Jangan Merasa Telat Menikah, Meski Umurmu Sudah Pantas

  • Bagikan
Jangan Merasa Telat Menikah
Jangan Merasa Telat Menikah

Saat kamu berada di umur yang masyarakatsekitar anggap pantas dan matang. Maka, pertanyaan kapan menikah akan mulai sering kamu dengar. Pertanyaan itu, bahkan bukan hanya berasal dari orang lain seperti teman atau tetangga. Namun, juga dari orang tuamu sendiri, karena khawatir anaknya tidak segera melepas masa lajang.

Namun, jangan merasa kamu telat menikah, sudah tak laku ataupun tak menarik, hanya karena belum menemukan orang yang tepat di usia yang pantas tersebut. Bersabar dan tetap berikhtiarlah, karena jodoh itu tidak bisa ditargetkan harus didapatkan di usia tertentu. Serahkan saja pada Tuhan untuk mempertemukan kamu dengan jodohmu sesuai caraNya

Meski Umurmu Sudah Pantas, Tetap Saja Jodohmu Tidak Akan Datang Jika Kamu Belum Pantas.

Jangan Merasa Telat Menikah
Jangan Merasa Telat Menikah

Umur itu tidak bisa menjadi penentu kedewasaan seseorang, sekaligus penentu bertemunya kamu dengan jodoh terbaikmu. Kamu hanya bisa merencanakan atau menargetkan akan menikah pada usia tertentu, misal 25 tahun. Namun kembali lagi, jika pada umur itu kamu belum pantas. Ya, jodohmu belum akan terlihat.

Baca Rekomendasi :   Jangan Bermain-Main Perihal Hati Jika Tak Ingin Merasakan Sakit Hati

Nah, soal pantas tidaknya kamu mendapatkan jodoh terbaik itu harus melewati dua hal. Pertama kamu sungguh mengusahakannya, kedua Tuhan yang memutuskannya. Jika pada usia targetmu, kamu masih gagal membina hubungan atau belum bertemu orang yang tepat. Berarti ikhtiarmu dalam memantaskan diri juga harus lebih kuat.

Jangan takut untuk membuka diri dengan seseorang, tunjukkan bahwa kamu adalah orang yang punya kualitas dan resmikan hubungan saat kamu merasa sudah yakin dengan pasanganmu. Intinya, pantaskan diri untuk mendapatkan jodoh terbaik.

Lagipula Menikah Itu Bukan Perlombaan. Tapi Menikah Itu Soal Persiapan dan Takdir Hidupmu.

Tanda Kesepian Bukan Jatuh Cinta
Tanda Kesepian Bukan Jatuh Cinta

Menikah itu bukan perlombaan yang siapa cepat dia dapat. Tapi menikah itu soal persiapan baik secara mental, ilmu dan materi, juga takdir dari Tuhan. Meski kamu ingin menikah, jika kamu belum siap secra mental, ilmu dan materi, lebih baik jangan menikah dulu. Sebab, setelah menikah akan ada banyak masalah dan tanggung jawab yang harus kamu pikul.

Selain itu, meski kamu merasa sudah siap segala hal soal urusan menikah. jangan lupa jodoh itu Tuhan yang menentukan. Jadi berdoalah dan pasrahkan jodoh terbaikmu saja padanya. Percaya saja, di waktu yang tepat, kamu akan mendapatkan orang yang tepat. Dan Tuhan akan memberikan jodoh terbaik sebagaimana ikhtiarmu mendapatkannya.

Baca Rekomendasi :   Lelaki Sejati Tak Pernah Bermain-Main Dengan Cinta, Karena Butuh Tanggungjawab

Jangan Merasa Telah Menikah, Sudah Tak Menarik Atau Tak Laku. Hempaskan Semua Perasaan Insecure Itu Dengan Fokus Membahagiakan Diri

Hal yang paling sulit dihadapi ketika kamu dalam fase menanti adalah perasaan insecure dalam dirimu sendiri. Dimana kamu merasa sudah tak menarik atau tak laku lagi di usia yang matang, tapi belum menemukan orang yang tepat. Ditambah lagi, dengan pertanyaan dan desakan dari orang sekitar yang membuatmu semakin down, juga takut bersosialisasi.

Padahal itu semua yang harus kamu hempaskan sejauh mungkin. Perasaan insecure itu sebisa mungkin kamu tekan dengan menyadari bahwa jodoh terbaik untukmu pasti ada, hanya saja kamu diminta lebih bersabar menantinya. Sebab, jika kamu berpetualang dalam cinta sekarang, kamu hanya akan terluka atau mendapatkan orang yang salah.

Baca Rekomendasi :   Mencintaimu Dalam Diam, Semoga Allah Mentakdirkan Kita Berjodoh

Oleh karena itu, fokuslah memantaskan dan membahagiakan dirimu sendiri. Apalagi, di masa sekarang, banyak orang yang sudah sadar bahwa single pun bisa lebih bahagia daripada sudah berpasangan. Jadi kamu tidak perlu khawatir sama sekali soal jodohmu itu.

Percayalah Jodoh Itu Juga Rezeki Yang Kamu Ikhtiarkan. Jika Kamu Bisa Menantinya Dengan Sabar dan Fokus Meningkatkan Kualitas Diri. Tuhan Akan Mengirimkan Yang Terbaik, Yang Menjagamu Hingga Akhir

Tujuan menjalin pernikahan adalah untuk menjadi keluarga yang SAMAWA, serta mampu saling membimbing untuk mencapai surga Allah bersama. Namun, kamu bisa melihat, mendengar dan memperhatikan, banyak sekali pernikahan yang gagal dan tidak bisa mencapai tujuan yang tersebut.

Siapa yang salah? Entahlah. Tapi, itu sudah cukup membutikan bahwa menikah cepat, belum tentu bisa bertahan sampai akhir. Lebih baik matangkan diri dan fokus meningkatkan kualitas dirimu dengan maksimal. Supaya kamu semakin dewasa dan siap ketika jodoh terbaikmu hadir nantinya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page