Hometown’s Embrace, Kejamnya Politik Di Provinsi Tertinggal Thailand

  • Bagikan
hometown’s embrace
hometown’s embrace

Sebenarnya tak ada niat untuk menonton drama Thailand yang satu ini. Namun rasa penasaran dari trillernya membuatku ingin menyaksikannya lebih lanjut. Hometown’s Embrace yang tayang di Youtube ini mengangkat 3 kisah dari 3 orang sahabat setelah menyelesaikan pendidikanya di Bangkok.

Hometown’s Embrace mengangkat cerita dari sebuah provinsi yang tidak begitu maju di Thailand tepatnya Isan (Thailand Utara) beserta desa-desanya. Sama halnya seperti di Indonesia, desa tertinggalnya masih sangat asri dan minim pendidikan.

Bukan hanya itu, drama dengan 8 episode ini juga menghadirkan musik tradisional Thailand dan bahasa daerah lainnya. Jadi bagi kamu yang sudah sering menonton drama Thailand pasti akan merasakan perbedaan dialegnya juga.

Kisah Hometown’s Embrace, Rela Menanggung Malu Dan Dihina Demi Membangun Kampung Halamannya.

Pond Kumpanat Kulthai Sebagai Than
Pond Kumpanat Kulthai Sebagai Than

Setelah tiga sahabat ini lulus kuliah dan kembali ke kampung masing-masing dengan segala tujuan baiknya. Kisah petama bercerita tentang Than (Pond Kumpanat Kulthai), yang sedari kecil menjadi anak yatim. Dia hanya hidup berdua dengan orang tuanya yang bekerja sebagai petani.

Baca Rekomendasi :   5 Fakta Pond Kumpanat Kulthai, Pemeran Than di Hometown's Embrace

Karena tak ingin anaknya menjadi seperti ibunya, akhirnya dia dengan bekerja keras berjuang untuk memberikan pendidikan yang layak untuk Than. Than pun berjanji akan belajar dengan giat, karena dia mengetahui bagaimana susahnya perjuangan ibunya untuk memberikan pendidikan yang layak untuknya.

Namun sebelum menuntaskan pendidikannya, ibunya meninggal karena kecelakaan, semua harta dan tanahnya di kampung pun dimanfaatkan oleh bibinya. Setelah lulus kuliah, dia pun kembali ke kampung dan langsung mendapat cibiran dari masyarakat desa. Buat apa kuliah mahal-mahal di Bangkok jika pada akhirnya harus kembali ke desa.

Than yang tak peduli anggapan orang kampung pun tetap ingin membantu memajukan desanya sesuai dengan pesan ibunya dulu, ketika dia ingin kuliah. Satu persatu dia pun mulai melihat keanehan di desanya. Mulai dari jebakan sang rentenir dengan tingkat bunga samapi 30% sampai dengan masalah lainnya. Lalu mampukah Than memajukan desanya dengan segala risikonnya?

Perjuangan Din dan Mek, Seorang Guru Relawan di Sebuah Desa Kecil.

Kawaii San Sebagai Din
Mongkon Sebagai Din

Seorang pemuda yang sangat idealis dan hidup dengan berkecukupan di Bangkok. Dia pun rela jauh kesebuah sekolah terpencil yang hanya mempuyai 4 orang murid. Bukan hanya itu, dia juga harus berurusan dengan anak pemilik kepala sekolah yang bernama Mongkon yang diperankan oleh Notto Teerawit Udomphokasub.

Baca Rekomendasi :   Notto Teerawit Udomphokasub, Si Mongkorn di Hometown's Embrace

Din sebenarnya seorang lulusan sarjana juga yang hidup berkecukupan, namun dia tak ingin meninggalkan desanya dan hidup di Bangkok. Tapi dia juga tak ingin menjadi bagian dari sekolah ayahnya. Lalu akankah Mek mampu mengubah pola pikir Din supaya membantu sekolah gratis yang dibangun ayahnya?

Sejatinya Disetiap Anak yang Baik, Pasti Ada Orang Tua yang Baik Juga. Begitu Juga Dengan Dan, Ayah dan Ibunya Mati Ditembak Di Depan Matanya Sendiri.

X Teerapat Somchaiya Sebagai Dan
X Teerapat Somchaiya Sebagai Dan

Dan yang diperankan oleh X Teerapat Somchaiya, seorang anak yang baik dan tercukupi semua kebutuhannya. Tak ada paksaan dari kedua orang tuanya, dia mau bekerja apa setelah lulus kuliah melainkan hanya satu yaitu menjadi orang baik dan tetap berbuat baik.

Baca Rekomendasi :   Mengenal Nott Jirayu Duangan, Pemeran Khet di Hometown's Embrace

Sehingga suatu hari, setelah ayahnya ingin mencalonkan menjadi gubernur dan bisnisnya restorannya dikelola oleh Dan. Kejadian yang tak dinginkan pun terjadi di depan matanya, ibu dan ayahnya di bunuh dengan senjata tajam dan mati ditempat langsung.

Dan yang shock dan tak bisa berbuat apa-apa ternyata sudah diselamatkan Khet (Nott Ji), seorang mantan gelandangan yang dibantu oleh ayahnya dan menjadi salah satu pekerjanya. Awalnya Khet adalah gelandangan yang menjadi pengemis, bukan hanya itu dia juga menjadi seorang pecandu narkoba.

Sehingga akhirnya ayah dan ibu dan memberikan pekerjaan yang layak untuknya setelah kematian ibunya. Dan yang ingin balas dendam pun sebenanrya akan dibantu oleh khet. Namun ketika dia masuk ke sebuah kuil untuk berdoa kepada ayah dan ibunya, dia pun memutuskan tidak balas dendam. Melainkan melanjutkan cita-cita ayahnya untuk menjadi politikus. Akankah Dan berhasil?

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page