Bro, Berhentilah Bersikap Sok Lajang, Saat Kamu Sudah Punya Pasangan

  • Bagikan
Berhentilah Bersikap Sok Lajang
Berhentilah Bersikap Sok Lajang

Ketika kamu sudah menjalin komitmen dalam hubungan, bahkan sudah mengikat dan meresmikan hubungan itu dalam ikatan pernikahan. Maka, berhentilah bersikap kekanakan, sok lajang dan masih tebar pesona pada orang lain.

Hargailah dia yang menjadi pasangan, juga partner hidupmu. Prioritaskan pasangan dan keluarga. Dan bahagiakan mereka sebagai bentuk tanggung jawab dan peran baru yang kamu jalani.

Sebab sebagai pria, menjadi imam, suami dan ayah adalah tugas yang berat. Sehingga, saat kamu sudah punya pasangan, menikah hingga buah hati. Berhentilah bersikap sok lajang dan mulai fokus membangun  keluarga yang bahagia, sehat dan samawa.

Berhentilah Sok Lajang, Dengan Masih Keasyikan Kongkow Dengan Teman-Temanmu. Apalagi Sampai Lupa Diri dan Waktu

Berhentilah Bersikap Sok Lajang
Berhentilah Bersikap Sok Lajang

Seharusnya sebagai seorang lelaki yang sudah memantapkan hatinya untuk melanjutkan hidup ke jenjang pernikahan dan hubungan yang lebih serius. Kamu sedari awal, sudah menyadari konsekuensi yang akan kamu dapatkan, juga harus siap untuk mempertanggung jawabkannya.

Jika saat lajang dulu, kamu masih bisa bebas kongkow dengan teman, lupa waktu dan keadaan, hingga sampai tak pulang-pulang. Maka setelah menikah, sebagian besar waktumu harusnya kamu habiskan dengan keluarga kecilmu. Peduli dan perhatian pada pasangan, membantu mengurus anak-anak, juga rumah tangga.

Apalagi, dalam seminggu, waktu berkumpul keluarga sudah sangat mepet setelah dikurangi kesibukan bekerja. Sehingga, jangan sampai kamu lupa diri dan waktu berkumpul dengan teman. Hingga membuat hubungan hambar dan pasangan serasa tak dihargai atau diprioritaskan.

Berhentilah Sok Lajang, Dengan Masih Suka Tebar Pesona. Ingatlah, Sudah Ada Hati Yang Harus Kamu Jaga dan Bahagiakan

Bila Tak Dihargai Maka Tinggalkan
Bila Tak Dihargai Maka Tinggalkan

Ketika sudah memutuskan untuk mengikat diri dalam hubungan. Maka sebaik mungkin, berhentilah berpikir, bahwa kamu masih punya kesempatan berpetualang dalam urusan percintaan. Ingatlah, hatimu telah tertambat di orang yang tepat, begitupun ada seseorang yang rela mempercayakan hati, juga perasaannya untuk kamu jaga sebaik mungkin.

Jadi, daripada tebar pesona, lebih baik kamu belajar untuk menjaga komitmen yang sudah kamu buat. Berikan sepenuhnya cinta dan kebahagiaan pada dia yang menjadi pasangan hidupmu. Sebab, bersama dirinyalah kamu akan menghabiskan waktu dan perjuangan hingga akhir.

Berhentilah Sok Lajang, Apalagi Sampai Lupa Ada Tanggung Jawab Untuk Memastikan Kebahagiaan Pasangan dan Keluarga

Pembuktian Cinta
Pembuktian Cinta

Ini, nih! Alasannya kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum dipertemukan dengan yang terbaik. Sebab, dalam mempersiapkan diri itu, kamu tidak hanya mempersiapkan materi dan kebutuhan lahiriah lainnya. Tapi juga, mempersiapkan mental dan ilmu dalam rumah tangga yang bahagia, juga samawa.

Kamu harus tahu, sadar, mengerti dan siap menjalani tugas dan tanggung jawab barumu dalam keluarga. Berhenti bersikap kekanakan, egois dan ingin menang sendiri. Kamu harus bisa membagi waktu dan mengutamakan keluargamu diatas kesenangan sendiri.

Semisal, kamu boleh kok tetap menekuni hobi yang kamu suka, main game sebanyak yang kamu mau, kongkow dengan teman. Tapi, setelah semua tugas dan tanggung jawabmu terpenuhi, setelah memastikan bahwa pasangan dan keluargamu bahagia. Jika perlu, kamu pun mengajak pasanganmu untuk ikut menikmati hobi dan kegiatan yang kamu lakukan. Sehingga tetap bisa menghabiskan kebersamaan bersama.

Jadi untuk para suami, berhentilah sok lajang dan sadarlah kamu sudah mempunyai pasangan. Bahagiakan pasangan dan fokuslah untuk membangun keluarga kecil yang bahagia dan samawa.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page