Jangan Mengekang Pasangan Karena Pasti Membuatnya Tak Nyaman

  • Bagikan
Jangan Mengekang Pasangan
Jangan Mengekang Pasangan

Mengekang Pasangan Karena Takut Kehilangan. Justru Akan Membuatnya Tak Nyaman

Jangan mengekang pasangan dan curiga sampai memeriksa semua hal dari dirinya. Apalagi hanya karena takut kehilangan. Tidak perlu terlalu was was dan cemburuan, saat pasangan berkomunikasi dengan orang lain atau lawan jenis selama masih batas wajar.

Sebab, semua itu justru akan membuat pasangan menjadi tak nyaman. Dia akan merasa bahwa kamu terlalu berlebihan dan tidak percaya padanya. Dia akan berpikir bahwa kamu sama sekali tak mendukungnya. Bahkan dia bisa pergi, karena merasa jengah dan merasa hubungan ini tidak sehat untuk kalian berdua.

Tidak Perlu Cemburu Saat Pasangan Berkomunikasi Dengan Orang Lain. Selama Itu Masih Batas Wajar Atau Berhubungan Dengan Pekerjaan.

Jangan Mengekang Pasangan
Jangan Mengekang Pasangan

Tidak perlu merasa cemburu atau curigaan ketika pasanganmu sedang berkomunikasi atau beramah tamah dengan orang lain. Selama itu masih dalam batas wajar atau berhubungan dengan pekerjaan. Cukup bawa santai saja.

Baca Rekomendasi :   5 Tanda Pasanganmu Tak Ingin Mengakhiri Hubungan Tapi Hanya Bosan

Sebab kamu tahu dia memang harus bekerja atau melakukan pekerjaan yang tidak selalu berhubungan denganmu. Jadi, dia juga perlu bersosialisasi dengan orang lain.  Jadi tidak perlu khawatir atau cemburu

Jangan Parno, Dengan Selalu Mengecek Ponsel Atau Sosmed Pasangan. Terpenting Komunikasi Terbuka Lancar dan Pasangan Tak Mencurigakan. Percayalah Padanya.

Tidak Akan Rugi Orang Yang Setia
Tidak Akan Rugi Orang Yang Setia

Boleh sesekali mengecek ponsel atau sosmed pasangan. Asal memang sudah dibicarakan dan memperoleh ijin sebelumnya. Syukur, jika kalian menjalin hubungan dengan terbuka, dimana tidak ada rahasia apa pun. Serta mengecek ponsel bukan menjadi sesuatu yang dipermasalahkan.

Namun, tidak perlu terlalu parno dan berpraduga yang bukan-bukan. Sampai memasang aplikasi penyadap di ponsel pasangan atau sering memeriksa sosmed atau chat di ponselnya. Percaya saja pada pasangan.

Baca Rekomendasi :   4 Tips Menjaga Kesetiaan dan Komitmen Dalam Suatu Hubungan

Toh, selama ini komunikasi secara terbuka dengan pasangan selalu lancar dan jujur. Insting kamu kuat, jadi percaya saja pada hatimu dan jangan terlalu berpraduga.

Tidak Perlu Mengekang Pasangan Untuk Jadi Apa Yang Kamu Mau. 

Setia Dengan Pasangan
Setia Dengan Pasangan

Pasanganmu juga manusia biasa yang juga harus berkembang dan selalu belajar di dalam hidupnya. Biarkan saja dia menikmati waktunya sendiri, mengembangkan bakat dan potensinya dan meraih mimpinya.

Justru kamu harus mendukung segala usahanya. Justru kamu harus bangga sama dia dan mengijinkan apapun yang dia lakukan selama itu baik serta tidak melalaikan kewajiban.

Ingatlah dia adalah pasangan hidupmu. Disatukan untuk saling melengkapi. Jadi walau kamu punya kuasa lebih atas dirinya sebagai pimpinan rumah tangga. Tak berarti kamu bisa mengekang hidupnya sesuka hatimu.

Mengekang Pasangan Hanya Akan Membuatnya Merasa Tak Nyaman.

Jika Sulit Melupakan Dia
Jika Sulit Melupakan Dia

Jika kamu terus-terusan bersikap seperti itu. Secinta apapun pasanganmu pada dirimu, akan ada saatnya dia merasa stress dan tidak nyaman. Dia akan menganggap kamu tidak menghargainya sebagai manusia dan pasangan. Dia akan merasa hubungan ini tidak sehat untuk kalian berdua.

Baca Rekomendasi :   Untuk Apa Mempertahankan Ia yang Telah Membuat Hidupmu Berantakan!

Hingga, jika kamu tetap keras kepala dan egosi. Mungkin saja, dia akan memilih pergi sebab tak tahan atas kekanganmu dan ingin meraih apa yang dia inginkan di tempat lain.

Takut Kehilangan Itu Biasa. Kamu Sedang Merasa Insecure Pada Hubunganmu Karena Pernah Trauma Sebelumnya

Saat sadar kamu merasa insecure pada hubungan. Terlalu berlebihan saat cemburu atau curigaan pada pasanganmu. Padahal dia setia dan tulus padamu.

Siapa tahu kamu yang sakit, kamu yang trauma karena pernah menjalin kegagalan pada hubungan sebelumnya. Jangan sampai kamu terlambat menyadari dan menyesalinya saat dia terlanjur pergi.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page