Hargailah Saat Masih Berjuang, Bukan Menyesal Saat Sudah Ditinggalkan

  • Bagikan
Menyesal Saat Sudah Ditinggalkan
Menyesal Saat Sudah Ditinggalkan

Ketika dia masih mau berjuang dan ada di sisimu. Seharusnya, kamu juga terus memperjuangkan dan menghargainya. Apalagi hubungan itu dibangun dan disepakati bersama. Bukan kamu atau dia yang memaksa salah satu diantara kalian.

Jangan terlambat menyadari, karena ketika kamu terlambat maka kamu tidak akan menemukan seseorang yang terbaik lagi dalam hidupmu.

Sebab dia yang mau berjuang dan menerima kamu apa adanya, bisa jadi lebih sulit hadirnya, bisa jadi tak ada lagi untuk kedua kali. Dan saat kamu ingin kembali, belum tentu akan mendapatkan kesempatan yang sama, belum tentu dia mau menerima kamu lagi.

Hargai Sebab Hubungan Yang Kalian Jalin Adalah Hasil Kesepakatan Bersama. Kamu Pernah Menjanjikan Dirinya Kebahagiaan, Bukan Pembodohan.

Menyesal Saat Sudah Ditinggalkan
Menyesal Saat Sudah Ditinggalkan

Mungkin hal ini akan berbeda, jika dia yang memaksa kamu atau hubungan kalian terjalin dengan keterpaksaan. Kamu masih butuh waktu untuk menerima dan mengenal dirinya lebih dekat. Namun, bukankah awalnya kalian saling cinta dan menerima? Berjanji untuk saling membahagiakan dan memperjuangkan satu sama lain.

Baca Rekomendasi :   Seseorang Disana Telah Memilikimu, Aku Akan Berdosa Bila Merindukanmu

Kamupun meyakinkan dia, orang tuanya, teman-temannya, keluarganya, bahwa kamu mampu menjadi pendamping yang baik. Pendamping yang bisa menjaga, membahagiakan dan memperjuangkan selama sisa hidupmu. Jadi, jagalah janji itu, bukan malah membodohi dia yang telah terlanjur percaya, sayang dan cinta.

Hargailah Perjuangannya. Sebab Belum Tentu Ada Yang Sebaik Dia Dalam Memperjuangkanmu dan Membahagiakan Kamu.

Berhentilah Membicarakan Masa Lalu
Berhentilah Membicarakan Masa Lalu

Kadang kamu menjadi angkuh, saat berpikir bahwa meski tak bersamanya kamu bisa bahagia. Dia yang butuh kamu, bukan kamu yang butuh dia. Kamu bertahan sebab sayang saja meninggalkannya, sebab dia memperjuangkanmu dengan baik.

Keangkuhan dan kesombongan kamu itu pasti akan dibalas suatu saat nanti. Saat dia lelah dan pergi, Ternyata kamu tidak bisa memperoleh seseorang yang lebih baik dalam memperjuangkan dan membahagiakan kamu.

Baca Rekomendasi :   Percayalah,Saat Kita Benar-benar Pasrah Allah Datangkan Keajaiban

Ya, mungkin kamu akan mendapatkan orang lain, tapi dengan cinta yang berbeda dan bisa jadi lebih buruk daripada dirinya. Sebab, itu menjadi balasan untukmu yang tidak bisa menghargai.

Hargailah Perjuangannya. Sebelum Kamu Menyesal, Saat Dia Lelah dan Memilih Pergi. Kesempatan Bersamanya Mungkin Akan Hilang Meski Kamu Telah Bertobat.

Meruntuhkan Kepercayaan Pasangan
Meruntuhkan Kepercayaan Pasangan

Tuhan memberikan kesempatan kamu bersamanya, mempercayakan dirinya untuk kamu jaga dan bahagiakan. Sebagai rezeki dan anugerah terindah dalam hidupmu. Sebab, bukan hanya dia selalu berusaha untuk memperjuangkan kamu, menerima dirimu apa adanya, tapi juga sebaik mungkin menjalani perannya sebagai pendamping, pasangan hidup dan partner dalam mengurus keluarga.

Tapi, sayangnya, manusia bisa begitu lelah dalam bertahan dan berjuang. Kesabaran mereka mungkin tanpa batas, tapi bukan berarti hanya diam saja berharap pada yang tak pasti atau yang tak bisa memperjuangkan.

Sehingga saat Tuhan mengirimkan seseorang yang lebih baik, membuka kesempatan bagi dirinya untuk bahagia dengan seseorang baru. Maka jangan salahkan, jika dia pergi dan mencari bahagia dalam hidupnya.

Baca Rekomendasi :   Manusia yang Memilih Pasangan Tapi Keputusan Tuhan yang Menentukan

Hargailah Seseorang Yang Selalu Berusaha Menjadi Terbaik Untukmu. Sebelum Kamu Menyesal, dan Hanya Bisa Mengambil Pelajaran Dari Penyesalan Itu.

Hobby Peck Premmanat Suwannanon
Hobby Peck Premmanat Suwannanon

Jika dia sudah pergi, ya sudahlah, kamu bisa apa lagi? Menangisi dan menyesali pun sudah begitu terlambat. Karena bisa jadi dia sudah tak bisa lagi percaya padamu atau sudah menemukan seseorang yang tepat untukmu.

Yang bisa kamu lakukan adalah merekalan dia pergi dan belajar dari penyesalan yang kamu alami. Jangan ulangi lagi, jika Tuhan memberikan kamu kesempatan yang juga baik kedepannya. Hargailah, seseorang yang memperjuangkanmu dan berupaya menjadi terbaik untukmu.

Memang, dia tak bisa selalu sempurna, tapi bukankah kamu saja. Jangan sampai seseorang itu juga pergi, hingga Tuhan tak mempercayai kamu lagi.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page