapan dan segala keperluan dirimu, serta anak-anakmu. Berhentilah menggerutu soal rasa masakan atau satu dua kesalahan. Justru, usahakan untuk selalu memuji istri dan menunjukkan bahwa kamu menghargai hasil kerja kerasnya.

Jika memang ada satu atau dua hal darinya yang tidak kamu sukai, bersabarlah. Lalu komunikasikan dengan cara yang baik dan tidak menyinggung perasaanya. Seperti, saat kamu tidak menyukai masakan istrimu. Turun tanganlah secara langsung ke dapur dan bantulah istri dalam menyiapkan masakan.

Saat itu, kamu bisa menunjukkan secara langsung bahwa kamu lebih menyukai masakan yang seperti ini dan seperti itu. Tanpa mengucapkan beberapa patah kata yang justru akan melukai hati istrimu. Pasti,  dia akan mengingatnya dan berupaya memperbaiki kesalahannya di masakannya esok hari, sebab ingin memberikan pelayanan terbaik bagimu.

Baca Rekomendasi :   Teman Yang Baik dan Tulus Membuat Umurmu Lebih Panjang, Benarkah?

3. Perhatian Dengan Tidak Ragu Membawakan Makanan Kesukaan Keluarga Dan Istri Ketika Pulang Ke rumah

Jangan pernah merasa ragu untuk membelikan camilan atau oleh-oleh kepada keluarga saat pulang ke rumah. Sebab itu akan menunjukkan, bahwa kamu begitu peduli pada keluargamu. Bahkan, jika memang ada uang berlebih, kamu bisa mengajak mereka makan di luar.

4. Perhatian Dengan We Time Bersama Anak-Anak Dan Istri. Sering Berkomunikasi Dan Terbuka Satu Sama Lain

Sering sekali, suami jarang mau untuk membantu mengurus anak yang sedang rewel dan aktif. Apalagi, memang merawat anak membutuhkan tenaga dan kesabaran yang ekstra, sebab mereka kadang tantrum dan susah untuk dimengerti maunya. Namun, tetap saja, ayah yang baik bukan hanya pahlawan yang berusaha memenuhi kebutuhan keluarga.

Dia juga pemimpin, dia juga lelaki yang menjadi figure dan contoh bagi anak-anak. Sehingga tumbuh berkembangnya anak dan merawat mereka saat rewel, juga menjadi tugas suami/laki-laki. Di tambah lagi, saat istrinya sedang kerepotan pada tugas rumah tangga.

Selain itu, berikan perhatian kecil lainnya seperti mendengarkan curhatan istri dengan sepenuh hati. Saat istri curhat segala hal yang dia lakukan seharian, keluh kesahnya saat merawat anak-anak, kebutuhan mereka dan lain sebagainya. Tidak perlu menggerutu apalagi menganggapnya sebagai beban. Sebab itu adalah cara istrimu untuk melampiaskan segala kepenatan, sekaligus mencari perhatianmu.

Tidak hanya dengan melulu memanja, tapi juga melihat sepeduli apakah kamu terhadap keluarga yang kalian bangun bersama. Agar tidak bosan, sesekali diiringi dengan candaan dan hal-hal yang menyenangkan, sehingga membuat perbincangan tetap seru dan komunikatif.

5. Perhatian Dengan Memberikan Kejutan Sederhana. Tak Lupa Pula Selalu Menggenggam Tangan Istrimu Dimanapun

Sebenarnya memberikan perhatian pada seseorang itu bukanlah hal yang sulit. Secara insting kamu pun otomatis bisa mempraktekkannya. Misalnya saja, saat berjalan berdua dengan istri, kamu secara otomatis menggemgam tangannya erat. Bukan kamu merasa atau ingin sok romantic, namun secara naluri kamu ingin melindunginya dan selalu bersamanya. Seakan, jika genggaman itu merenggan, maka dia akan hilang dari pandangan.

Baca Rekomendasi :   Sebelum Kamu Berselingkuh, Ingatlah Dengan Baik Bahwa Karma Itu Nyata

Selain itu, kamu senang memberikan kejutan yang sederhana dalam bentuk apapun. Misalnya saja, mengajaknya jalan-jalan ke suatu tempat, membelikan barang yang selama ini diidamkan oleh istrimu atau melakukan hal-hal romantis yang terpikirkan dalam otakmu. Intinya, karena rasa ingin membahagiakan orang yang kamu sayang, maka seluruh jiwa dan tubuhmu juga akan bertindak untuk membahagiakannya.

6. Perhatian Dengan Sebaik Mungkin Menghindari Apa Saja Yang Tidak Di Sukai Oleh Pasangan Dan Memperhatikan Kesukaannya

Meski, kamu sering mendeklarasikan bahwa kamu adalah tipikal lelaki yang cuek. Tapi, hidup bersama cukup lama dengan istrimu, setidaknya pasti membuatmu tahu apa yang disukainya dan tidak disukainya. Kamu bukan robot, bukan? Yang tidak bisa menilai sesuatu.

Nah, jika kamu sudah tahu apa saja yang tidak disukai istri. Kebiasaan-kebiasaan yang sering membuat istri murka, mengomel dan menggerutu padamu. Sebaiknya, usahakan untuk menghindarinya. Jika itu hobi, bisa kamu kurangi. Sebab, pasti ada alasan dibalik ketidak sukaan istri pada hal itu, dan kemungkinan memang berefek buruk pada hubungan atau tanggung jawab di dalamnya.

Oleh sebab itu, untukmu lelaki dewasa, yang katanya berpikir dengan logika. Jika memang hal itu memang membuat hubunganmu terancam. Jika memang itu membuat orang-orang yang kamu sayangi bersedih, sebisa mungkin jauhi dan hindari. Jangan sampai karena terlena hal yang tidak penting, kamu mengorbankan hal-hal yang berharga di sisimu.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page