Menikah Itu Legowo Menerima Sifat Asli Pasangan Setelah Menikahinya

  • Bagikan
Menikah Tanpa gengsi
Menikah Tanpa gengsi

Setelah menikah, biasanya kamu akan dikagetkan saat baru menyadari sifat asli pasanganmu. Padahal, kamu sudah mengenalnya cukup lama, sudah cukup mendetail mencari tahu soal dirinya ketika ta’arufan. Sehingga, kamu mulai mengeluhkan beberapa sifat yang menurutmu mengesalkan dan menggerutu saat pasangan sulit untuk diajak berubah.

Sebenarnya, bisa jadi, kamu sudah tahu akan sifat-sifat asli itu sebelumnya. Tapi karena dulunya masih sangat cinta dan masih buta cinta juga, akhirnya kamu menyepelekan hal itu atau berpikir nanti lama-lama akan berubah.

Nah, barulah setelah menikahinya, kamu mulai berani mengeluhkan sifat itu, bahkan menuntut pasanganmu berubah seperti yang kamu mau. Padahal jelas, itu adalah cara yang salah.

Menikah Itu Kelegowoan, Legowo Menerima Kurang Lebih Pasanganmu Dengan Seutuhnya.

Menikah menyatukan dua keluarga
Menikah menyatukan dua keluarga via instagram.com/preweddingstyle

Jika kamu dulu sudah setuju untuk menerima pasangan kamu apa adanya. Maka buktikan hal itu sekarang, saat kamu sadar atau baru tahu sifat asli pasanganmu. Karena setelah menikah, biasanya akan terbuka semua sifat buruk dan baik pasanganmu, sekaligus hal-hal yang dulu disembunyikannya agar selalu terlihat baik.

Baca Rekomendasi :   Disakiti, Dikhianati Tapi Aku Tetap Bertahan, Itu Kebodohanku Dulu. Sekarang Pergilah!

Jika memang hal itu masih bisa diperbincangkan dan bukan hal yang fatal. Kamu bisa kok belajar menerimanya dengan sepenuh hati. Sebab pada dasarnya, menikah itu memang legowo menerima pasangan apa adanya dan kamupun juga pasti mempunyai banyak kekurangan yang membuat pasanganmu sesekali jengkel.

Jadi ya sudahlah, bersabar dan legowo saja, saat menerima beberapa sifat atau sikap jelek pasangan. Sambil sesekali menuntun dan mengingatkan, juga diselingi nge-teh atau ngopi bersama biar pikiran tidak setress. Toh, jodoh itu juga saling melengkapi, bukan?

Menikah Itu Kelegowoan. Tenangkan Hatimu Dengan Kesabaran, Sekaligus Menangkan Hati Pasanganmu Dengan Ketulusan

Menikah Bukan Hanya Tentang Tepat Waktu
Menikah Bukan Hanya Tentang Tepat Waktu via instagram.com @javaphotography

Menikah bukan berarti kamu langsung bahagia, lepas dari berbagai masalah dan hidup dengan damai penuh ketenangan. Justru jika kamu tak bisa menenangkan diri, menikah bisa jadi sumber stress dan masalah baru, apalagi jika masalah itu muncul karena kamu tidak bisa menerima sepenuhnya pasanganmu.

Baca Rekomendasi :   Menikah itu Ada Pada Niat, Bukan Hanya Sekedar Semangat Dan Sepakat

Sehingga sebelum memutuskan menikah, belajarlah untuk menjadi legowo terlebih dahulu. Setelah menikah, saat tahu beberapa sifat buruk, sepele tapi tetap menjengkelkan, tetap tenangkan hati dengan penuh kesabaran.

Sekaligus, tunjukkan pada pasanganmu, menangkan hatinya dengan ketulusan yang kamu miliki. Percayalah, meskipun tak instan dan butuh waktu. Pasanganmu akan sadar dan berubah dengan sendirinya untuk menghargai dirimu.

Menikah Itu Kelegowoan. Perjuangan Untuk Saling Menerima, Berbagi, Melengkapi dan Membimbing Hingga Akhir.

Menikahiku membuatmu miskin
Menikahiku membuatmu miskin via http://rezaprabowophoto.com/

Menikah itu adalah suatu perjuangan. Perjuangan untuk saling memberi, juga saling menerima satu sama lain. Pasti, ada banyak sifat atau sikap pasangan yang membuatmu jengkel dan kesel sendiri. Tapi jika kamu egois dan memaksakan pasangan untuk menjadi seperti yang kamu mau. Maka, sikap itu akan membuat hubungan menjadi tak nyaman dan retak.

Sehingga berjuanglah, berjuang dengan penuh kesabaran dan kelegowoan. Bicarakan dan komunikasikan secara baik-baik dengan pasangan beberapa hal yang kamu suka dan tidak suka darinya. Ingatkan terus, meski dia lagi-lagi lupa dan teledor. Sebab menikah itu juga membimbing satu sama lain untuk bisa menjadi lebih baik dan dewasa bersama.

Baca Rekomendasi :   Bagaimana Cara Pendekatan Dengan Cowok Pemalu? Simak Tipsnya!

Menikah Itu Kelegowoan. Jadi, Berhentilah Mengeluhkan Beberapa Sifat Asli Pasangan Setelah Menikah. Terimalah Dengan Ikhlas dan Jangan Pernah Menyesali Hadirnya.

Terlmabat menikah
Terlmabat menikah via instagram.com @hijazpictura

Beberapa sifat buruk seperti pasangan yang teledor, tidak bisa memasak, kurang rapi dan bersih sesuai standar kamu, atau sikapnya yang gampang merajuk ketika ada masalah. Legowo sajalah menerimanya. Bombing sedikit demi sedikit dan komunikasikan secara baik.

Tidak perlu mengeluh atau menyesal atas pertemuan kamu dengan jodohmu. Sebab Allah Maha Mengetahui bahwa dialah yang memang terbaik. Lagipula, kamupun juga pasti punya kekurangan yang kamu sadari ataupun tidak.

Jadi daripada menghitung, mengeluh dan menjudge kekurangan pasangan. Lebih baik sama-sama berubah, sama-sama intropeksi, dan sama-sama berjuang untuk membangun rumah tangga yang samawa yang idamkan selama ini.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page