Biarlah Ada Yang Datang Maupun Pergi. Tugas Kita Cukup Memperbaiki Diri

  • Bagikan
Biarlah Ada Yang Datang Maupun Pergi
Biarlah Ada Yang Datang Maupun Pergi

Jadilah orang yang selalu bisa mensyukuri, serta seseorang yang bisa memperbaiki diri. Apalagi saat bahagia dan sedih silih kali berganti, saat ada yang datang begitu pula ada yang pergi, semuanya membawa hikmah dan pelajaran hidup yang berharga untuk membuatmu menjadi lebih bijak dan dewasa.

Hidup ini hanya kefanaan. Apa yang terlihat baik belum tentu baik. Apa yang kita inginkan belum tentu kita butuhkan. Jadi, biarkan saja ada yang datang dan pergi. Biarkan saja sedih bahagia itu berganti.

Cukup jadikan dirimu menjadi semakin baik setiap hari, semakin dekat dengan Tuhanmu, semakin mengerti bahwa apa yang kamu kejar, tak lebih baik dari apa yang telah kamu dapatkan.

Hidup Ini Tak Abadi. Setelah Pertemuan Ada Perpisahan. Setelah Perpisahan Ada Pertemuan Yang Lebih Baik. Apalagi Jika Kamu Mau Belajar.

Biarlah Ada Yang Datang Maupun Pergi
Biarlah Ada Yang Datang Maupun Pergi

Sadarilah bahwa hidup ini tak abadi. Apa yang kita miliki akan menghilang suatu hari nanti, apa yang kita punya akan diambil kembali. Entah, kita atau mereka yang pergi terlebih dahulu.

Baca Rekomendasi :   Terlalu Sibuk Mencari Yang Sempurna, Hingga Melewatkan Yang Siap Menerima Apa Adanya

Namun, satu hal yang pasti, bahwa meski setelah pertemuan ada perpisahan. Jika kamu mau belajar, mau bersabar, mau ikhlas menerima segala kondisi dan kenyataan. Maka kamu pasti mendapatkan ganti yang lebih baik.

Hal itu, karena manusia memiliki akal untuk berpikir. Jika ada masa dia kehilangan sesuatu karena suatu kesalahan, maka di lain kesempatan dia berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Selain itu, buah dari kesabaran dan keikhlasan memang selalu manis dan indah. Jadi kamu tak perlu merasa khawatir

Jadi Biarkan Ada Yang Datang Dan Pergi, Begitupun Bahagia dan Sedih Silih Berganti. Asal Kamu Tetap Punya Allah. Kamu Akan Baik-Baik Saja.

Jadikan Doa Cara Terbaik Menjaganya
Jadikan Doa Cara Terbaik Menjaganya

Esensinya bukan dari siapa yang akan datang atau siapa yang harus pergi. Pelajarannya bukan hanya dari rasa bahagia maupun sedih yang begitu banyak kamu terima. Namun, dari apa yang kamu kerjakan dan lakukan saat dirimu memiliki lalu kehilangan, serta saat kamu bahagia ataupun bersedih.

Saat bahagia kamu diajari untuk bersyukur, agar hatimu tidak terlena dan jadi sombong. Begitu juga dengan bersedih, kamu diajari untuk bersabar dan ikhlas, agar hatimu tak berputus asa dan menyerah.

Baca Rekomendasi :   Kisah Nyata : Baru Kenal Online, Sudah Mengajak Menikah

Saat keduanya kamu rasakan, kamu belajar bahwa ada hikmah yang indah di dalamnya, ada hidayah Allah yang mengingatkan serta lebih mendekatkan kamu padaNya.

Jadi, biarkan saja ada yang datang dan pergi. Biarkan saja bahagia dan sedih silih berganti. Terpenting, saat kamu punya Allah di hati, tindakan dan pikiranmu. Maka kamu akan tetap baik-baik saja.

Sehingga Jangan Terlalu Berharap Pada Yang Masih Disisi. Begitupun Jangan Terlalu Bersedih Saat Kehilangan. Itu Mungkin Memang Telah Menjadi Jalan Takdirmu.

Mencapai Fase Cinta Sejati
Mencapai Fase Cinta Sejati

Jika ingin berharap, maka berharaplah pada Allah. Jika ingin mencintai dan dicintai, isilah Allah di hatimu selalu. Bila ingin bahagia dan hidup tenang, berdzikirlah setiap waktu dan setiap saat.

Tak perlu menyibukkan hati dan membuatnya lelah dengan terlalu mencintai serta berharap pada manusia. Jangan berjuang begitu banyak, apalagi sampai lupa membahagiakan diri sendiri. Tak perlu terlalu bucin yang hanya akan membuatmu kecewa nantinya.

Baca Rekomendasi :   Bersabarlah, Sebab Tuhan Mampu Mengubah Situasi Buruk Menjadi Baik

Begitupun saat kehilangan itu hadir, saat dia yang kamu harapkan pergi, jangan pula terlalu bersedih, jangan biarkan dirimu terlarut dalam kesedihan, hingga lupa untuk kembali berjuang.

Percaya sama Allah. Apa yang menjadi milikmu pasti kembali padamu. Apa yang memang bukan jodohmu, Allah akan membantumu untuk merelakan dirinya pergi.

Lebih Baik Sibukkan Diri Dengan Fokus Memperbaiki Diri. Ingatlah Bahwa Kamu Punya Hidup Yang Menjadi Anugerah Serta Tanggung Jawabmu.

Sebelum Memutuskan Menikah
Sebelum Memutuskan Menikah

Allah memberikan kesempatan, anugerah dan kehidupan, bukan hanya sebagai bentuk RahmatNya. Namun juga, menjadi tanggung jawabmu untuk mengisinya dengan banyak kebaikan dan ibadah.

Oleh sebab itu, syukuri apapun yang kamu miliki, jalani dan nikmati takdir hidupmu. begitupun, ikhlaskan apa yang telah pergi dan jadikan pelajaran hidup yang berharga.

Fokuslah untuk memperbaiki diri. Sebab yang datang dan pergi itu pula adalah proses dalam mendewasakan dirimu. Sehingga, jangan sampai setelah banyaknya pertemuan dan perpisahan, kesedihan dan kebahagiaan, kamu lupa mengambil pelajaran serta hidayah yang Allah sematkan.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page