Sering Disepelekan, Ini 4 Manfaat Berkeluh Kesah Bagi Kondisi Psikologis

  • Bagikan
Manfaat Berkeluh Kesah
Manfaat Berkeluh Kesah

Kadang kamu takut untuk mengungkapkan segala pikiran dan perasaan. Kamu takut berkeluh kesah pada hidupmu. Dan kamu takut untuk terlihat lemah atau menangis. Itu semua karena kamu khawatir dianggap tidak bisa mensyukuri hidupmu oleh orang lain maupun sisi hatimu sendiri.

Padahal sebagai manusia biasa, terlihat lemah bukanlah aib yang perlu kamu takutkan. Wajar ketika kamu bersedih ketika terluka dan wajar pula kamu berkeluh kesah ketika keadaan tidak sedang bersahabat.

Percayalah! Tidak apa-apa kok kamu jujur pada dirimu sendiri, saat kamu hatimu merasa lelah atau beban yang kamu tanggung juga semakin berat. Apalagi terkadang, dengan mengungkapkan segala rasa. Pikiranmu akan kembali waras dan plong, sekaligus bisa lebih semangat lagi untuk menjalani hidup dengan lebih baik.

1. Wajar Sebagai Manusia Biasa, Kamu Berkeluh Kesah Saat Keadaan Terasa Semakin Sulit dan Tidak Bersahabat.

Manfaat Berkeluh Kesah
Manfaat Berkeluh Kesah

Kita sama-sama tahu bahwa hidup yang singkat ini tidak akan pernah lepas dari yang namanya ujian. Bahkan ada beberapa orang yang mendapatkan ujian yang berat sekaligus beruntun dalam hidupnya. Ibarat kata ‘sudah jatuh, masih tertimpa tangga’.

Baca Rekomendasi :   5 Spot Prewedding Anti Mainstream di Jogja Ini Bisa Kamu Coba. Unik dan Nggak Biasa!

Tentu saja, luka yang kita terima pastilah sakit. Kekecewaan yang kita rasakan seakan terus menggunung, belum lagi beban hidup yang terasa berat.

Karena itu, sebagai manusia kamu diberikan air mata dan diajarkan untuk berdoa. Karena itu berkeluh kesah saat keadaan semakin sulit dan tidak bersahabat itu wajar. Jadi jangan merasa kamu manusia aneh dan lemah, hanya karena kamu mengeluhkan masalah hidupmu pada orang yang kamu percayai juga Tuhan.

2. Jangan Merasa Kamu Tidak Punya Rasa Syukur Saat Mengeluh Kesahkan Hidupmu. Perjalanan dan Perjuangan Setiap Orang Berbeda.

Peak Peemapol Panichtamrong
Peak Peemapol Panichtamrong

Bukan berarti seseorang yang mengeluhkan hidupnya, tandanya dia sedang tidak bersyukur atas hidup yang dia miliki. Mungkin pada saat itu permasalahannya memang sangat berat, bahkan dia merasa hidupnya sudah diujung batas pertaruhan. Sehingga dia belum bisa menemukan solusi dan akhirnya berkeluh kesah.

Baca Rekomendasi :   Jangan Lakukan Hal Ini, Bila Tak Ingin Instagrammu Kena Shadow Banned

Lagipula, bagaimanapun perjalanan dan perjuangan setiap orang itu berbeda. Mungkin saja, jika kamu yang merasakan ujian orang lain, kamu yang jadi dirinya, kamu bukan hanya berkeluh kesah, tapi juga menyerah. Oleh karena itu, jangan pernah menghakimi orang yang sedang mengeluhkan hidupnya.

3. Berkeluh Kesah dan Mengungkapkan Segala Rasa Yang Kamu Pendam Dapat Membuat Pikiran Plong dan Kembali Waras.

Mendapatkan Pasangan Terbaik
Mendapatkan Pasangan Terbaik

Dengarkan saja, ketika istrimu berkeluh kesah atas capeknya dia setelah mengurus rumah dan anak. Jangan menghakimi, justru tenangkan atau buat hatinya senang dengan memberikan perhatian. Sebaliknya, jangan pula membuat suami tak nyaman, saat dia sedang mengeluh kesahkan masalah di tempat kerja. Sebagai istri beri dukungan dan semangat, agar suamimu kembali bekerja keras.

Karena baik suami atau istri dan siapapun, hanya ingin didengarkan dengan baik juga ditenangkan ketika dia sedang curhat, berkeluh kesah dan menyampaikan segala rasa yang dia pendam. Hal itu akan sangat membantunya untuk sembuh, untuk tetap berpikiran positif, melegakan hati dan kembali waras. Setelah menghadapi peliknya masalah kehidupan.

Baca Rekomendasi :   5 Kelebihan dan Kekurangan Zodiak Capricorn, Setuju Gak?

4. Hanya Saja, Setelah Mengeluhkan Keadaan. Pastikan, Kamu Bekerja Dengan Lebih Baik Lagi dan Mencari Solusi Dari Masalahmu.

Cara Menghadapi Pasangan Dengan Emosi yang Tak Stabil
Cara Menghadapi Pasangan Dengan Emosi yang Tak Stabil

Berkeluh kesah bukan hal yang salah. Hanya saja, yang salah adalah kamu mengeluhkan masalah hidupmu pada sembarang orang dan tidak ada niat pula memperbaiki keadaan. Hingga orang melihatmu begitu kasihan atau kamu memposisikan dirimu sebagai orang yang paling merana dalam kehidupan.

Jelas saja itu akan merugikan orang lain maupun dirimu sendiri. Orang selalu kamu jadikan tempat curhatpun akan merasa jengkel, saat kamu terus mengeluhkan masalah yang sama, namun tidak berusaha mencari solusi. Nasehat dari temanmupun tidak kamu dengarkan dan lakukan.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page