5 Nasehat Untukmu Yang Belum Move On Karena Membenci Mantan

  • Bagikan
Sakul Kanyapak Pongsak
Sakul Kanyapak Pongsak

Ketika tidak ditakdirkan bersama dengan seseorang yang telah kamu perjuangkan sepenuh hati, wajar jika muncul perasaan benci, kecewa dan luka dalam hati. Apalagi, jika takdir itu hadir bersama pengkhianatan dan luka yang teramat dalam dari mantan, tentunya akan semakin membuatmu sulit untuk tidak membenci.

Namun, untuk kebaikanmu sendiri, bagaimanapun caranya kamu harus bisa melepaskan semua kebencian dalam hatimu pada mantanmu dan berusaha untuk move on dengan bahagia.

Renungkanlah 5 Nasehat ini, agar kamu bisa lebih membuka pikiran dan sadar, bahwa move on dari mantan yang tak baik adalah salah satu perjuangan terbaik dalam hidup.

1. Menyimpan Kebencian Akan Membuat Dirimu Semakin Terpuruk dan Membuat Mantanmu Semakin Senang

Benci itu juga butuh energy, tenaga dan waktu untuk melakukannya. Selain itu, kebencian yang berlebihan akan membuatmu menjadi lebih terpuruk, sebab tidak bisa merasakan kebahagiaan dan rasa syukur yang ada di sekitarmu.

Selain itu, jika sampai mantanmu tahu kamu masih membenci dirinya. Membuktikan bahwa dia berhasil membuatmu terluka dan terpuruk. Oleh sebab itu, meski awalnya kamu harus berpura-pura bahagia sekalipun, lakukanlah! Tunjukkan, bahwa kamu adalah orang yang tegar dan luka darinya tak akan membuatmu menyerah.

Baca Rekomendasi :   Saat Kamu Mendoakan Dia, Itu Cara Terbaik Untuk Memeluknya Dari Jauh

Sebab dia bukanlah orang yang berarti dan segalanya dalam hidupmu. Dan kamu tetap baik baik saja, meski tak lagi bersamanya. Justru dialah yang akan menyesal karena meninggalkanmu.

2. Kebencian Itu Tidak Akan Menjadikanmu Lebih Baik. Justru Kamu Akan Semakin Sulit Untuk Membuka Lembaran Baru Yang Lebih Baik

Selain membuat mantanmu senang karena berhasil membuat hidupmu berantakan. Kebencian yang kamu simpan juga akan berdampak buruk untuk dirimu sendiri.

Perasaan trauma dan takut percaya pada orang lain akan membuatmu sulit untuk berbaur dengan orang baru. Sehingga membuka lembaran baru juga akan sulit untuk dilakukan.

Selain itu, sebanyak apapun kebahagiaan dan support dari orang-orang yang menyayangimu akan terasa hampa. Kamu akan kehilangan fokus untuk menjadi lebih baik dan meningkatkan kualitas diri. Sebab, hidupmu di dominasi pada rasa benci dan cara untuk membalas mantanmu itu.

3. Karma Itu Pasti Hadir. Hanya Saja Karma Itu Umumnya Terjadi Saat Kamu Sudah Memaafkan Hatimu Sendiri

Teman, percayalah bahwa setiap orang pasti mendapatkan balasan dari setiap perbuatan yang dia lakukan. Ibarat apa yang dia tanam, itulah yang akan dia tuai suatu hari nanti.

Baca Rekomendasi :   Buat Apa Malu Jadi Jomblo, Karena Jomblo Bukan Sebuah Dosa dan Takdir

Bahkan, jika dia baik-baik saja, orang-orang yang disayangi disekitarnya yang akan mendapatkan imbas dari perbuatannya. Oleh sebab itu, kita selalu diingatkan untuk selalu berbuat baik dimanapun dan menanam banyak kebaikan pada siapa saja.

Sehingga seseorang yang dulu tega menyakiti dan mengkhianati kamu pun, juga pasti akan mendapatkan balasannya sendiri. Hanya saja, kapan dan dimana itu, tidak ada yang tahu selain Tuhan Yang Maha Kuasa.

Jadi, karma itu pasti hadir untuk dirinya. Kamu tak perlu menyibukkan diri dan hatimu untuk menanti pembalasan Tuhan tersebut. Justru berbahagialah dan temukan cara terbaik untuk melepaskan diri dari rasa benci.

Sebab umumnya karma itu muncul, saat kamu sudah bahagia dan melupakan rasa sakit itu. Jadi tidak perlu menaruh dendam, biarkan karma melakukan tugasnya diam-diam.

4. Tak Perlu Membenci, Sebab Sebenarnya Luka Itu Adalah Jalanmu Untuk Menjadi Lebih Dewasa

Nasehat selanjutnya yang harus kamu ingat, bahwa sebenarnya luka yang orang lain berikan dalam hidupmu. Justru adalah jalanmu untuk menjadi lebih dewasa, lebih sadar bahwa hidup itu tak seindah yang kamu kira sebelumnya.

Baca Rekomendasi :   5 Tanda-Tanda Wanita Sudah Tidak Lagi Cinta Kepasangan

Luka itu mengingatkan pula, jika ternyata kamu sendirilah yang lalai dalam membahagiakan dan memperjuangkan mereka yang jauh lebih pantas.

Sehingga, jangan sampai hatimu kamu isi dengan kebencian setelah luka dan kecewa itu. Ambil hikmahnya, renungkan dan intropeksi diri. Sehingga kamu tahu bahwa ternyata kamu bisa kuat dan tegar, juga menjadi lebih dewasa sebab luka yang kamu rasakan.

5. Benci Itu Tak Perlu Kamu Lakukan. Sebab Sedalam Apapun Luka, Pasti Akan Tersembuhkan Oleh Waktu

Sebenarnya bukan kebencian atau pembalasan yang harus kamu pikirkan setelah terluka. Namun, langkah terbaik apa yang selanjutnya kamu ambil, untuk bisa menyembuhkan diri dan fokus pada apa yang terbaik bagi dirimu dan masa depanmu.

Sebab bersama dengan waktu, pertemuan baru dan kebahagiaan lainnya. Luka itu akan tersembuhkan dengan sendirinya. Kamu boleh saja menyesali apa yang telah terjadi di masa lalu. Tapi, jika kamu benar-benar menyesal, justru kamu akan berusaha memperbaiki hidupmu. Bukan malah membenci dan semakin putus asa.

Yakinlah kamu itu pantas untuk dicintai, dihargai, diperjuangkan dan mendapatkan seseorang yang terbaik.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page