Gunung Lanang Mergolangu, Wisata Alam Kekinian di Wonosobo

  • Bagikan
Gunung Lanang Mergolangu
Gunung Lanang Mergolangu via www.instagram.com/simple_adventure_wonosobo/

Gunung Lanang Mergolangu berada di kawasan wisata Desa Mergolangu, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo. Lokasinya berbatasan dengan Desa Gumelar, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Dengan demikian, untuk ke lokasi kamu bisa memilih jalur melalui Kecamatan Sapuran ataupun Kecamatan Wadaslintang.

Berdiri di kawasan dengan tebing dan perbukitan, kamu akan dimanjakan dengan indahnya bentang alam Wonosobo dari ketinggian. Bahkan, Waduk Wadaslintang pun terlihat jelas dari salah satu titik di tempat wisata ini.

Asal Usul Tempat Wisata Gunung Lanang Mergolangu.

Gunung Lanang Mergolangu
Gunung Lanang Mergolangu via www.instagram.com/simple_adventure_wonosobo/

Nama Gunung Lanang sendiri diberikan karena menurut legenda setempat, gunung tersebut sebelumnya ialah seorang pemuda yang terkena kutukan. Laki-laki atau lanang dalam bahasa Jawa itu, diceritakan melawan orang tua yang tak merestui cintanya sehingga akhirnya dia dikutuk.

Sementara itu, gunung lain yang ada tak jauh dari Gunung Lanang yaitu Gunung Tampomas atau Gunung Wadon dipercaya merupakan pasangannya yang juga terkena kutukan.

Jika dilihat sekilas, Gunung Lanang dan Gunung Wadon memang berbentuk seperti Lingga dan Yoni yang melambangkan laki-laki dan perempuan. Desa Mergolangu sendiri menurut cerita, mulanya merupakan rawa-rawa yang mengering lalu dijadikan pemukiman penduduk.

Baca Rekomendasi :   Bersantai dan Camping di Bukit Seroja, Dijamin Bikin Betah

Sebelum dikelola sebagai tempat wisata, desa ini pernah dijadikan lokasi KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa yang kemudian membuka jalan terwujudnya desa wisata. Baru pada tahun 2015, kawasan hutan, tebing, dan perbukitan di Gunung Lanang digarap mejadi tempat wisata secara bertahap.

Daya Tarik Wisata

Tempat wisata Gunung Lanang buka setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore. Untuk masuk ke tempat wisata ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket sebesar Rp5.000 per orang. Bagi yang membawa kendaraan, dikenakan tarif parkir Rp3.000 untuk roda dua dan Rp5.000 untuk roda empat.

Dari pintu masuk, kamu akan melalui jalan setapak mendaki dengan pepohonan di sekitarnya. Di beberapa titik, terdapat papan tanda dengan tulisan-tulisan unik di atasnya yang biasa dijadikan tempat berfoto oleh pengunjung.

Puncak Gunung Lanang berada di ketinggian 1.102 mdpl. Akan tetapi, kamu tidak harus mencapai puncak karena di ketinggian 600 mdpl terdapat tempat kemah, arena permainan anak, dan sudut-sudut menarik yang disediakan pengelola.

Baca Rekomendasi :   Petak Sembilan Dieng, Tempat Terbaik Menikmati Talaga Warna

Ada beberapa spot foto yang biasanya dimanfaatkan pengunjung untuk mengabadikan momen. Misalnya, rumah-rumahan yang terbuat dari akar dan ranting kayu, tiruan jalan raya yang mengarah ke jurang, gardu pandang, dan kursi-kursi kayu yang ditata apik. Bila tidak tertutup kabut, pemandangan hutan, bukit, dan waduk dapat terlihat jelas dari gardu pandang.

Perlu stamina yang cukup untuk menjelajahi seluruh kawasan tempat wisata ini. Jika belum puas, kamu dapat meneruskan petualangan sampai ke puncak gunung. Akan tetapi, ketika hujan turun, tidak disarankan untuk ke puncak karena berisiko tersambar petir.

Selain pemandangan alam yang indah, sarana rekreasi dan fasilitas yang tersedia juga lengkap meliputi tempat parkir, toilet, musala, dan warung makan. Sambil menikmati panorama alam dan suasana yang sejuk, nikmatilah kopi, mi instan, atau jajanan khas Wonosobo yaitu tempe kemul. Ada juga kuliner spesial di sini yaitu soto batok, soto yang disajikan dengan wadah dari tempurung kelapa.

Baca Rekomendasi :   Lubang Sewu Erorejo, Hasil Fenomena Alam yang Jadi Tempat Wisata

Tips Berwisata ke Gunung Lanang

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika ingin berwisata ke Gunung Lanang Mergolangu. Umumnya tempat ini padat pengunjung di akhir pekan, waktu liburan, dan malam pergantian tahun. Jadi, jika tidak ingin berada di sana saat suasana ramai, hindari waktu-waktu tersebut.

Jika ingin berkemah, disarankan tidak sendirian dan membawa peralatan lengkap demi keamanan dan kenyamanan selama berada di tempat ini. Ketika berjalan, perhatikan papan tanda di sekitar karena di tempat-tempat berbahaya seperti tepi jurang biasanya sudah diberi tanda oleh pengelola.

Pakailah alas kaki yang nyaman dan tidak licin serta membawa payung atau jas hujan kalau kamu datang ke sini ketika musim hujan. Terakhir, pastikan baterai kamera dan handphone penuh untuk mengabadikan petualanganmu di Gunung Lanang Mergolangu ini.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page