Tenanglah! 7 Cara Jitu Menghadapi Teman Tukang Gosip

  • Bagikan
Pemeran Pendukung Oh My Boss.
Pemeran Pendukung Oh My Boss.

Bapermulu.com – Punya teman atau tetangga rumah yang suka sekali menggosip. Sering mengajak kamu atau orang lain untuk menggosipi seseorang. Sering kepo dan sok tahu urusan orang lain dan biasanya tidak merasa sungkan atau malu untuk melakukan suatu hal. Padahal, perbuatannya sebenarnya sedang menganggu kenyamanan orang lain.

Sabar dulu, tenang dulu, jangan terburu emosi apalagi terpancing untuk marah-marah dan gondok sendiri padanya. Jangan sampai kamu lepas kontrol pada dirimu sendiri, lalu merasa seperti dihina, diacuhkan dan disepelekan, jika saat itu kamu sedang jadi gosip pembicaraan.

Jangan sampai pula, kamu ikut-ikutan menikmati, membenarkan bahkan percaya dengan omongan atau gosipnya yang belum tentu bisa dipercayai, bahkan menggundang fitnah atau gibahan.

Sebaliknya, lebih baik menghindarlah dari teman atau tetangga seperti itu. Batasi pergaulanmu dengan orang-orang yang rajin bergibah ria. Selain tidak ada faedahnya, percayalah, saat suatu hari kamu yang jadi bahan pembicaraan, rasanya akan sangat sakit sekali.

Nah, untukmu yang bingung bagaimana menghadapi teman atau tetangga yang tukang gosip, atau saat ternyata kamu yang digosipi, dapat kamu terapkan saran dan tips di bawah ini.

1. Menghindarlah dan Kurangi Estimasi Waktu Berinteraksi dan Bertemu Dengan Kawan atau Tetangga Tukang Gosip Ini

Salah satu cara terampuh untuk menghadapi tukang gosip, ya salah satunya adalah menghindarinya atau sebisa mungkin mengurangi waktumu berinteraksi dengannya.

Semisal, kamu tidak sengaja bertemu dengannya di jalan, di abang tukang sayur, di pertemuan, saat dia mau mengajakmu berbicara atau menggosipi orang lain, sebisa mungkin jangan tanggapi, pura-pura gak denger, cari aktivitas lain yang memperlihatkan bahwa kamu sedang sibuk dan tak mau diganggu.

Atau, jika, kamu pandai dalam berkomunikasi, kamu bisa mengalihkan topik pembicaraan terlebih dahulu. Sehingga si tukang gosip ini, tidak mempunyai kesempatan untuk menggibahi orang lain denganmu. Bahkan, akhirnya dia akan merasa jengkel sendiri sebab tidak jadi menggosipi seseorang.

Baca Rekomendasi :   Gaji Guru Honorer Kecil, Tapi Kok Masih Mau Mengajar. Sesulit Itukah Cari Kerjaan?

2. Bersikap Masa Bodoh Dan Tak Peduli, Pada Apapun Kabar Yang Kamu Terima Darinya

Salah satu alasan dan semangat tukang gosip untuk terus melanjutkan sesi ghibahannya adalah ketika para pendengarnya terlihat antuasias pada berita yang dia berikan. Dia merasa sangat senang, saat para pendengarnya percaya pada omongannya, turut menjelekkan orang yang sedang digosipi, bahkan selalu minta info terbaru darinya.

Nah, untuk kamu yang serius pingin menghindar dari tukang gosip itu, ya sebisa mungkin, kurangi kepomu atas berita yang kamu dengar. Justru bersikaplah cuek dan masa bodoh, dengan menanggapinya biasa saja. Malah, jika perlu perlihatkan gesture tak suka pada bahan pembicaraan. Jika kamu berani, kamupun bisa memberikan sindiran halus padanya.

Meski tak bisa membuatnya berhenti menggosip, tapi setidaknya akan membuatnya menganggapmu sebagai teman yang tak asyik. Hal ini pun bisa kamu terapkan saat kamu yang semisalnya menjadi topik pembiacaraan, bersikap cuek dan bodo amat adalah cara yang paling ampuh menghadapi mereka.

3. Fokus Pada Hidupmu Dengan Selalu Berusaha Meningkatkan Kualitas Diri

Jika kamu yang sedang dijadikan bahan pembicaraan, maka jangan pernah membiarkan dirimu terpancing untuk membalas dan emosi. Biarin aja, mereka dengan segala omongannya, sedangkan kamu juga lebih fokus untuk meningkatkan kualitas hidup dan diri.

Nantinya, mereka akan malu sendiri saat kamu sudah bisa membuktikan siapa dirimu dan bungkam sendiri, karena capek ejekannya tidak pernah kamu gubris. Hal ini juga berlaku, saat kamu punya teman atau tetangga tukang gosip, lebih baik menghindarlah dan fokus pada hidupmu sendiri.

Baca Rekomendasi :   5 Ide Pre Wedding Ala Apriliophoto yang Membuat Kamu Semakin Cantik dan Tampan

Waktu yang berharga dan tidak akan terulang kembali. Lebih baik kamu manfaatkan untuk tetap produktif daripada kamu habiskan untuk mendengarkan gosip.

4. Skakmat Dengan Berbicara Langsung Dengan Cara Yang Baik-Baik

Jika kamu berperan sebagai pendengar, maka jangan ragu untuk mengingatkan kepada tetanggamu, bahwa bergosip itu bukan hal yang baik. Jika perlu, sampaikan pula bahwa fakta bergosip itu kalau benar ghibah, orang yang bergibah sama saja makan bangkai saudara sendiri.

Kalau salah, akan menjadi fitnah yang lebih kejam daripada pembunuhan. Tidak perlu takut atau khawatir saat kamu menyampaikan suatu yang benar. Meskipun, apa yang kamu lakukan tidak secara langsung menghentikan acara gosip itu, setidaknya, kamu sudah mengingatkan.

Lalu, jika kamu yang menjadi bahan pembicaraan atau digosipin. Pertama lebih baik jangan dengarkan. Tutup kuping atau telinga, kedua coba bicarakan baik-baik masalahnya apa. Ketiga, bungkam omongan mereka dengan bukti bahwa kamu bukan seperti yang digosipkan, dengan menunjukkan tindakan yang lebih baik lagi.

5. Bangun Support Dari Orang-Orang Disekitarmu. Percayalah, Walau Ada Teman Atau Tetangga Tukang Gosip. Kamu Tetap Punya Orang-Orang yang Tulus Di Sekitarmu

Agar hati bisa tetap tenang dan pikiran bisa waras, ketika menghadapi teman tukang gosip dan gosipan aneh-aneh darinya. Kamu harus membangun support dari orang-orang yang peduli disekitarmu. Minta saran dari mereka, soal masalah yang sedang kamu hadapi, juga bagaimana cara terbaik saat berhadapan dengan orang-orang seperti itu.

Sehingga, kamu tidak akan merasa sedang berjuang sendirian, tidak akan membiarkan pikiran dan waktumu hanya bersedih, sebab memikirkan omongan yang tidak benar. Serta bisa lebih fokus pada tujuan yang ingin kamu capai. Kamu harus yakin, bahwa tak semua orang disekitarmu bermuka dua, tetap ada yang tulus, bijak dan menyayangimu apa adanya.

Baca Rekomendasi :   5 Cara Mengatasi Kesepian dan Rasa Malu Untuk Kamu yang Introvert

6. Sabar Dan Doakan Yang Terbaik Untuk Dirimu dan Untuk Orang – Orang Tukang Gosip itu

Satu hal yang perlu kamu tahu adalah, ketika kamu digosipkan, maka insyaAllah dosa dalam dirimu sedang berkurang dan kamu mendapatkan transferan pahala gratis dari mereka yang sedang menggibahimu. Mengingat fakta ini, seharusnya kamu tidak perlu bersedih, bahkan menemukan alasan untuk tetap bersyukur dan bersabar dalam segala keadaan.

Bersabarlah, lalu doakan orang-orang itu, agar segera diberikan hidayah, dan ditunjukkan yang benar soal dirimu. Bersabarlah pula dan doakan untuk dirimu sendiri, agar kamu terhindar dari pergaulang toxic seperti itu, dan bisa terus bertahan dalam segala keadaan. InsyaAllah doa yang baik akan kembali padamu pula. Jadi saat kamu merasa tidak kuat menghadapi mereka, cukup doakan yang baik-baik saja.

7. Tidak Perlu Melakukan Apapun. Biar Benar Atau Tidaknya Gosip Itu, Orang Lain Akan Menilainya Sendiri

Tips selanjutnya adalah tidak melakukan apapun, tidak membuktikan apapun dan tetap lakukan pekerjaanmu dengan sebaik mungkin. Jika memang, kamu merasa gosip itu sangat menganggu, orientasi gosip itu memang untuk menjatuhkan dan menfitnahmu, kamu bisa meminta bantuan pihak berwajib untuk menyelesaikannya.

Yakinlah, tidak semua orang itu bodoh, dan mau percaya omongan orang lain tanpa bukti. Justru, dengan tidak melakukan apapun. Biasanya, orang-orang yang merasa gerah pada tukang gosip itulah yang justru mengambil tindakan sendiri. Seperti berusaha menenangkanmu dan menjauhinya, sebab malas mendengarkan gosipannya.

Jadi, tanpa kamu bertindak, karma sudah menyelesaikan tugasnya dengan begitu sempurna.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page